Ini 8 Penyebab Mata yang Menguning, Bukan Cuma Hepatitis
CNN Indonesia
Minggu, 14 Des 2025 15:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Ada beberapa penyebab mata kuning yang perlu diwaspadai. (Istockphoto/Jun)
Jakarta, CNN Indonesia --
Mata kuning menjadi salah satu tanda penyakit yang umum terjadi pada mata. Bagian putih mata yang menguning bisa menjadi sebuah pertanda ada yang tidak beres pada tubuh dan harus segera mendapatkan penanganan.
Seperti yang diketahui, mata yang sehat memiliki bagian putih mata atau sklera yang berwarna putih bersih. Jika mendapati bagian putih mata mulai menguning, maka sebaiknya Anda segera mengunjungi fasilitas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.
Penanganan sedini mungkin dapat mencegah penyakit semakin parah. Hal ini dikarenakan jenis penyakit yang ditandai dengan mata kuning umumnya cukup serius, mulai dari anemia hingga pengerasan dan kanker hati.
Dilansir dari laman Brimhall Eye Centre, mata kuning disebabkan oleh menumpuknya bilirubin yang terdapat di dalam tubuh. Bilirubin sendiri merupakan sisa-sisa dari proses pemecahan sel darah merah untuk menghasilkan hemoglobin.
Organ hati akan memproduksi empedu untuk mengeluarkan bilirubin dari tubuh melalui usus besar dan dikeluarkan dari tubuh melalui feses. Masalah pada organ ini akan membuat bilirubin menumpuk di dalam tubuh yang salah satunya ditandai dengan mata kuning.
Berikut ini delapan kondisi medis dengan gejala mata kuning yang dapat dijadikan referensi.
Hepatitis adalah sebuah virus yang dapat menyebabkan peradangan atau kerusakan pada hati, sehingga menghambat hati untuk memproses bilirubin. Virus ini dapat ditularkan melalui air, makanan, atau cairan tubuh dari seseorang yang telah terkontaminasi.
Gejala awal ditandai dengan kelelahan, gatal-gatal, mual, demam, serta kuningnya mata dan kulit. Jika tidak ditangani dengan tepat, maka virus hepatitis ini dapat menyebabkan sirosis, dan bahkan kanker
2. Sirosis
Sirosis hati adalah kondisi dimana hati mengalami jaringan parut yang disertai dengan pengerasan. Kondisi ini mengakibatkan hati tidak bisa bekerja dengan optimal untuk membuang bilirubin keluar dari tubuh.
Kerusakan hati disebabkan karena konsumsi alkohol berlebih, virus hepatitis, dan menumpuknya lemak di hati.
Selain mata kuning, gejala sirosis yang biasa timbul adalah cepat merasa lelah, tidak nafsu makan, berat badan turun drastis, nyeri perut, gatal-gatal, dan mudah memar.
3. Sarkoidosis
Sarkoidosis adalah kondisi dimana sel-sel imun di berbagai organ tubuh, seperti pada paru-paru dan kelenjar getah bening, menumpuk hingga membentuk granuloma atau benjolan kecil.
Selain pada paru-paru dan kelenjar getah bening, pada beberapa kasus, granuloma juga dapat mempengaruhi konjungtiva mata penderita.
Tak hanya mata kuning, penderita juga dapat mengalami peradangan mata yang dapat mengakibatkan kebutaan permanen jika tidak mendapatkan pengobatan yang memadai.
4. Anemia
Penyebab mata kuning berikutnya adalah anemia. Anemia terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang mencukupi.
Pada umumnya, penderita anemia akan mengalami gejala seperti pusing, sakit kepala, pucat, dan mata kuning.
Anemia bisa disebabkan lantaran peradangan kronis, kanker, defisiensi zat besi, gangguan sumsum tulang belakang, dan penyakit kronis.
Pecahnya pembuluh darah mata adalah kondisi yang terjadi karena pecahnya pembuluh darah kecil yang menyebar ke area di bawah konjungtiva. Pecahnya pembuluh darah ini akan menyebabkan munculnya bercak-bercak berwarna merah atau merah muda yang terdapat pada sklera.
Sel darah yang pecah ini akhirnya berubah menjadi kuning.
6. Tersumbatnya saluran empedu
Tersumbatnya saluran empedu akan membuat bilirubin menumpuk dalam aliran darah yang menjadi penyebab mata kuning. Pada kondisi normal, empedu akan mengalir melalui saluran empedu dan diteruskan menuju ke usus halus untuk membantu proses pencernaan.
Saat saluran empedu ini tersumbat, cairan empedu hanya akan menumpuk si aliran darah dan di hati yang menyebabkan warna mata menjadi kuning.
Tersumbatnya saluran empedu ini bisa dikarenakan adanya tumor, batu empedu, kista, atau infeksi virus hepatitis.
Perilaku mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti asetaminofen, ibuprofen, ataupun aspirin yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama diketahui juga dapat menyebabkan mata menjadi kuning.
8. Kanker pankreas
Penyebab mata kuning yang terakhir adalah kanker pankreas. Bahkan, penyakit kuning ini menjadi salah satu tanda awal dari kanker pankreas. Penyumbatan oleh kanker ini menyebabkan empedu terakumulasi dalam darah.
Selain mata kuning, gejala lain yang timbul karena kanker pankreas di antaranya sakit perut, penurunan berat badan secara drastis, dan mudah merasa lelah.
Itulah delapan penyebab mata kuning yang wajib untuk diwaspadai. Jika menemukan gejala mata kuning, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Jakarta, CNN Indonesia --
Mata kuning menjadi salah satu tanda penyakit yang umum terjadi pada mata. Bagian putih mata yang menguning bisa menjadi sebuah pertanda ada yang tidak beres pada tubuh dan harus segera mendapatkan penanganan.
Seperti yang diketahui, mata yang sehat memiliki bagian putih mata atau sklera yang berwarna putih bersih. Jika mendapati bagian putih mata mulai menguning, maka sebaiknya Anda segera mengunjungi fasilitas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.
Penanganan sedini mungkin dapat mencegah penyakit semakin parah. Hal ini dikarenakan jenis penyakit yang ditandai dengan mata kuning umumnya cukup serius, mulai dari anemia hingga pengerasan dan kanker hati.
Dilansir dari laman Brimhall Eye Centre, mata kuning disebabkan oleh menumpuknya bilirubin yang terdapat di dalam tubuh. Bilirubin sendiri merupakan sisa-sisa dari proses pemecahan sel darah merah untuk menghasilkan hemoglobin.
Organ hati akan memproduksi empedu untuk mengeluarkan bilirubin dari tubuh melalui usus besar dan dikeluarkan dari tubuh melalui feses. Masalah pada organ ini akan membuat bilirubin menumpuk di dalam tubuh yang salah satunya ditandai dengan mata kuning.
Berikut ini delapan kondisi medis dengan gejala mata kuning yang dapat dijadikan referensi.
Hepatitis adalah sebuah virus yang dapat menyebabkan peradangan atau kerusakan pada hati, sehingga menghambat hati untuk memproses bilirubin. Virus ini dapat ditularkan melalui air, makanan, atau cairan tubuh dari seseorang yang telah terkontaminasi.
Gejala awal ditandai dengan kelelahan, gatal-gatal, mual, demam, serta kuningnya mata dan kulit. Jika tidak ditangani dengan tepat, maka virus hepatitis ini dapat menyebabkan sirosis, dan bahkan kanker
2. Sirosis
Sirosis hati adalah kondisi dimana hati mengalami jaringan parut yang disertai dengan pengerasan. Kondisi ini mengakibatkan hati tidak bisa bekerja dengan optimal untuk membuang bilirubin keluar dari tubuh.
Kerusakan hati disebabkan karena konsumsi alkohol berlebih, virus hepatitis, dan menumpuknya lemak di hati.
Selain mata kuning, gejala sirosis yang biasa timbul adalah cepat merasa lelah, tidak nafsu makan, berat badan turun drastis, nyeri perut, gatal-gatal, dan mudah memar.
3. Sarkoidosis
Sarkoidosis adalah kondisi dimana sel-sel imun di berbagai organ tubuh, seperti pada paru-paru dan kelenjar getah bening, menumpuk hingga membentuk granuloma atau benjolan kecil.
Selain pada paru-paru dan kelenjar getah bening, pada beberapa kasus, granuloma juga dapat mempengaruhi konjungtiva mata penderita.
Tak hanya mata kuning, penderita juga dapat mengalami peradangan mata yang dapat mengakibatkan kebutaan permanen jika tidak mendapatkan pengobatan yang memadai.
Penyebab Mata Kuning
Ilustrasi. Anemia jadi salah satu penyebab mata kuning. (iStockphoto/AsiaVision)
4. Anemia
Penyebab mata kuning berikutnya adalah anemia. Anemia terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang mencukupi.
Pada umumnya, penderita anemia akan mengalami gejala seperti pusing, sakit kepala, pucat, dan mata kuning.
Anemia bisa disebabkan lantaran peradangan kronis, kanker, defisiensi zat besi, gangguan sumsum tulang belakang, dan penyakit kronis.
Pecahnya pembuluh darah mata adalah kondisi yang terjadi karena pecahnya pembuluh darah kecil yang menyebar ke area di bawah konjungtiva. Pecahnya pembuluh darah ini akan menyebabkan munculnya bercak-bercak berwarna merah atau merah muda yang terdapat pada sklera.
Sel darah yang pecah ini akhirnya berubah menjadi kuning.
6. Tersumbatnya saluran empedu
Tersumbatnya saluran empedu akan membuat bilirubin menumpuk dalam aliran darah yang menjadi penyebab mata kuning. Pada kondisi normal, empedu akan mengalir melalui saluran empedu dan diteruskan menuju ke usus halus untuk membantu proses pencernaan.
Saat saluran empedu ini tersumbat, cairan empedu hanya akan menumpuk si aliran darah dan di hati yang menyebabkan warna mata menjadi kuning.
Tersumbatnya saluran empedu ini bisa dikarenakan adanya tumor, batu empedu, kista, atau infeksi virus hepatitis.
Perilaku mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti asetaminofen, ibuprofen, ataupun aspirin yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama diketahui juga dapat menyebabkan mata menjadi kuning.
8. Kanker pankreas
Penyebab mata kuning yang terakhir adalah kanker pankreas. Bahkan, penyakit kuning ini menjadi salah satu tanda awal dari kanker pankreas. Penyumbatan oleh kanker ini menyebabkan empedu terakumulasi dalam darah.
Selain mata kuning, gejala lain yang timbul karena kanker pankreas di antaranya sakit perut, penurunan berat badan secara drastis, dan mudah merasa lelah.
Itulah delapan penyebab mata kuning yang wajib untuk diwaspadai. Jika menemukan gejala mata kuning, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.