Gejala Umum Covid-19 pada Orang yang Sudah Vaksin, Bukan Batuk Pilek

CNN Indonesia
Rabu, 10 Agu 2022 06:30 WIB
Aplikasi pemantau gejala Covid-19, ZOE Health Study, menemukan gejala umum Covid-19 pada pasien yang telah mendapatkan vaksin hingga dosis ketiga. Ilustrasi. Aplikasi pemantau gejala Covid-19, ZOE Health Study, menemukan gejala umum Covid-19 pada pasien yang telah mendapatkan vaksin hingga dosis ketiga. (iStock/eldemir)
Jakarta, CNN Indonesia --

Vaksinasi tak menjamin seseorang terhindar dari Covid-19. Namun begitu, gejala pada orang yang telah mendapatkan vaksin umumnya tergolong lebih ringan.

Tak cuma itu, ditemukan juga gejala umum yang dialami pasien Covid-19 yang sebelumnya telah menjalani vaksinasi. Gejala ini dikumpulkan dari data yang dimiliki aplikasi ZOE Health Study.

Melansir The Independent, ditemukan bahwa diare menjadi tanda umum Covid-19 bagi orang yang telah mendapatkan vaksin. Sebagai catatan, aplikasi ini hanya mengumpulkan data pasien Covid-19 di Inggris.

Data memperlihatkan adanya peningkatan pasien yang melaporkan gejala diare pada Januari 2022. Beberapa diantaranya disebabkan oleh SARS-CoV-2 varian Omicron.

Tim ZOE mengatakan bahwa diare bisa menjadi gejala awal infeksi. Gejala ini akan muncul pada hari pertama infeksi dan semakin parah sepanjang periode sakit.

"Biasanya berlangsung rata-rata dua hingga tiga hari, tapi bisa bertahan hingga tujuh hari pada orang dewasa," ujar tim ZOE.

Namun demikian, gejala ini tampaknya kurang umum pada varian-varian tertentu. Hanya sepertiga pasien di atas 35 tahun yang melaporkan diare selama gelombang varian Alpha. Sementara hanya satu dari lima orang yang mengaku mengalami diare sepanjang gelombang Delta.

ZOE juga melaporkan, orang-orang yang mengalami diare telah mendapatkan suntikan dua dosis vaksin, lengkap dengan booster.

Diare adalah kondisi saat seseorang buang air besar lebih sering dari biasanya. Biasanya, dikatakan diare jika telah mengalami tiga kali atau lebih BAB dalam satu hari.

Selain itu, tekstur feses yang dikeluarkan juga umumnya lebih encer atau bahkan cair.

Penting bagi siapa pun yang mengalami diare untuk tetap terhidrasi. Penuhi asupan cairan atau jika perlu, konsumsi larutan pengganti cairan dan elektrolit yang beredar di pasaran.

Selain diare, Covid-19 juga menimbulkan gejala lainnya, seperti berikut:

- batuk, pilek;
- demam;
- kelelahan;
- sakit kepala;
- sakit tenggorokan;
- nyeri sendi;
- sesak napas.

(tim/asr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER