Jonathan Si Kura-kura, Hewan Tertua di Dunia Rayakan Ultah ke-190

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 03 Des 2022 20:07 WIB
Seekor kura-kura raksasa Seychelles bernama Jonathan telah berusia 190 tahun dan merupakan penghuni dari Pulau St. Helena di Atlantik Selatan. Jonathan Si Kura-kura, hewan tertua di dunia yang berusia 190 tahun. (Foto: AFP/GIANLUIGI GUERCIA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pulau St. Helena di Atlantik Selatan sedang merayakan hari lahir hewan darat tertua di dunia, yakni seekor kura-kura raksasa Seychelles bernama Jonathan, yang berusia 190 tahun.

Rumah pejabat di Pulau St. Helena, menjadi tempat Jonathan menghabiskan sebagian besar hidupnya. Dalam hari ulang tahunnya, rumah itu dibuka selama tiga hari untuk pengunjung yang ingin ikut merayakan hari bersejarah tersebut.

Pejabat di pulau yang masuk wilayah luar negeri Inggris ini juga telah membuat serangkaian informasi kepada publik tentang peringatan ulang tahun Jonathan Si Kura-kura.

Meskipun tidak ada catatan nyata tentang kelahirannya, Jonathan diperkirakan lahir sekitar tahun 1832. Dia dibawa ke St Helena dari Seychelles pada tahun 1882 sebagai hadiah untuk Sir William Grey-Wilson, yang kemudian menjadi gubernur.

Tapi, menurut Kepala Pariwisata di St. Helena, Matt Joshua, Jonathan Si Kura-kura sebenarnya bisa saja berusia 200 tahun. Menurut Guinness World Records, Jonathan juga merupakan kura-kura tertua, sebuah kategori yang mencakup semua kura-kura, terrapin, dan kura-kura.

Chelonian tertua sebelumnya adalah Tu'i Malila, kura-kura yang hidup setidaknya 188 tahun. Kura-kura Tu'i Malila itu dipersembahkan kepada keluarga kerajaan Tonga oleh penjelajah Inggris Kapten James Cook sekitar tahun 1777, Tu'i Malila meninggal pada tahun 1965.

Hidup sebagai kura-kura tertua di dunia

Di St. Helena, Jonathan adalah seorang selebritas. Hewan tua itu hidup bersama tiga kura-kura raksasa lainnya yakni David, Emma dan Fred.

Meskipun usia tua telah membuat Jonathan buta dan tidak memiliki indra penciuman, pendengarannya sangat baik. Menurut Guinness World
Records, dia merespons dengan baik suara dokter hewannya.

Kendati beberapa indranya sekarang melemah, dokter hewan Jonathan, Joe Hollins, mengatakan kepada Guinness World Records bahwa hewan itu masih memiliki banyak energi, walaupun hal ini berbeda tergantung cuaca.

"Pada hari-hari ringan, dia akan berjemur, leher dan kakinya yang panjang terentang sepenuhnya dari cangkangnya untuk menyerap panas dan memindahkannya ke intinya," kata Hollins.

Dalam cuaca yang lebih dingin, ia lebih suka menggali dirinya sendiri ke dalam cetakan daun atau potongan rumput dan tetap di sana sepanjang hari.

"Terlepas dari usianya, Jonathan masih memiliki libido yang baik dan terlihat sering kawin dengan Emma dan kadang-kadang Fred, hewan seringkali tidak peka gender," ucap Hollins.

(wiw/wiw)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER