Jakarta, CNN Indonesia -- Warga Jakarta dan sekitarnya pasti sudah tak asing dengan dua kawasan ternama di kota metropolitan ini, yakni Blok M dan Sudirman Cental Business District (SCBD). Kedua kawasan ini merupakan pusat bisnis sekaligus ramah dikunjungi anak-anak muda untuk sekadar makan atau nongkrong bareng teman.
Dua kawasan terkenal ini juga sama-sama berlokasi di Jakarta Selatan. Setiap hari Blok M dan SCBD nyaris selalu ramai didatangi warga atau pengunjung.
Belum lama ini, Blok M dan SCBD juga marak menjadi bahan pembicaraan di media sosial X (dulu Twitter). Berawal dari sebuah cuitan seorang pengguna yang menanyakan "unpopular opinion" tentang kawasan Blok M di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cuitan tersebut mengundang begitu banyak perhatian warganet, ada yang memuji, sekaligus tak sedikit pula yang menceritakan pengalaman pribadi dan keluhannya tentang kawasan yang ramai dijadikan tongkrongan anak muda Jakarta itu.
Salah satu yang menarik perhatian adalah cuitan unggah ulang (quote retweet) yang ditulis oleh akun @hiddenperkss. Ia mengaku kebingungan "kenapa lebih banyak orang ke Blok M dibandingkan SCBD," dan setelahnya menyebutkan keunggulan-keunggulan Kawasan SCBD dibandingkan Blok M.
Jadi, mana sebenarnya yang lebih seru dijadikan destinasi tempat nongkrong, Blok M atau SCBD? Berikut ini CNNIndonesia.com telah merangkum perbandingan keduanya, melansir beberapa sumber.
Akses Transportasi Umum
Dengan jaringan transportasi umum yang terintegrasi, Kota Jakarta memudahkan warga ataupun wisatawan yang berkunjung untuk bisa menjangkau seluruh objek-objek kota, mulai dari situs kebudayaan hingga destinasi wisata.
Blok M
Untuk berkunjung ke Blok M, kamu bisa menggunakan transportasi umum yang ada di Jakarta seperti bus TransJakarta, KRL, hingga MRT. Blok M sendiri terkenal sebagai kawasan yang mudah dijangkau karena dekat dengan berbagai pusat transportasi umum.
Jika menggunakan TransJakarta, kamu bisa turun di halte TransJakarta Blok M. Beberapa koridor yang dapat kamu naiki untuk sampai ke Blok M ialah Koridor 1, 1C, 6N, 6M, 7B, dan 8D. Kamu juga bisa turun di halte Kejaksaan Agung, dari sana kamu hanya perlu berjalan sedikit untuk sampai ke Blok M karena jaraknya tidak terlalu jauh.
Blok M juga dekat dengan Stasiun MRT Blok M BCA, dan untuk yang menaiki KRL, kamu bisa turun di Stasiun Kebayoran.
SCBD
Serupa dengan Blok M, SCBD juga bisa kamu tempuh menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta, KRL, dan MRT. Bagi kamu yang menggunakan TransJakarta, kamu bisa turun di halte Polda Metro Jaya dan bisa berjalan sedikit untuk sampai ke SCBD. Adapun, bus TransJakarta yang melayani rute ke halte tersebut ialah koridor 1 dan 1N.
Sedangkan, bagi yang datang dengan menggunakan KRL, stasiun commuter line yang terdekat dengan SCBD adalah Stasiun Sudirman. Kemudian stasiun MRT yang terdekat dari SCBD adalah Stasiun MRT Istora Mandiri. Kamu perlu berjalan selama 12 menit dari stasiun MRT tersebut untuk sampai ke SCBD.
Mau Nongkrong Seru di Jaksel, Pilih Blok atau SCBD?
District 8, kompleks SCBD, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Atraksi
Blok M
Blok M merupakan kawasan hiburan yang memiliki banyak spot ikonik, seperti Plaza Blok M, Blok M Square, dan M Bloc Space. Selain itu Taman Literasi Marta Tiahahu hingga Masjid Agung Al-Azhar, tempat penyelenggaraan kajian di Blok M juga ada di sana.
Kamu bisa melakukan apa saja di Kawasan Blok M, mulai dari berbelanja, berburu kuliner, menikmati penampilan musisi lokal, atau hanya sekadar nongkrong dan ngopi bersama teman. Bagi kamu yang hobi fotografi, banyak spot estetik untuk mengambil foto di Blok M.
Kawasan ini juga seringkali mendapat perhatian di dunia maya, dengan sejumlah kafe-kafe hits dan tempat makan sekaligus tempat mainnya yang viral. Selain itu dari segi inklusivitas, Blok M sangat ramah pejalan kaki, terdapat sejumlah jalur pedestrian yang nyaman dan terhubung dengan stasiun sekaligus halte transportasi terdekat.
SCBD
Tak hanya ramai dengan kawasan perkantoran dan gedung-gedung pencakar langit, SCBD memiliki sejumlah spot destinasi yang tak kalah menarik dikunjungi.
Di kawasan bergengsi ini, kamu bisa berbelanja, berolahraga, nongkrong, hingga merasakan sensasifine diningdi restoran dan kafe premium ternama. Jika ingin suasana yang lebih teduh, kamu juga bisa bersantai di SCBD Park.
Banyak spot olahraga juga yang bisa kamu sambangi, seperti Kolam Renang Sudirman Ascott Jakarta, tempat gym, hingga bermain tenis di lapangan tenis SCBD. Sejumlah fasilitas publik juga bisa kamu temukan, seperti public park free hingga stopkontak umum.
Kuliner
Blok M
Blok M terkenal akan jajanan dan spot kulinernya yang beragam. Jika ingin lebih nyaman dan terhindari dari keramaian, kamu bisa berburu kuliner di dalam mal atau pujasera di Blok M Square atau Plaza Blok M.
Namun, terdapat banyak kafe-kafe dan jajanan kaki lima viral juga yang buka di sekitar kawasan Blok M. Harga rata-rata kuliner Blok M mulai dari Rp10 ribu hingga Rp50 ribu per porsi.
SCBD
Hampir serupa Blok M, kamu juga bisa menjumpai beragam kuliner yang dijual di SCBD, baik itu di dalam mal maupun di tenant-tenant yang biasanya buka setiap akhir pekan. Harga rata-rata makanan yang dijual di SCBD ialah Rp15 ribu hingga Rp100 ribu.
Itulah beberapa perbandingan Blok M dan SCBD, keduanya merupakan ruang publik dengan area komunal inklusif yang cocok untuk kamu jadikan destinasi wisata di Jakarta. Namun, jika harus memilih, mana yang kira-kira lebih menarik kamu kunjungi?