Hindari 7 Makanan Ini saat Nyeri Lutut, Bisa Bikin Makin 'Nyut-nyutan'

CNN Indonesia
Minggu, 04 Jan 2026 12:55 WIB
Pola makan harus diperhatikan saat nyeri lutut. Beberapa makanan bisa memperparah gejala nyeri lutut.
Ilustrasi. Ada beberapa makanan yang perlu dihindari saat sakit lutut. (iStockphoto/PeopleImages)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Sakit lutut bisa lebih sering terjadi ketika kita bertambah usia. Seringnya, nyeri pada lutut terkait dengan penyakit arthritis alias radang sendi.

Sakit lutut akibat radang sendi bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

Untuk mengurangi tekanan pada lutut, penting untuk menjaga berat badan tetap ideal. Selain itu, pola makan juga harus diperhatikan, karena makanan tertentu bisa memperparah gejala nyeri lutut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantangan makan saat sakit lutut

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa pantangan makan saat mengalami sakit lutut agar peradangan tidak makin parah.

1. Makanan manis

Mengonsumsi gula secara berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang memberi tekanan lebih pada lutut. Selain itu, gula memicu pelepasan zat yang bisa meningkatkan peradangan.

Mengutip Medical News Today, gula olahan merangsang produksi sitokin, yaitu mediator peradangan.

Oleh karena itu, hindari makanan manis seperti kue, permen, minuman bersoda, dan jus buah kemasan yang mengandung gula tersembunyi.

2. Garam dan MSG

Kebanyakan konsumsi makanan yang tinggi garam bisa menyebabkan sel-sel tubuh menarik air. Hal ini memperburuk pembengkakan pada sendi lutut.

Selain itu, MSG yang biasa ditemukan dalam makanan olahan dan saus juga dapat memicu peradangan kronis dan berdampak buruk pada hati.

Kamu perlu membatasi konsumsi makanan cepat saji dan makanan kemasan yang biasanya mengandung garam dan MSG tinggi.

3. Minyak dengan omega-6

Omega-6 adalah asam lemak esensial yang dibutuhkan tubuh. Sayangnya, jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan produksi zat kimia yang memicu peradangan.

Minyak jagung, minyak bunga matahari, dan minyak kedelai adalah contoh minyak yang kaya omega-6. Untuk menjaga keseimbangan, perbanyak konsumsi omega-3 dari ikan, biji chia, dan kenari yang justru membantu mengurangi peradangan pada sendi.

4. Makanan mengandung gluten dan kasein

ilustrasi roti gorengIlustrasi. Makanan mengandung gluten perlu dihindari saat sakit lutut. (istockphoto/LauriPatterson)

Beberapa orang yang mengalami nyeri sendi lutut biasanya sensitif terhadap gluten (protein dalam gandum dan sejenisnya) serta kasein (protein dalam produk susu).

Menurut Arthritis Foundation, orang yang memiliki sensitivitas atau penyakit celiac perlu menghindari gluten dan kasein agar dapat mengurangi peradangan dan nyeri sendi.

5. Gorengan

Gorengan mengandung banyak lemak trans yang merupakan penyebab utama nyeri sendi dan masalah lutut lainnya. Selain itu, makanan ini tinggi kalori yang mudah menyebabkan obesitas.

Hindari makanan seperti kentang goreng, ayam goreng, dan jenis gorengan lainnya untuk membantu mengurangi nyeri sendi lutut.

6. Daging merah beserta olahannya

Daging merah dan olahannya, seperti sosis, daging asap, dan sebagainya, mengandung lemak jenuh yang dapat memicu peradangan.

Konsumsi secara berlebihan juga meningkatkan risiko penyakit jantung dan strok. Sebaiknya, ganti dengan sumber protein yang lebih sehat, seperti ikan, ayam tanpa kulit, atau kacang-kacangan.

7. Produk susu

Susu beserta produk turunannya mengandung zat yang disebut advanced glycation end products(AGEs) yang dapat menyebabkan peradangan dan memperparah nyeri sendi lutut.

Produk seperti susu, keju, es krim, yogurt, dan mentega, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas atau dihindari sama sekali saat kamu mengalami nyeri sendi lutut.

Dengan mengetahui dan menghindari pantangan makan tersebut, kamu bisa membantu mengurangi peradangan dan sakit lutut secara alami. Jangan lupa konsultasi juga dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi pola makan terbaik.

(rea/asr/bac)


[Gambas:Video CNN]
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER