Sudah 'Wira-wiri' di Indonesia, Ini 7 Gejala Omicron BN.1

CNN Indonesia
Jumat, 09 Des 2022 08:45 WIB
Kasus Covid-19 yang disebabkan oleh subvarian Omicron BN.1 telah terdeteksi di Indonesia. Kini, masyarakat perlu mewaspadai beberapa gejala Omicron BN.1. Ilustrasi. Sakit kepala merupakan salah satu gejala Omicron BN.1. (iStockphoto/PeopleImages)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus Covid-19 yang disebabkan oleh subvarian Omicron BN.1 telah terdeteksi di Indonesia. Kini, masyarakat perlu mewaspadai beberapa gejala Omicron BN.1.

Berdasarkan laporan teranyar Kementerian Kesehatan (Kemenkes), subvarian virus corona penyebab Covid-19 itu telah ditemukan pada 20 pasien.

Jakarta menjadi wilayah subvarian BN.1 terbesar dengan jumlah 9 kasus, diikuti oleh Jawa Tengah yang menemukan 5 kasus, serta beberapa daerah lain seperti Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.

Selain di Indonesia, subvarian satu ini juga telah terdeteksi di sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, hingga India.

Gejala Omicron BN.1

Pada dasarnya, gejala Covid-19 yang disebabkan oleh subvarian satu ini terbilang mirip dengan yang lainnya. Subvarian ini umumnya memicu gejala ringan-sedang.

Mengutip berbagai sumber, berikut beberapa gejala Omicron BN.1 yang perlu diperhatikan.

1. Sakit tenggorokan

Sebagai gejala Covid-19, sakit tenggorokan biasanya juga akan disertai dengan rasa gatal dan sulit menelan.

Umumnya, sakit tenggorokan muncul bersamaan dengan batuk kering. Namun dalam beberapa kasus, sakit tenggorokan bisa muncul secara mandiri tanpa adanya gejala batuk.

2. Batuk

Ilustrasi sakit batukIlustrasi. Batuk, salah satu gejala Omicron BN.1. (iStock/Moyo Studio)

Batuk menandakan tubuh yang tengah berusaha mengeluarkan patogen seperti virus atau bakteri dari tubuh.

Namun, pada kasus Covid-19, batuk yang ditimbulkan biasanya cenderung bersifat kering tanpa adanya dahak.

3. Kelelahan

Saat terinfeksi virus atau bakteri, tubuh akan terasa lebih lelah dari biasanya. Rasa lelah terjadi saat tubuh kehabisan energi yang telah bekerja keras untuk melawan penyakit.

4. Pilek

Pilek juga jadi salah satu gejala Covid-19 yang paling umum. Pilek biasanya muncul dengan gejala hidung tersumbat atau produksi lendir berlebih pada hidung.

Namun, di tengah musim hujan ini, Anda juga perlu mewaspadai pilek yang disebabkan salesma biasa. Untuk memastikan apakah pilek disebabkan oleh salesma atau Covid-19, Anda perlu melakukan uji swab PCR/antigen.

5. Sakit kepala

Sakit kepala pada Covid-19 umumnya muncul dalam bentuk kepala berdenyut yang disertai pusing.

6. Nyeri otot

Banyak hal yang bisa menyebabkan nyeri otot, termasuk salah satunya infeksi SARS-CoV-2.

Nyeri timbul karena adanya peradangan dalam tubuh. Artinya, sistem kekebalan tubuh juga tengah bekerja keras dalam melawan virus yang menyerang.

7. Demam

Demam juga jadi salah satu gejala Omicron BN.1.

Pada dasarnya, demam jadi pertanda tubuh yang tengah terinfeksi. Anda perlu waspada jika suhu tubuh melebihi 37,5 derajat Celcius dan disertai meriang.

Gif banner Allo Bank
(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER