6 Cara Menyimpan Bawang Putih agar Awet, Tanpa Masuk Kulkas

CNN Indonesia
Rabu, 07 Jan 2026 18:15 WIB
Bawang putih justru cepat bertunas kalau disimpan di kulkas. Ini enam cara menyimpannya agar awet berbulan-bulan.
Ilustrasi. Agar awet bawang putih ternyata bukan disimpan di Klulkas. (iStockphoto/Amarita)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Bawang putih menjadi salah satu bahan masakan yang wajib ada di dapur. Umbi serbaguna ini cocok untuk berbagai jenis hidangan, mulai dari tumisan hingga sup.

Secara alami, bawang putih bisa bertahan lama jika disimpan dengan benar. Namun, berbeda dari bahan makanan lain, bawang putih justru tidak tahan lama bila disimpan di dalam kulkas, suhu lembap dan dingin mendorongnya cepat bertunas.

Lantas, bagaimana cara menyimpan bawang putih yang tepat?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara menyimpan bawang putih agar awet

Agar bawang putih bisa bertahan hingga berbulan-bulan, berikut beberapa tips penyimpanan yang perlu diperhatikan, merangkum berbagai sumber.

1. Pilih bawang putih yang berkualitas

Pemilihan bawang putih menjadi langkah awal yang penting. Mengutip The Spruce Eats, pilih bawang putih dengan kulit kering, rapat, dan tidak mudah ditekan.

Hindari bawang putih yang berjamur, memiliki bintik hitam, atau menunjukkan tunas hijau karena menandakan umbi sudah mulai tua.

2. Simpan dalam bentuk utuh

Menurut The Kitchn, bawang putih akan lebih tahan lama bila disimpan dalam keadaan utuh. Kepala bawang yang tidak dipisah dapat bertahan hingga enam bulan jika ditangani dengan tepat.

Begitu siung dipisahkan dari kepalanya, umur simpannya menurun drastis menjadi sekitar tiga minggu.

3. Simpan di tempat sejuk, tetapi tidak dingin

Suhu penyimpanan ideal untuk bawang putih berada pada kisaran 15-18 derajat Celsius. Suhu ini cukup sejuk tanpa membuatnya lembap.

Letakkan bawang putih di tempat yang jauh dari sumber panas seperti kompor atau oven, dan hindari paparan sinar matahari langsung.

4. Pastikan tetap kering

Kelembapan adalah musuh utama bawang putih. Lingkungan yang lembap mempercepat pembusukan.

Hindari menyimpan bawang putih di kantong plastik rapat yang dapat menjebak uap air. Gunakan wadah berbahan kertas atau jala yang memungkinkan sirkulasi udara tetap baik.

5. Berikan ventilasi yang cukup

Bawang putih perlu 'bernapas'. Menaruhnya di laci tertutup atau wadah tanpa sirkulasi udara membuatnya lebih mudah busuk.

Simpan bawang putih dalam keranjang anyaman atau kantong jala yang memberi aliran udara secara konsisten.

6. Hindari menyimpannya di kulkas

Menyimpan bawang putih di kulkas bukan pilihan terbaik. Suhu dingin membuatnya cepat bertunas hanya dalam beberapa hari.

Meski tunasnya aman dikonsumsi, rasanya menjadi lebih pahit dan teksturnya berubah.

Dengan mengikuti cara-cara di atas, bawang putih bisa tetap segar, tidak cepat busuk, dan selalu siap digunakan kapan saja.

(rea/tis)


[Gambas:Video CNN]