Cita Rasa Asli Jepang di Spatula Emas ala Kinshamo
Sajian di atas mungkin akan tampak seperti sajian ala Barat. Tapi, begitu sashimi moriawase 3 shu tiba, rasanya bak 'kembali' ke Jepang.
Sajian terdiri dari tiga jenis sashimi porsi mini, termasuk salmon, scallop, dan striped jack.
Setelah beberapa makanan datang, akhirnya tiba juga sajian yang diolah dengan teknik robata. Sajian itu dinamai shimaaji kyoto saikyo yaki alias ikan striped jack yang dibakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ikan ini hadir dengan rasa yang manis. Bagian luarnya matang sempurna tapi tidak terlalu keras, sementara bagian dalamnya lembut.
Lihat Juga :Review Kuliner Rasa Sepiring Melayu di Sudut Tersembunyi Bandung |
Tak cukup sampai di situ, tiba hidangan robata lain, yakni aneka sate. Ada tiga tusuk sate dengan jenis berbeda, yakni sate lidah sapi (gyu tanmoto), kulit bebek (aigamo kawa), dan paha ayam (tori momo).
Anda sebaiknya tidak memandang sebelah mata pada sate kulit bebek. Soalnya, saat digigit, bagian luar sate memberikan sensasi renyah dengan bagian dalam yang lembut kenyal tanpa kesan lembek.
Akhirnya, tiba juga pada 'gong' sajian omakase, yakni kamo shabu. Kamo shabu merupakan shabu shabu dengan bahan utama daging bebek yang diiris tipis. Daging direbus terlebih dahulu, lalu disajikan bersama kuah bening dan potongan daun bawang.
Di menu ini, Anda bisa menambahkan unsur lain seperti nasi dan telur, udon atau ramen.
Lihat Juga : |
Sajian ala Kinshamo diklaim menawarkan cita rasa autentik Jepang. Tak heran jika mayoritas pengunjung merupakan orang Jepang.
Agar semakin terasa Jepang-nya, sebaiknya Anda memesan minuman khas seperti sake. Minuman ini memang didatangkan langsung dari sana.
Bagaimana dengan harganya? Untuk sepaket omakase dibanderol Rp600 ribu. Kamo shabu dihargai Rp320 ribu untuk dua orang. Sementara aneka minuman mulai dari Rp25-95 ribu.
Anda bisa menikmati beragam sajian di Kinshamo pada pukul 18.00-23.30 WIB. Namun sebagai catatan, pukul 21.30 WIB, suasana restoran berubah menjadi konsep bar.
Jika ingin mampir, sebaiknya Anda melakukan reservasi setidaknya H-2 atau H-3 sebelum kunjungan.
(asr/asr)[Gambas:Video CNN]
Ada banyak restoran Jepang di Jakarta. Namun, mana yang benar-benar menawarkan cita rasa asli Negeri Sakura? Mungkin salah satunya Anda bisa menjajal Kinshamo.
Anda mungkin tidak akan menyangka bahwa bangunan berwarna hitam di Rukan Permata Senayan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini adalah sebuah restoran. Tak ada papan nama berukuran jumbo pada umumnya, hanya sebuah papan kecil dari kayu dengan tulisan Kinshamo.
Akan tetapi, saat menggeser pintu masuk dari kayu, Anda akan menemukan ruangan temaram dengan sekat segi empat. Sekat berfungsi sebagai meja para tamu, dengan proses pengolahan makanan di bagian tengahnya. Kontras dengan interior serba hitam, terdapat dekorasi di dinding berupa ornamen spatula berwarna emas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
General Manager Kinshamo Tomoki Senda berkata, nama Kinshamo sendiri terdiri dari kata 'kin' yang dalam bahasa Jepang berarti emas dan 'shamoji' atau spatula.
Rupanya tak sebatas nama, Kinshamo memang menyajikan makanan menggunakan spatula kayu berwarna emas, bukan memakai nampan biasa.
Spatula emas itu digunakan untuk menyajikan makanan yang diolah dengan teknik robata. Nama terakhir merupakan metode membakar daging, seafood, dan sayuran di atas bara api. Pelanggan bisa melihat langsung proses pengolahan sambil menunggu makanan disajikan.
