7 Kebiasaan Ini Berpotensi Merusak Otak

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 20 Agu 2022 11:21 WIB
Kerusakan otak bisa terjadi di masa tua apabila Anda sering melakukan sejumlah kebiasaan buruk dalam aktivitas sehari-hari.  Ilustasi kerusakan otak (Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa terdapat beberapa kebiasaan yang dapat merusak otak dan rentan hidup susah saat Anda tua nanti.

Beberapa kebiasaan itu seperti, terlalu banyak duduk, kurang bersosialisasi, kurang tidur, makan junk food, dan stres. Anda perlu membatasi kegiatan tersebut agar di masa tua nanti, kerusakan tak tidak terjadi.

Berikut 7 kebiasaan yang bisa merusak otak di masa tua, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Terlalu Banyak Duduk

Mengutip health.harvard.edu, Sabtu (20/8), rata-rata orang dewasa duduk selama enam jam setengah per hari. Hal ini akan mempengaruhi kesehatan otak.

Sebuah studi 2018 di PLOS One menunjukkan bahwa terlalu banyak duduk akan membuat perubahan di bagian otak, khususnya bagian memori.

Para peneliti menggunakan pemindaian MRI untuk melihat lobus temporal medial (MTL), bagian otak yang membuat ingatan baru pada orang berusia 45 tahun hingga 75 tahun.

Mereka yang duduk paling lama memiliki wilayah MTL lebih tipis. Hal ini dapat menjadi tanda awal penurunan kognitif dan demensia.

Oleh karena itu, Direktur Unit Penelitian Genetika dan Penuaan sekaligus Co-Direktur Pusat Kesehatan Otak McCane di Rumah Sakit Umum Massachusetts Rudolph Tanzi menyarankan masyarakat untuk bergerak setelah 15 menit hingga 30 menit duduk.

Ilustrasi KetidakpastianIlustrasi kebiasaan duduk. (Foto: Dok. Death to The Stock Photo)

2. Kurang Bersosialisasi

Sebuah studi di The Journals of Gerontology menemukan bahwa orang yang kurang aktif secara sosial akan kehilangan lebih banyak materi abu-abu otak atau lapisan luar yang memproses informasi.

3. Kurang Tidur

Menurut CDC, sepertiga orang dewasa tak mendapatkan tujuh hingga delapan jam untuk tidur per hari. Padahal, kebiasaan kekurangan waktu tidur akan membuat daya ingat seseorang menurun.

Selain itu, kemampuan seseorang untuk memecahkan suatu masalah juga akan berkurang jika kurang tidur.

4. Stres Kronis

Stres kronis akan membunuh sel-sel otak dan mengecilkan korteks prefrontal atau area yang bertanggung jawab untuk memori dan pembelajaran.

Ilustrasi makanan cepat sajiIlustrasi junk food (Foto: iStock/frantic00)

5. Makan Junk Food

Mengutip webmd.com, otak seseorang yang sering makan junk food akan lebih cepat rusak. Sebab, bagian otak yang terkait pembelajaran, memori, dan kesehatan mental akan lebih kecil jika seseorang suka makan hamburger, kentang goreng, keripik kentang, dan minuman ringan.

Di sisi lain, banyak makan biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau akan menjaga fungsi otak serta memperlambat penurunan mental.

6. Menggunakan Earphone dengan Volume Kencang

Telinga seseorang akan rusak permanen jika menggunakan earphone dengan volume penuh. Jika pendengaran rusak, maka akan mempengaruhi kesehatan otak.

Seseorang bisa saja menderita alzheimer dan hilangnya jaringan otak. Hal ini karena otak seseorang harus bekerja sangat keras untuk memahami apa yang dikatakan oleh masyarakat sekitar.

7. Merokok

Mungkin sudah jadi rahasia umum bahwa rokok akan mengganggu kesehatan seseorang, tanpa terkecuali otak.

Rokok akan membuat seseorang lebih mudah terkena demensia, termasuk alzheimer. Hal ini juga akan membuat seseorang terkena penyakit jantung, diabetes, stroke, dan tekanan darah tinggi.

(aud/wiw)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER