Covid-19 XBB dan Flu Biasa, Apa Beda Gejalanya?

tim | CNN Indonesia
Kamis, 24 Nov 2022 18:00 WIB
Gejala Covid-19 subvarian XBB disebut mirip dengan flu biasa. Lantas apa beda gejala Covid-19 XBB dengan flu? Ilustrasi. Gejala Covid-19 subvarian XBB disebut mirip dengan flu biasa. Lantas apa beda gejala Covid-19 XBB dengan flu? (Foto: iStock/Rifka Hayati)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tren kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak. Kenaikan angka kasus Covid-19 ini salah satunya dipengaruhi subvarian Omicron baru XBB yang diperkirakan sudah mendominasi di sejumlah daerah.

Sejauh ini, gejala yang dilaporkan pada kasus Omicron subvarian XBB cenderung ringan. Bahkan, gejala Covid-19 subvarian tersebut disebut mirip dengan flu biasa. Lantas apa beda gejala Covid-19 XBB dengan flu?

Ciri-Ciri Gejala Covid-19 Subvarian XBB

Covid-19 subvarian XBB ini memiliki gejala yang mirip dengan varian Covid-19 lainnya bahkan flu pada umumnya, yakni berupa batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan.

Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Erlina Burhan mengatakan gejala yang ditimbulkan dari infeksi Covid-19 XBB ini cenderung ringan. Gejala merupakan perpaduan antara varian Delta dan Omicron.

"Gejala mirip Omicron, tapi ada kemungkinan bercampur dengan gejala khas varian Delta, yakni anosmia," ujar Erlina beberapa waktu lalu.

Berikut ciri-ciri umum gejala Covid-19 Subvarian XBB:

  • demam
  • batuk
  • sesak napas
  • sakit kepala
  • lemas
  • pegal-pegal
  • nyeri tenggorokan
  • pilek
  • mual muntah
  • diare
  • anosmia atau penurunan fungsi indera perasa dan penciuman.

Di sisi lain, subvarian XBB lebih mudah menular. Namun tingkat keparahan dan kematiannya sangat rendah.

"Subvarian XBB memang mudah menular, tapi tingkat fatalitas dan keparahannya sangat rendah," ujar Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril soal gejala Covid-19 XBB.


Apa Beda Gejala Covid XBB dengan Flu Biasa?

Meski sebagian besar memiliki gejala yang sama, namun terdapat perbedaan antara Covid-19 dengan penyakit flu biasa, yakni pada jenis batuknya.

Pada Covid-19, pasien mengalami batuk kering, sementara pada penderita flu umumnya mengalami batuk berdahak.

Kendati demikian, dokter spesialis paru-konsultan RSUP Persahabatan Fathiyah Isbaniah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada apabila mengalami gejala batuk berdahak.

"Bisa aja Covid-19, ada infeksi sekunder, lalu batuk berdahak. Infeksi sekunder bisa dari kuman, mulut, apalagi para perokok, cepat sekali jadi infeksi," ujar Fathiyah pada CNNIndonesia.com, dalam sebuah wawancara.

Demikian beda gejala Covid-19 XBB dengan flu untuk meningkatkan kewaspadaan Anda. Jika ragu dan merasakan keluhan, sebaiknya segera melakukan tes antigen atau PCR.

Selain itu, masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-9 dosis ketiga atau booster agar segera mendapatkannya di fasilitas kesehatan masing-masing daerah.

(tim/fef)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER