Jakarta, CNN Indonesia -- Ada segudang alasan untuk makan di warung makan, restoran, atau kafe. Menu boleh sama tapi tetap saja makanan di restoran rasanya lebih enak daripada masakan sendiri.
Mengapa demikian?
Kadang juru masak tidak segan membocorkan resep atau berbagai rahasia memasaknya pada khalayak. Namun saat dicoba di rumah, rasanya tetap saja beda dengan masakan sendiri. Hal ini jadi salah satu alasan orang memilih makan di luar rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski resepnya sama persis dan bahan-bahannya tidak diganti, ini beberapa alasan makanan di restoran lebih enak ketimbang masakan sendiri.
1. Kualitas bahan
Faktor terpenting dari suatu hidangan adalah bahannya. Restoran biasanya memprioritaskan kualitas, kesegaran bahan, dan menyesuaikan musim.
Kalau masakan rumah, bahan kemungkinan sudah dibeli beberapa hari sebelumnya atau memakai bahan yang ada di kulkas. Tentu ini berpengaruh pada rasa masakan.
2. Peralatan masak
Alat dan perlengkapan masak mempengaruhi hasil akhir masakan. Seperti dilansir dari Mashed, koki memiliki akses terhadap peralatan masak modern seperti oven, penggorengan dan alat lain sehingga memasak lebih mudah.
Di restoran masakan China, terdapat wajan khusus yang disebut wok. Anda tentu tidak asing dengan pemandangan api besar saat masakan dibuat. Perpaduan wok, panas api dan keahlian koki akan membuat masakan tidak lengket dan menciptakan tekstur masakan China yang khas.
3. Keterampilan koki
 Ilustrasi. Keterampilan koki bisa jadi alasan kenapa orang lebih senang makan di restoran daripada makan masakan sendiri. (Istockphoto/KuzminSemen) |
Membeli masakan di restoran berarti juga menikmati keahlian kokinya. Koki, misal, akan membuat bumbu dasar masakan dari nol hingga sentuhan akhir pada masakan.
Tiap proses akan dipastikan rasanya. Koki tidak akan semudah itu menambahkan garam dalam proses memasak. Di rumah, orang cenderung menambahkan garam saat rasa masakan kurang mantap. Tiap komponen masakan dipastikan mengeluarkan rasa terbaiknya dan itu tidak selalu dilakukan dengan menambahkan garam.
Simak alasan lain mengapa makanan restoran terasa lebih enak daripada masakan sendiri di halaman selanjutnya..
Menu konsisten hingga pengalaman bersantap
Ilustrasi. Menu yang konsisten membuat orang lebih suka makanan restoran daripada masakan sendiri. (Dan Cooper/Stokpic)
4. Menu konsisten
Konsistensi tidak selalu mendatangkan rasa bosan. Di rumah, menu makanan memang berganti-ganti sehingga lidah terbiasa dengan perubahan rasa.
Seperti dilansir dari Times of India, restoran punya menu andalan dan cenderung tidak berubah. Karena konsisten, restoran pun menghadirkan sajian yang sempurna dengan rasa yang tetap.
5. Memperhatikan detail
 Ilustrasi. Makanan restoran yang memperhatikan detail membuat orang merasa makanan restoran lebih enak daripada masakan sendiri. (RestaurantAnticaRoma/Pixabay) |
Memasak sendiri di rumah biasanya tidak fokus pada detail. Anda tentu tidak punya waktu untuk mengecek suhu saus atau air dengan termometer.
Kalau di restoran, semua elemen memasak diperhatikan termasuk cara penggunaan bahan, jenis potongan, sampai cara menghidangkan masakan. Semua diperhitungkan sehingga masakan tersaji sempurna.
6. Pengalaman bersantap
Kadang ini bukan soal rasa di lidah tapi 'rasa' dari pengalaman bersantap. Restoran menghadirkan lingkungan atau situasi bersantap yang berbeda dengan di rumah.
Bersantap di restoran Jepang, misal, Anda akan diminta duduk di atas tatami dengan alas khusus. Kemudian suasana restoran dibuat tenang plus desain simpel bergaya Jepang. Tentu ini menghadirkan pengalaman bersantap beda dan membuat makanan makin enak disantap.