Hotel Angker di Texas Dibuka Lagi, Hantunya Mencakar dan Menggigit
CNN Indonesia
Rabu, 12 Apr 2023 12:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
The Baker and Spa di Texas, AS, yang disebut berhantu. (Renelibrary via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0)
Jakarta, CNN Indonesia --
The Baker Hotel and Spa, sebuah hotel tua yang terbengkalai di Texas, Amerika Serikat (AS), akan dibuka kembali yang diyakini bakal menghadirkan 'tamu yang tidak diundang' alias hantu.
Hotel yang terletak di Mineral Wells, Texas sesungguhnya telah tutup sejak 50 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1972. Namun, beredar kabar bahwa kini sedang berlangsung rencana pembukaan kembali tempat penginapan yang disebut berhantu itu.
Hotel yang dikenal angker itu pertama kali dibuka pada tahun 1929. Berdiri dengan 14 lantai, The Baker Hotel and Spa memiliki kolam renang luar ruangan yang mewah, yang juga dilengkapi dengan spa.
Menurut laporan setempat, sejumlah sosok legenda maupun selebriti yang tidak terlalu terkenal pernah menjadi tamu di The Baker Hotel and Spa. Sebut saja nama seperti Bonnie Elizabeth Parker dan Clyde Chestnut Barrow atau pasangan kriminal yang dikenal dengan sebutan Bonnie dan Clyde, Judy Garland, hingga kelompok lawak The Three Stooges pernah bermalam di hotel ini.
Rumor yang beredar tentang "rahasia kesehatan yang ajaib" yang berada di dekat lokasi hotel ini rupanya menarik banyak pesohor dan wisatawan untuk pergi ke penginapan, yang dulunya dipandang mewah ini.
Area sekitar hotel tersebut merupakan rumah bagi air yang kaya mineral, yang dijuluki Crazy Water, setelah seorang wanita ternyata menyembuhkan penyakit mentalnya dengan mengonsumsinya secara teratur.
Orang-orang di tahun 1800-an akan melakukan perjalanan dari seluruh negeri untuk merasakan kekuatan penyembuhan air tersebut. Air itu dipercayai bisa menyembuhkan penyakit apapun mulai dari demensia, hingga penyakit fisik.
Seiring berjalannya waktu, hotel yang terkenal tersebut menghadapi banyak kesulitan termasuk kebangkrutan pada tahun 1932 setelah jatuhnya pasar saham. Namun, hotel itu diselamatkan oleh pemilik baru yang mempertahankannya selama beberapa tahun.
Selama Perang Dunia Kedua, The Baker Hotel and Spa telah berpindah tangan sekali lagi, menjadikannya kawasan tanggungan militer dari tahun 1941 hingga 1944. Kawasan tersebut akhirnya dibuka kembali sebagai hotel pada tahun 1963, tetap beroperasi hingga tahun 1972 dan telah ditutup sejak saat itu.
Namun kini, saat kabar hotel tersebut akan dibuka kembali, muncul kekhawatiran utama yakni datangnya "tamu-tamu yang tidak diundang". Selama 50 tahun sejak hotel ini ditutup, banyak sekali penyelidik paranormal yang melaporkan kisah-kisah mengerikan.
Hotel tersebut konon ditempati oleh arwah orang-orang yang dulunya sedang sakit dan datang ke hotel tersebut dengan harapan air ajaib akan membantu mereka, namun akhirnya tetap berakhir meninggal dunia.
Pemilik properti, Kathy Estes, mengatakan kepada Texas Bucket List bahwa beberapa arwah yang masih ada di sana akan "melakukan hal-hal yang berbahaya" karena mereka "mencari perhatian".
Banyak pengunjung yang melaporkan bahwa mereka tercakar dan bahkan tergigit dengan kejam saat berkeliaran di sekitar properti yang telah ditutup itu. Beberapa juga melaporkan mencium bau-bau angker yang terkait dengan roh di mana mereka sering ditemui.
"(Arwah-arwah itu) membutuhkan bantuan. Dan Anda tidak memperhatikan mereka dan itulah satu-satunya cara mereka mendapatkan perhatian kita adalah dengan melempar barang, mencakar, dan menggigit," kata Estes, mengutip News.com.au.
"Lalu ada beberapa [arwah] yang hanya marah karena mereka mengalami kehidupan yang traumatis. Mereka terjebak. Mereka marah. Mereka berada dalam kesengsaraan."
Salah satu hantu penghuni yang paling terkenal adalah TD Baker, sosok yang membangun hotel tersebut, bersama dengan gundiknya. Dia diyakini menghantui Baker Suite, yang terletak di lantai 11.
Para saksi mata mengatakan bahwa seluruh lantai 11 berbau seperti asap cerutu. Sementara, TD Baker dikenal gemar menghisap cerutu semasa hidupnya, membuat banyak orang mengaitkan bau tersebut dengan dirinya.
Bersama dengan Baker, konon gundiknya masih berkeliaran di hotel, di mana dia disekap oleh Baker di lantai tujuh. Ceritanya, dia melompat dari jendela lantai tujuh dan jatuh hingga tewas. Bersamaan dengan bau asap cerutu, banyak saksi mata yang melaporkan mencium aroma parfum lavender.
Dengan rencana hotel ini akan dibuka kembali dan renovasi yang sedang berlangsung, mungkin para arwah itu akan pindah dan merasa damai. Atau malah membuat mereka semakin gelisah? Bagaimana? Tertarik untuk berkunjung?
