Gara-gara Flu, Bocah Ini Harus Kehilangan Tangan dan Kaki

CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 15:55 WIB
Ilustrasi. Seorang bocah asal Texas, Amerika Serikat (AS), harus kehilangan kaki dan tangan gara-gara flu. (istockphoto/Panorama Images)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak ada yang menyangka, penyakit seperti flu bisa mengubah hidup yang langsung berbalik. Seorang bocah asal Texas, Amerika Serikat (AS), harus kehilangan kaki dan tangannya gara-gara flu.

Kaydin Baldwin berusia 13 tahun saat tertular flu. Penyakit ini hampir sering diderita banyak orang.

Namun, kondisinya memburuk dan membuatnya harus dirawat di rumah sakit selama 117 hari. Ia bahkan harus menjalani amputasi di tiga bagian tubuhnya.

Melansir New York Post, flu yang diderita Baldwin semakin parah hingga ia didiagnosis pneumonia streptokokis dan sepsis. Keduanya dikenal sebagai penyakit yang mengancam jiwa.

Dari sana, dokter memutuskan untuk mengamputasi tangan kanan dan kedua kakinya demi menyelamatkan nyawanya.

"Dalam sekejap, semua yang dia ketahui, seperti berlarian bersama teman, melakukan tugas sehari-hari, memimpikan masa depannya, langsung berubah total," ujar sang kakak, Arieanna Valdez.

Kaydin, lanjut Arieanna, tetap menjadi seorang gadis yang lucu dan kuat. Hanya saja, sepasang kaki palsu telah terpasang di tubuhnya.

"Dia menghadapi tantangan yang seharusnya tidak perlu dihadapi oleh anak mana pn. Dia belajar bagaimana menjalani hidup di dunia ini sekali lagi, dengan keberanian yang menginspirasi semua orang di sekitarnya," tambah Arieanna.

Meski jarang terjadi, beberapa komplikasi dapat timbul akibat influenza, termasuk infeksi bakteri yang parah dan mengancam jiwa.

Kaydin menderita pneumonia nekrotik. Nama terakhir merupakan pneumonia bakteri langka yang menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Infeksi ini biasanya disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae atau Staphylococcus aureus. Kondisinya bisa dimulai dengan gejala seperti flu, tapi memburuk dengan cepat.

Selain kondisi di atas, komplikasi lain yang lebih parah akibat flu bisa meliputi peradangan jantung (miokarditis), peradangan otak (ensefalitis), serta kegagalan multi-organ pada ginjal atau sistem pernapasan.

Flu juga dapat memperburuk kondisi kesehatan kronis, seperti asma dan penyakit jantung kronis.

Beberapa gejala menandakan komplikasi seperti kesulitan bernapas, nyeri di dada atau perut, pusing, kebingungan, kejang, kelemahan parah atau nyeri otot, dan demam atau batuk yang memburuk.

(tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK