Jakarta, CNN Indonesia -- Sebentar lagi umat Islam akan memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah. Di bulan Muharram, ada banyak amalan sunah yang dianjurkan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah yang penuh dengan kemuliaan. Bahkan, Muharram juga disebut sebagai bulan Allah. Untuk menyambut bulan ini umat Islam juga disunahkan membaca doa akhir tahun dan awal tahun.
Melansir NU Online, para ulama mengklasifikasikan jenis amalan yang hendaknya diperbanyak selama bulan Muharram yaitu sekitar 12 amalan. Sebagian ulama membuat syair sebagaimana yang dilakukan Syekh Abdul Hamid dalam kitabnya Kanzun Naja was Surur fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur sebagaimana berikut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
فِى يوْمِ عَاشُوْرَاءَ عَشْرٌ تَتَّصِلْ * بِهَا اثْنَتَانِ وَلهَاَ فَضْلٌ نُقِلْ
صُمْ صَلِّ صَلْ زُرْ عَالمِاً عُدْ وَاكْتَحِلْ * رَأْسُ الْيَتِيْمِ امْسَحْ تَصَدَّقْ وَاغْتَسِلْ
وَسِّعْ عَلَى اْلعِيَالِ قَلِّمْ ظُفْرَا * وَسُوْرَةَ الْاِخْلاَصِ قُلْ اَلْفَ تَصِلْ
Artinya: Ada sepuluh amalan di dalam bulan 'Asyura, yang ditambah lagi dua amalan lebih sempurna. Puasalah, shlatlah, sambung silaturrahim, ziarah orang alim, menjenguk orang sakit dan celak mata. Usaplah kepala anak yatim, bersedekah, dan mandi, menambah nafkah keluarga, memotong kuku, membaca surat Al-Ikhlas 1000 kali.
Berikut ini 12 amalan bulan Muharram yang dianjurkan Rasulullah SAW:
1. Salat tasbih
Sholat Tasbih merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan di bulan Muharram. Sholat ini dilakukan pada malam tanggal 10 Muharram yang jatuh pada 28 Juli 2023.
Sholat tasbih terdiri dari empat rakaat. Jika dilakukan pada siang hari maka empat rakaat sekaligus satu kali salam, dan setiap dua rakaat salam jika dikerjakan malam hari.
2. Puasa
Berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah, amalan yang paling utama di bulan Muharram adalah puasa.
جاء رجل إلى النبي ضلى الله عليه وسلم فقال: أي الصيام أفضل بعد شهر رمضان؟ قال: شهر الله الذي تدعونه المحرم
Artinya, "Seseorang datang menemui Rasulullah SAW, ia bertanya, 'Setelah Ramadhan, puasa di bulan apa yang lebih afdhal?' Nabi menjawab, 'Puasa di Bulan Allah, yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharram," (HR Ibnu Majah).
3. Mempererat silaturahmi
Menyambung silaturahmi juga termasuk amalan yang dilanjutkan di bulan Allah ini. Silaturahim seperti diketahui juga memiliki banyak keutamaan.
Syekh Sulaiman Al-Bujairimi menyebut setidaknya ada 10 keutamaan silaturahmi.
وَفِي صِلَةِ الرَّحِمِ عَشْرُ خِصَالٍ مَحْمُودَةٍ
Artinya: "Dalam silaturahim terdapat sepuluh hal terpuji," (Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Bujairimi alal Khatib, [Beirut, Darul Fikr: 2007 M/1427-1428 H], juz III, halaman 272).
4. Bersedekah
 Ilustrasi. Bersedekah termasuk amalan di bulan Muharram yang dianjurkan. (iStockphoto) |
Berbagi rezeki juga dianjurkan pada bulan Muharram. Amalan ini lebih dianjurkan lagi diamalkan pada hari 'Asyura.
Keluarga terdekat adalah pihak utama yang mesti diperhatikan pada hari tersebut. Rasulullah SAW pun pernah berkata,
من وسع على عياله في يوم عاشوراء وسع الله عليه في سنته كلها
Artinya: "Orang yang melapangkan keluarganya pada hari Asyura' maka Allah akan melapangkan hidupnya pada tahun tersebut," (HR At-Thabarani dan Al-Baihaqi).
5. Mandi
Mandi merupakan salah satu amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram.
Apa lagi amalan di bulan Muharram yang dianjurkan? Baca di halaman selanjutnya...
Memakai celak mata hingga Membaca Surat Al-Ikhlas
Ilustrasi. Ziarah kepada ulama termasuk amalan di bulan Muharram yang dianjurkan. (Arsip Istimewa)
6. Memakai celak mata
Meski belum didukung oleh hadis sahih, memakai celak mata juga termasuk amalan sunah yang dianjurkan pada bulan Muharram. Memakai celak dipercaya juga bagus untuk kesehatan mata.
7. Ziarah kepada ulama
Berziarah kepada ulama juga merupakan salah satu amalan yang dianjurkan saat Muharram.
8. Menjenguk Orang Sakit
Menjenguk orang yang sakit termasuk salah satu amalan yang dianjurkan di bulan Muharram. Anjuran ini juga didasarkan pada riwayat Al-Barra` Ibnu 'Azib yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan untuk mengiringi jenazah dan menjenguk orang sakit.
9. Menambah nafkah keluarga
Selain puasa, berbagi rezeki juga dianjurkan pada bulan Muharram, terutama pada hari 'Asyura. Keluarga terdekat adalah pihak utama yang mesti diperhatikan pada hari tersebut. Rasulullah SAW berkata,
من وسع على عياله في يوم عاشوراء وسع الله عليه في سنته كلها
Artinya: "Orang yang melapangkan keluarganya pada hari Asyura', maka Allah akan melapangkan hidupnya pada tahun tersebut," (HR At-Thabarani dan Al-Baihaqi).
10. Memotong kuku
Memotong kuku juga dijelaskan dalam haditsnya Rasulullah saw sebagai berikut:
عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: خَمْسٌ مِنْ الْفِطْرَةِ: الِاسْتِحْدَادُ و الْخِتَانُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَنَتْفُ الْإِبِطِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ
Artinya: "Lima perkara merupakan fitrah (sesuci) yaitu, memotong bulu kemaluan, berkhitan, memotong kumis, mencabut bulu ketiak dan memotong kuku"
11. Mengusap kepala anak yatim
Bulan Muharam sering disebut sebagai bulannya anak yatim, atau lebarannya anak yatim. Ini berdasarkan keterangan dari Rasulullah SAW yang menyatakan siapa saja yang mengusap kepala anak yatim dengan tangannya di hari Asura (tanggal 10 Muharam) maka Allah akan mengangkat derajat orang tersebut, satu rambut satu derajat kemuliaan.
12. Membaca surat Al-Ikhlas 1.000 Kali
Membaca surat Al-Ikhlas juga menjadi amalan dianjurkan dalam bulan Muharram.
Itulah 12 amalan di bulan Muharram yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.