7 Air Rebusan Herbal untuk Jaga Kesehatan Kelenjar Getah Bening

CNN Indonesia
Selasa, 13 Jan 2026 17:00 WIB
Tujuh air rebusan herbal ini diyakini bisa membantu meredakan pembengkakan kelenjar getah bening dan menjaga daya tahan tubuh.
Ilustrasi. Menjaga kesehatan kelenjar getah bening bisa dilakukan dengan konsumsi rebusan herbal dari alam. (iStockphoto/FatCamera)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kelenjar getah bening merupakan bagian penting dari sistem limfatik yang bertugas menyaring cairan limfa dan melawan infeksi. Agar fungsinya tetap optimal, ada berbagai cara alami yang dapat dilakukan, salah satunya rutin mengonsumsi minuman herbal yang memiliki manfaat anti-inflamasi.

Mengutip Very Well Health, terdapat sekitar 600 kelenjar getah bening yang tersebar di seluruh tubuh, banyak di antaranya berada di ketiak, selangkangan, dan leher. Ketika membengkak, itu menandakan adanya peradangan akibat infeksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski biasanya dapat pulih sendiri, sejumlah air rebusan herbal berikut dapat membantu meredakan gejalanya, melansir berbagai sumber:

1. Rebusan daun kemangi dan kayu manis

Daun kemangi dan kayu manis mengandung sifat antimikroba dan anti-inflamasi. Mengutip Medical News Today, minuman ini bisa dibuat dengan merebus tiga gelas air bersama dua sendok teh daun kemangi dan dua sendok teh kayu manis.

Setelah mendidih, diamkan 15 menit lalu saring. Kombinasi ini membantu meredakan peradangan dan memperkuat imun.

2. Teh chamomile

Chamomile dikenal ampuh menenangkan tenggorokan dan mengurangi pembengkakan. Kandungan anti-inflamasi pada bunganya dapat membantu meredakan nyeri di area kelenjar getah bening.

Chamomile bisa direbus dari bunga segar atau diseduh dari kantong teh, lalu diminum satu hingga beberapa kali sehari.

3. Rebusan kunyit

Kunyit kaya kurkumin yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan. Untuk membantu meredakan pembengkakan kelenjar getah bening, campurkan setengah sendok teh kunyit ke dalam segelas air hangat sebagai obat kumur, tiga kali sehari.

Bisa juga rebus kunyit dengan susu dan sedikit lada, lalu tambahkan madu sebagai pemanis.

4. Rebusan astragalus

Menurut The Green Leaf Mag, astragalus adalah herbal adaptogen yang membantu membersihkan kelenjar getah bening yang terinfeksi dan mengurangi kemacetan limfatik. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, astragalus digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi inflamasi.

5. Rebusan echinacea

Echinacea dapat dikonsumsi sendiri sebagai minuman herbal. Tanaman ini memiliki efek stimulan imun yang meningkatkan kemampuan tubuh melawan infeksi.

Kandungan alkilamina dalam echinacea mendorong produksi makrofag dan limfosit, sel-sel yang berperan membunuh bakteri, sekaligus membantu memperlancar aliran limfa.

6. Rebusan calendula

Bunga calendula mengandung saponin dan flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan kuat. Kandungan ini membantu mengurangi pembengkakan dan membersihkan sistem limfatik dari limbah metabolik sisa infeksi.

Calendula sering digunakan sebagai herbal untuk mendukung kesehatan limfatik secara menyeluruh.

Marigold (calendula)  in Eynsford, EnglandIlustrasi. Bunga calendula atau dikenal juga dengan marigold. (iStockphoto/Moonstone Images)

7. Rebusan peterseli

Daun peterseli memiliki sifat diuretik yang meningkatkan produksi urine sehingga membantu mengeluarkan racun dan mengurangi kemacetan pada kelenjar getah bening. Peterseli juga kaya vitamin K yang dikaitkan dengan penurunan risiko inflamasi berlebih pada sistem limfatik.

Mengonsumsi minuman herbal secara rutin bisa menjadi cara alami untuk menjaga kesehatan kelenjar getah bening sekaligus memperkuat sistem imun. Namun, jika pembengkakan tak kunjung membaik atau disertai gejala lain yang mengganggu, segera konsultasikan kondisi Anda dengan tenaga medis profesional.

(rea/tis)


[Gambas:Video CNN]