Jakarta, CNN Indonesia --
The Baker Hotel and Spa, sebuah hotel tua yang terbengkalai di Texas, Amerika Serikat (AS), akan dibuka kembali yang diyakini bakal menghadirkan 'tamu yang tidak diundang' alias hantu.
Hotel yang terletak di Mineral Wells, Texas sesungguhnya telah tutup sejak 50 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1972. Namun, beredar kabar bahwa kini sedang berlangsung rencana pembukaan kembali tempat penginapan yang disebut berhantu itu.
Hotel yang dikenal angker itu pertama kali dibuka pada tahun 1929. Berdiri dengan 14 lantai, The Baker Hotel and Spa memiliki kolam renang luar ruangan yang mewah, yang juga dilengkapi dengan spa.
Menurut laporan setempat, sejumlah sosok legenda maupun selebriti yang tidak terlalu terkenal pernah menjadi tamu di The Baker Hotel and Spa. Sebut saja nama seperti Bonnie Elizabeth Parker dan Clyde Chestnut Barrow atau pasangan kriminal yang dikenal dengan sebutan Bonnie dan Clyde, Judy Garland, hingga kelompok lawak The Three Stooges pernah bermalam di hotel ini.
Rumor yang beredar tentang "rahasia kesehatan yang ajaib" yang berada di dekat lokasi hotel ini rupanya menarik banyak pesohor dan wisatawan untuk pergi ke penginapan, yang dulunya dipandang mewah ini.
Area sekitar hotel tersebut merupakan rumah bagi air yang kaya mineral, yang dijuluki Crazy Water, setelah seorang wanita ternyata menyembuhkan penyakit mentalnya dengan mengonsumsinya secara teratur.
Orang-orang di tahun 1800-an akan melakukan perjalanan dari seluruh negeri untuk merasakan kekuatan penyembuhan air tersebut. Air itu dipercayai bisa menyembuhkan penyakit apapun mulai dari demensia, hingga penyakit fisik.
Seiring berjalannya waktu, hotel yang terkenal tersebut menghadapi banyak kesulitan termasuk kebangkrutan pada tahun 1932 setelah jatuhnya pasar saham. Namun, hotel itu diselamatkan oleh pemilik baru yang mempertahankannya selama beberapa tahun.
Selama Perang Dunia Kedua, The Baker Hotel and Spa telah berpindah tangan sekali lagi, menjadikannya kawasan tanggungan militer dari tahun 1941 hingga 1944. Kawasan tersebut akhirnya dibuka kembali sebagai hotel pada tahun 1963, tetap beroperasi hingga tahun 1972 dan telah ditutup sejak saat itu.
Namun kini, saat kabar hotel tersebut akan dibuka kembali, muncul kekhawatiran utama yakni datangnya "tamu-tamu yang tidak diundang". Selama 50 tahun sejak hotel ini ditutup, banyak sekali penyelidik paranormal yang melaporkan kisah-kisah mengerikan.
Hotel tersebut konon ditempati oleh arwah orang-orang yang dulunya sedang sakit dan datang ke hotel tersebut dengan harapan air ajaib akan membantu mereka, namun akhirnya tetap berakhir meninggal dunia.
Hantu Penghuni Paling Terkenal Adalah Sosok Pembangun Hotel Itu
Pemilik properti, Kathy Estes, mengatakan kepada Texas Bucket List bahwa beberapa arwah yang masih ada di sana akan "melakukan hal-hal yang berbahaya" karena mereka "mencari perhatian".
Banyak pengunjung yang melaporkan bahwa mereka tercakar dan bahkan tergigit dengan kejam saat berkeliaran di sekitar properti yang telah ditutup itu. Beberapa juga melaporkan mencium bau-bau angker yang terkait dengan roh di mana mereka sering ditemui.
"(Arwah-arwah itu) membutuhkan bantuan. Dan Anda tidak memperhatikan mereka dan itulah satu-satunya cara mereka mendapatkan perhatian kita adalah dengan melempar barang, mencakar, dan menggigit," kata Estes, mengutip News.com.au.
"Lalu ada beberapa [arwah] yang hanya marah karena mereka mengalami kehidupan yang traumatis. Mereka terjebak. Mereka marah. Mereka berada dalam kesengsaraan."
Salah satu hantu penghuni yang paling terkenal adalah TD Baker, sosok yang membangun hotel tersebut, bersama dengan gundiknya. Dia diyakini menghantui Baker Suite, yang terletak di lantai 11.
Para saksi mata mengatakan bahwa seluruh lantai 11 berbau seperti asap cerutu. Sementara, TD Baker dikenal gemar menghisap cerutu semasa hidupnya, membuat banyak orang mengaitkan bau tersebut dengan dirinya.
Bersama dengan Baker, konon gundiknya masih berkeliaran di hotel, di mana dia disekap oleh Baker di lantai tujuh. Ceritanya, dia melompat dari jendela lantai tujuh dan jatuh hingga tewas. Bersamaan dengan bau asap cerutu, banyak saksi mata yang melaporkan mencium aroma parfum lavender.
Dengan rencana hotel ini akan dibuka kembali dan renovasi yang sedang berlangsung, mungkin para arwah itu akan pindah dan merasa damai. Atau malah membuat mereka semakin gelisah? Bagaimana? Tertarik untuk berkunjung?