Daftar Kota di Dunia yang Alami Overtourism Terparah Sepanjang 2023
CNN Indonesia
Sabtu, 30 Des 2023 17:37 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Athena, Yunani jadi salah satu kota yang paling mengalami overtourism sepanjang 2023. (AFP/LOUISA GOULIAMAKI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bangkitnya sektor pariwisatapasca-pandemi membuat sejumlah kota di berbagai belahan dunia mengalami kepadatan wisatawan atau overtourism. Salah satunya ada di Indonesia.
Tak cuma kembali bangkit, sektor pariwisata juga terpantau berkembang pesat. World Travel & Tourism Council bahkan memprediksi, sektor pariwisata akan menghasilkan US$9,5 triliun pada tahun 2023. Angka ini meningkat 95 persen dari periode sebelum pandemi.
Di satu sisi, lonjakan ini berbuah manis untuk bisnis dan ekonomi lokal. Namun di sisi lain, lonjakan ini juga membawa pengaruh negatif seperti kebisingan, polusi, lalu lintas, dan tekanan pada sumber daya publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran jika kemudian banyak magnet wisata di seluruh dunia yang membatasi kunjungan wisatawan untuk mengatasi overtourism.
Berikut ini adalah beberapa destinasi kota wisata di dunia yang paling mengalami overtourism sepanjang Januari-November 2023, melansir CNN.
1. Amsterdam, Belanda
Amsterdam meluncurkan berbagai kampanye dan upaya untuk menekan angka kunjungan wisatawan. Salah satunya adalah dengan membuat kampanye soal konsekuensi perilaku-perilaku buruk turis di Amsterdam. Kampanye ini utamanya ditujukan untuk pelancong pria asal Inggris.
Pada tahun 2024 mendatang, Amsterdam bahkan menerapkan pajak turis tertinggi di Eropa. Berbagai harga akomodasi di Amsterdam juga terpantau meningkat selama beberapa bulan terakhir.
Meski demikian, inisiatif tersebut tampaknya tak lantas membuat Amsterdam terbebas dari overtourism. Amsterdam diperkirakan tetap bakal jadi 'rumah' bagi para wisatawan di tahun 2025.
2. Athena, Yunani
Pengunjung situs arkeologi Acropolis di Athena, Yunani sempat membludak pada September lalu. (AFP/LOUISA GOULIAMAKI)
Gelombang panas yang menyengat tak menyurutkan niat pelancong untuk memadati ibu kota Yunani ini. Situs arkeologi Acropolis bahkan sempat penuh sesak pada September lalu.
Akibatnya, para pejabat membatasi jumlah kunjungan sebanyak 20 ribu orang per hari melalui sistem pemesanan di situs.
Untuk menghindari kemacetan terburuk di Athena, berkunjung-lah di luar peak season. Misalnya saja pada bulan April dan Mei atau September dan Oktober.
Sejak lama, Bali memang telah menjadi magnet bagi para pelancong mancanegara. Kini, Bali juga menghadapi overtourism.
Gubernur Bali I Wayan Koster bahkan sampai mewajibkan daftar hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan turis untuk dilampirkan dalam paspor. Di antaranya dilarang mengumpat, menyentuh pohon suci, atau memanjat bangunan.
Tak cuma itu, pelancong asing yang berkunjung ke Bali juga harus membayar pajak sebesar Rp150 ribu terhitung mulai 14 Februari 2024 mendatang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno menekankan perlunya beralih ke model pariwisata yang lebih berkelanjutan, serta menarik pengunjung yang tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya untuk ekonomi lokal yang lebih besar.
Anda bisa berkunjung ke Bali dengan suasana yang relatif sepi saat musim hujan, seperti pada bulan Oktober-April.
Simak daftar kota yang paling mengalami overtourism sepanjang 2023 di halaman berikutnya..
4. Barcelona, Spanyol
Pada bulan Oktober lalu, Barcelona menutup terminal pelabuhan utara untuk lalu lintas kapal pesiar. Penutupan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah setempat untuk mengalihkan kapal ke wilayah yang lebih jauh dari Barcelona.
Kebijakan itu dilakukan demi mengatasi 340 kunjungan kapal pesiar per tahunnya di Barcelona.
Anda disarankan untuk tidak mengunjungi Barcelona pada bulan Juli-Agustus. Pada bulan-bulan itu, Barcelona sedang berada di puncak tingkat keramaian.
Pada Mei 2023, organisasi pemasaran destinasi wisata Greater Miami Convention & Visitors Bureau merilis tingkat kunjungan wisatawan pada tahun 2022.
Miami mencatat rekor hingga 26,5 juta pengunjung dan meningkat 8 persen dari tahun 2021.
Pemerintah negara bagian Florida pun mendesak pejabat Miami untuk menerapkan insiatif pembatasan turis, termasuk di antaranya membatasi konsumsi alkohol dan menekan kebisingan.
6. Paris, Prancis
Kota Paris telah menarik banyak pengunjung dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besarnya karena popularitas serial Emily in Paris.
Destinasi utama seperti Menara Eiffel dipenuhi oleh turis, terutama pada musim semi dan musim panas. Pada Juni 2022, museum Louvre mengumumkan akan membatasi pengunjung harian hingga 30 ribu orang.
Menteri Pariwisata Prancis Olivia Gregoire telah berkomitmen untuk memerangi overtourism di seluruh negeri.
7. Phuket, Thailand
Ilustrasi. Phuket, Thailand juga jadi salah satu kota yang mengalami overtourism. (AFP/MLADEN ANTONOV)
Pemerintah Thailand baru mencabut peraturan pembatasan Covid-19 pada Oktober 2022. Namun tak butuh waktu lama, para pengunjung kembali berbondong-bondong bertandang ke Phuket.
Sebuah survei bahkan mencatat Phuket sebagai destinasi paling padat di dunia pada tahun 2023. Jumlah turis di Phuket mencapai 118 orang untuk setiap penduduk lokal.
Meski kerap dipuji-puji, tapi tak sedikit juga yang memberikan komentar negatif untuk Phuket. Beberapa netizen bahkan berkomentar bahwa Phuket terlalu penuh sesak dan tercemar akibat overtourism.
Pelancong dapat menikmati Phuket saat sepi pada Mei-Oktober.
Venesia juga tak luput dari masalah overtourism yang kerap menjadi berita utama pada 2023. Overtourism bahkan diwarnai dengan turis yang berperilaku buruk.
Pada tahun 2024, turis harus membayar biaya pajak harian sebesar 5 euro atau sekitar Rp85 ribu untuk wisatawan yang berusia 15 tahun ke atas. Aturan ini bakal mulai diberlakukan pada April 2024 mendatang.
Biaya ini akan berlaku bagi wisatawan yang tidak menginap, berlaku antara pukul 8.30 pagi hingga 16.00 sore waktu Venesia.
Jakarta, CNN Indonesia --
Bangkitnya sektor pariwisatapasca-pandemi membuat sejumlah kota di berbagai belahan dunia mengalami kepadatan wisatawan atau overtourism. Salah satunya ada di Indonesia.
Tak cuma kembali bangkit, sektor pariwisata juga terpantau berkembang pesat. World Travel & Tourism Council bahkan memprediksi, sektor pariwisata akan menghasilkan US$9,5 triliun pada tahun 2023. Angka ini meningkat 95 persen dari periode sebelum pandemi.
Di satu sisi, lonjakan ini berbuah manis untuk bisnis dan ekonomi lokal. Namun di sisi lain, lonjakan ini juga membawa pengaruh negatif seperti kebisingan, polusi, lalu lintas, dan tekanan pada sumber daya publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran jika kemudian banyak magnet wisata di seluruh dunia yang membatasi kunjungan wisatawan untuk mengatasi overtourism.
Berikut ini adalah beberapa destinasi kota wisata di dunia yang paling mengalami overtourism sepanjang Januari-November 2023, melansir CNN.
1. Amsterdam, Belanda
Amsterdam meluncurkan berbagai kampanye dan upaya untuk menekan angka kunjungan wisatawan. Salah satunya adalah dengan membuat kampanye soal konsekuensi perilaku-perilaku buruk turis di Amsterdam. Kampanye ini utamanya ditujukan untuk pelancong pria asal Inggris.
Pada tahun 2024 mendatang, Amsterdam bahkan menerapkan pajak turis tertinggi di Eropa. Berbagai harga akomodasi di Amsterdam juga terpantau meningkat selama beberapa bulan terakhir.
Meski demikian, inisiatif tersebut tampaknya tak lantas membuat Amsterdam terbebas dari overtourism. Amsterdam diperkirakan tetap bakal jadi 'rumah' bagi para wisatawan di tahun 2025.
2. Athena, Yunani
Pengunjung situs arkeologi Acropolis di Athena, Yunani sempat membludak pada September lalu. (AFP/LOUISA GOULIAMAKI)
Gelombang panas yang menyengat tak menyurutkan niat pelancong untuk memadati ibu kota Yunani ini. Situs arkeologi Acropolis bahkan sempat penuh sesak pada September lalu.
