10 Oleh-oleh Khas Bandung yang Tahan Lama di Perjalanan Panjang

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Jan 2026 19:45 WIB
Banyak pengunjung yang tidak hanya ingin menikmati makanan khas Bandung di tempat, tetapi juga berburu oleh-oleh untuk dibawa pulang.
Ilustrasi. Keripik tempe, salah satu oleh-oleh khas Bandung yang tahan lama di perjalanan. (AFP/BAY ISMOYO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bandung selalu menjadi destinasi favorit wisatawan lokal, terutama saat libur panjang atau akhir pekan tiba. Selain pesona alam dan suasananya yang sejuk, kawasan Bandung Raya terkenal dengan ragam kulinernya yang menggoda selera.

Banyak pengunjung yang tidak hanya ingin menikmati makanan khas Bandung di tempat, tetapi juga berburu oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Namun, kalau perjalanan pulang cukup jauh, penting untuk memilih oleh-oleh khas Bandung yang tahan lama agar tetap segar dan lezat saat sampai di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh-oleh khas Bandung yang tahan lama

Nah, apa saja oleh-oleh yang cocok untuk dibawa pulang? Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini rekomendasinya.

1. Keripik tempe

Keripik tempe merupakan camilan khas Bandung yang terbuat dari irisan tipis tempe yang digoreng dengan balutan tepung berbumbu gurih dan asin.

Camilan ini sangat mudah ditemukan di berbagai area, seperti Pasar Kosambi, Pasar Baru, dan Cihampelas.

Jika disimpan dalam wadah tertutup rapat, keripik tempe bisa bertahan hingga tiga bulan. Oleh-oleh ini praktis dan tahan lama.

2. Basreng

Basreng atau bakso goreng merupakan camilan khas Sunda yang dibuat dari bakso ikan yang diiris tipis dan digoreng hingga kering.

Biasanya basreng diberi taburan bumbu pedas yang membuat rasanya makin menggigit. Basreng pun sering kali dijual berdasarkan tingkat kepedasannya.

Karena digoreng hingga benar-benar kering, basreng bisa bertahan berbulan-bulan jika disimpan dalam wadah kedap udara.

3. Gurilem

Gurilem merupakan kerupuk asli Sunda berbentuk panjang dan silinder seperti cacing. Ada banyak varian rasa, mulai dari asin, pedas, hingga sangat pedas.

Konon, gurilem berasal dari Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Nama gurilem sendiri merupakan singkatan dari 'gurih' dan 'peuleum' (lembut). Camilan ini tahan lama dan bisa disimpan berbulan-bulan.

4. Sale pisang

Bagi yang belum tahu, sale pisang merupakan camilan pisang yang diiris tipis dan dikeringkan, sehingga memiliki tekstur renyah dan rasa manis alami. Kini, sale pisang hadir dengan berbagai inovasi rasa, seperti tambahan keju dan cokelat.

Sale pisang sangat tahan lama dan tidak mudah basi, sehingga bisa jadi pilihan oleh-oleh yang praktis dan lezat. Kamu bisa mendapatnya sale pisang di banyak pasar, seperti Pasar Kosambi dan Pasar Baru.

5. Kopi Aroma

Oleh-oleh khas Bandung ini hanya bisa didapatkan di Toko Kopi Aroma, Jalan Banceuy Nomor 51. Kopi legendaris ini diproses secara tradisional sejak 1930 tanpa bahan kimia, dengan proses pemanggangan menggunakan kayu selama dua jam.

Kopi Aroma tersedia dalam varian mokka arabika dan robusta, serta dijual terbatas setiap harinya. Toko ini buka pada Senin hingga Sabtu, pukul 08.30-14.30 WIB. Harganya mulai dari Rp40 ribu untuk varian robusta seberat 250 gram.

Simak oleh-oleh khas Bandung lainnya di halaman berikutnya..

Oleh-oleh Khas Bandung yang Tahan Lama di Perjalanan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2
REKOMENDASI
UNTUKMU LIHAT SEMUA
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER