Cerita di Balik Gelang Coldplay Xylobands, Dirancang Pembuat Sex Toy

CNN Indonesia
Kamis, 11 Mei 2023 20:15 WIB
Cerita di Balik Gelang Coldplay Xylobands, Dirancang Pembuat Sex Toy
Ilustrasi. Gelang konser Coldplay Xylobands dirancang oleh pembuat sex toy. (Getty Images/Euan Cherry)

Dalam sebuah wawancara, Regler mengaku mendapatkan ide untuk menciptakan gelang ini sewaktu menyaksikan band idolanya membawakan nomor lagu "Fix You" dalam Festival Glastonbury tahun 2005.

Kebetulan, kala itu suasana hati Regler tengah kalut karena baru saja melalui hari-hari yang buruk.

"Ada perasaan yang menyatukan semua orang, serta kalimat 'lights will guide you home'. Saat itulah, ide gelang muncul di benak saya," ucap Regler, menukil laman resmi Coldplay.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ide untuk membuat gelang pun disampaikan Regler dalam acara meet and greet bersama Coldplay di Newcastle, Inggris. Ide disampaikan langsung pada manajer Coldplay, Phil Harvey, yang kala itu mengizinkannya untuk menyaksikan sesi latihan band pelantun "Scientist" itu.

"Saya memutuskan untuk memberanikan diri dan mengatakan kepadanya tentang ide yang sudah lama saya miliki untuk Coldplay. Yaitu tentang gelang. Dan semuanya berjalan begitu saja dari sana," lanjut Regler.

Saat mendengar ide Regler, Harvey langsung melihat adanya potensi. Namun sayang, realisasinya sempat tertunda karena proses pengerjaan album.

Selang beberapa lama, Regler pun menerima surel dari sang manajer yang memberikan kabar baik soal gelang tersebut.

"Dia ingin tahu kapan saya dan mereka [Coldplay] bisa mulai membuat gelang itu," ujar Regler.

Gelang Xylobands akhirnya pertama kali digunakan dalam konser Coldplay di Madrid, Spanyol. Regler mengatakan, gelang itu baru tiba di Madrid tepat pagi hari sebelum Coldplay menggelar konser di malam harinya.

Usai konser, Regler mendapatkan sanjungan langsung dari Martin. Menurutnya, Martin mengatakan bahwa malam itu adalah konser terindah berkat gelang yang diciptakannya.

(del/asr)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Gelang konser Coldplay, Xylobands, jadi salah satu aksesori ikonik yang hampir selalu dimiliki fan saat menonton aksi panggung band asal Inggris tersebut. Namun, siapa sangka jika Xylobands mulanya dirancang oleh pembuat sex toy?

Hal ini diungkapkan oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, dalam sebuah wawancara dengan NME pada 2011 lalu. Ia mengungkapkan bahwa gelang Xylobands merupakan inovasi dari kepala RB Concepts, Jason Regler, yang sebelumnya juga pernah membuat alat bantu seks pada ponsel.

"Ada pria bernama Jason yang menyukai Coldplay. Dia biasa membuat mainan seks bergetar dari ponsel. Pada dasarnya, dia adalah seorang inventor. Sepertinya dia datang ke Glastonbury musim panas ini dan dia punya ide saat kami tampil untuk membuat glowband ini," ucap Martin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Xylobands sendiri adalah gelang yang berisi dioda pemancar cahaya dan penerima frekuensi radio, yang dapat menebar cahaya warna-warni ketika Coldplay membawakan lagu demi lagu dalam konsernya.

Lampu di dalam gelang dapat dikontrol oleh program perangkat lunak yang mengirimkan sinyal ke gelang. Sinyal itu, misalnya, memberikan instruksi untuk menyala atau berkedip.

Umumnya, gelang konser Coldplay ini tersedia dalam warna tunggal seperti hijau, biru, kuning, merah, merah muda, dan putih.

Xylobands pertama kali digunakan dalam skala besar pada tur konser Coldplay "Mylo Xyloto" tahun 2012 lalu. Xylobands juga ditampilkan dalam video musik "Charlie Brown".

Gelang Xyloband diberikan kepada setiap penonton. Saat konser berlangsung, kerlap-kerlip gelang disinkronkan dengan musik.

Simak cerita di balik gelang konser Coldplay Xylobands di halaman berikutnya..

Terinspirasi dari lagu 'Fix You'

Ilustrasi. Gelang konser Coldplay Xylobands terinspirasi dari lagu

Dalam sebuah wawancara, Regler mengaku mendapatkan ide untuk menciptakan gelang ini sewaktu menyaksikan band idolanya membawakan nomor lagu "Fix You" dalam Festival Glastonbury tahun 2005.

Kebetulan, kala itu suasana hati Regler tengah kalut karena baru saja melalui hari-hari yang buruk.

"Ada perasaan yang menyatukan semua orang, serta kalimat 'lights will guide you home'. Saat itulah, ide gelang muncul di benak saya," ucap Regler, menukil laman resmi Coldplay.

Ide untuk membuat gelang pun disampaikan Regler dalam acara meet and greet bersama Coldplay di Newcastle, Inggris. Ide disampaikan langsung pada manajer Coldplay, Phil Harvey, yang kala itu mengizinkannya untuk menyaksikan sesi latihan band pelantun "Scientist" itu.

"Saya memutuskan untuk memberanikan diri dan mengatakan kepadanya tentang ide yang sudah lama saya miliki untuk Coldplay. Yaitu tentang gelang. Dan semuanya berjalan begitu saja dari sana," lanjut Regler.

Saat mendengar ide Regler, Harvey langsung melihat adanya potensi. Namun sayang, realisasinya sempat tertunda karena proses pengerjaan album.

Selang beberapa lama, Regler pun menerima surel dari sang manajer yang memberikan kabar baik soal gelang tersebut.

"Dia ingin tahu kapan saya dan mereka [Coldplay] bisa mulai membuat gelang itu," ujar Regler.

Gelang Xylobands akhirnya pertama kali digunakan dalam konser Coldplay di Madrid, Spanyol. Regler mengatakan, gelang itu baru tiba di Madrid tepat pagi hari sebelum Coldplay menggelar konser di malam harinya.

Usai konser, Regler mendapatkan sanjungan langsung dari Martin. Menurutnya, Martin mengatakan bahwa malam itu adalah konser terindah berkat gelang yang diciptakannya.


HALAMAN:
1 2