Akibatnya, para pejabat membatasi jumlah kunjungan sebanyak 20 ribu orang per hari melalui sistem pemesanan di situs.
Untuk menghindari kemacetan terburuk di Athena, berkunjung-lah di luar peak season. Misalnya saja pada bulan April dan Mei atau September dan Oktober.
Sejak lama, Bali memang telah menjadi magnet bagi para pelancong mancanegara. Kini, Bali juga menghadapi overtourism.
Gubernur Bali I Wayan Koster bahkan sampai mewajibkan daftar hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan turis untuk dilampirkan dalam paspor. Di antaranya dilarang mengumpat, menyentuh pohon suci, atau memanjat bangunan.
Tak cuma itu, pelancong asing yang berkunjung ke Bali juga harus membayar pajak sebesar Rp150 ribu terhitung mulai 14 Februari 2024 mendatang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno menekankan perlunya beralih ke model pariwisata yang lebih berkelanjutan, serta menarik pengunjung yang tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya untuk ekonomi lokal yang lebih besar.
Anda bisa berkunjung ke Bali dengan suasana yang relatif sepi saat musim hujan, seperti pada bulan Oktober-April.
Simak daftar kota yang paling mengalami overtourism sepanjang 2023 di halaman berikutnya..
Barcelona hingga Venesia alami overtourism
Ilustrasi. Barcelona, Spanyol jadi salah satu kota di dunia yang paling mengalami overtourism sepanjang 2023. (Wikimedia Commons/Sebastian Schreiber)
4. Barcelona, Spanyol
Pada bulan Oktober lalu, Barcelona menutup terminal pelabuhan utara untuk lalu lintas kapal pesiar. Penutupan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah setempat untuk mengalihkan kapal ke wilayah yang lebih jauh dari Barcelona.
Kebijakan itu dilakukan demi mengatasi 340 kunjungan kapal pesiar per tahunnya di Barcelona.
Anda disarankan untuk tidak mengunjungi Barcelona pada bulan Juli-Agustus. Pada bulan-bulan itu, Barcelona sedang berada di puncak tingkat keramaian.
Pada Mei 2023, organisasi pemasaran destinasi wisata Greater Miami Convention & Visitors Bureau merilis tingkat kunjungan wisatawan pada tahun 2022.
Miami mencatat rekor hingga 26,5 juta pengunjung dan meningkat 8 persen dari tahun 2021.
Pemerintah negara bagian Florida pun mendesak pejabat Miami untuk menerapkan insiatif pembatasan turis, termasuk di antaranya membatasi konsumsi alkohol dan menekan kebisingan.
6. Paris, Prancis
Kota Paris telah menarik banyak pengunjung dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besarnya karena popularitas serial Emily in Paris.
Destinasi utama seperti Menara Eiffel dipenuhi oleh turis, terutama pada musim semi dan musim panas. Pada Juni 2022, museum Louvre mengumumkan akan membatasi pengunjung harian hingga 30 ribu orang.
Menteri Pariwisata Prancis Olivia Gregoire telah berkomitmen untuk memerangi overtourism di seluruh negeri.
7. Phuket, Thailand
Ilustrasi. Phuket, Thailand juga jadi salah satu kota yang mengalami overtourism. (AFP/MLADEN ANTONOV)
Pemerintah Thailand baru mencabut peraturan pembatasan Covid-19 pada Oktober 2022. Namun tak butuh waktu lama, para pengunjung kembali berbondong-bondong bertandang ke Phuket.
Sebuah survei bahkan mencatat Phuket sebagai destinasi paling padat di dunia pada tahun 2023. Jumlah turis di Phuket mencapai 118 orang untuk setiap penduduk lokal.
Meski kerap dipuji-puji, tapi tak sedikit juga yang memberikan komentar negatif untuk Phuket. Beberapa netizen bahkan berkomentar bahwa Phuket terlalu penuh sesak dan tercemar akibat overtourism.
Pelancong dapat menikmati Phuket saat sepi pada Mei-Oktober.
Venesia juga tak luput dari masalah overtourism yang kerap menjadi berita utama pada 2023. Overtourism bahkan diwarnai dengan turis yang berperilaku buruk.
Pada tahun 2024, turis harus membayar biaya pajak harian sebesar 5 euro atau sekitar Rp85 ribu untuk wisatawan yang berusia 15 tahun ke atas. Aturan ini bakal mulai diberlakukan pada April 2024 mendatang.
Biaya ini akan berlaku bagi wisatawan yang tidak menginap, berlaku antara pukul 8.30 pagi hingga 16.00 sore waktu Venesia.