Yang unik, staf atau koki yang menyiapkan sajian mengenakan topeng kitsune (rubah).
Dengan sistem omakase, Anda tinggal duduk manis dan makanan satu per satu datang disajikan pramusaji yang mengenakan yukata.
Omakase pun dimulai dengan appetizer berupa zensai sanshu moriawase atau tiga jenis appetizer. Koki merekomendasikan mokuzuku (rumput laut mozuku dengan cuka), kamo kawawasa (kulit bebek dengan wasabi), dan tori daikon nitsuke (ayam dan lobak kuah shoyu).
Ketiganya memberikan sensasi berbeda. Mokuzuku bertekstur kenyal dan asin, sedang tori daikon nitsuke mampu memberikan rasa segar di mulut berkat lobak dan shoyu. Sementara kamo kawawasa tidak akan sepedas yang dibayangkan meski memakai wasabi.
Makanan pembuka ludes, tiba juga akhirnya pada sajian aigamo smoke salad. Sajian ini berupa salad dengan irisan daging bebek asap.
Bebek sendiri memang jadi ikon Kinshamo. Daging bebek yang dihadirkan begitu lembut, kontras dengan potongan sayuran di bawahnya yang renyah dan segar.
Simak ulasan kuliner tentang Kinshamo di halaman berikutnya..
Menghadirkan sajian autentik ala Jepang
Kinshamo mengklaim menghadirkan sajian dengan cita rasa asli Jepang. (CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
Sajian di atas mungkin akan tampak seperti sajian ala Barat. Tapi, begitu sashimi moriawase 3 shu tiba, rasanya bak 'kembali' ke Jepang.
Sajian terdiri dari tiga jenis sashimi porsi mini, termasuk salmon, scallop, dan striped jack.
Setelah beberapa makanan datang, akhirnya tiba juga sajian yang diolah dengan teknik robata. Sajian itu dinamai shimaaji kyoto saikyo yaki alias ikan striped jack yang dibakar.
Ikan ini hadir dengan rasa yang manis. Bagian luarnya matang sempurna tapi tidak terlalu keras, sementara bagian dalamnya lembut.
Lihat Juga :Review Kuliner Rasa Sepiring Melayu di Sudut Tersembunyi Bandung |
Tak cukup sampai di situ, tiba hidangan robata lain, yakni aneka sate. Ada tiga tusuk sate dengan jenis berbeda, yakni sate lidah sapi (gyu tanmoto), kulit bebek (aigamo kawa), dan paha ayam (tori momo).
Anda sebaiknya tidak memandang sebelah mata pada sate kulit bebek. Soalnya, saat digigit, bagian luar sate memberikan sensasi renyah dengan bagian dalam yang lembut kenyal tanpa kesan lembek.
Akhirnya, tiba juga pada 'gong' sajian omakase, yakni kamo shabu. Kamo shabu merupakan shabu shabu dengan bahan utama daging bebek yang diiris tipis. Daging direbus terlebih dahulu, lalu disajikan bersama kuah bening dan potongan daun bawang.
Di menu ini, Anda bisa menambahkan unsur lain seperti nasi dan telur, udon atau ramen.
Lihat Juga : |
Sajian ala Kinshamo diklaim menawarkan cita rasa autentik Jepang. Tak heran jika mayoritas pengunjung merupakan orang Jepang.
Agar semakin terasa Jepang-nya, sebaiknya Anda memesan minuman khas seperti sake. Minuman ini memang didatangkan langsung dari sana.
Bagaimana dengan harganya? Untuk sepaket omakase dibanderol Rp600 ribu. Kamo shabu dihargai Rp320 ribu untuk dua orang. Sementara aneka minuman mulai dari Rp25-95 ribu.
Anda bisa menikmati beragam sajian di Kinshamo pada pukul 18.00-23.30 WIB. Namun sebagai catatan, pukul 21.30 WIB, suasana restoran berubah menjadi konsep bar.
Jika ingin mampir, sebaiknya Anda melakukan reservasi setidaknya H-2 atau H-3 sebelum kunjungan.
