Bagelen merupakan roti kering berbentuk bundar dengan rasa manis gurih dan tekstur renyah. Penganan ini terinspirasi dari resep Belanda bernama warmbollen, tetapi diolah menjadi versi kering dengan olesan mentega atau buttercream.
Bagelen dipopulerkan oleh toko oleh-oleh Kartika Sari, tetapi kamu bisa mendapatkannya di berbagai toko oleh-oleh lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pastry berlapis isi pisang ini berasal dari bahasa Belanda, banana bollen. Bolen pisang sangat terkenal sebagai oleh-oleh khas Bandung.
Teksturnya lembut dan renyah dengan isian pisang yang manis. Bolen pisang bisa bertahan 2-4 hari pada suhu ruangan, sehingga cocok untuk perjalanan yang tidak terlalu panjang.
Makanan khas Bandung ini terbuat dari singkong yang difermentasi. Jika di tempat lain disebut dengan nama tape, di Jawa Barat dikenal dengan nama peuyeum.
Harganya terjangkau dan mudah ditemukan di pasar tradisional ataupun toko oleh-oleh. Satu kilo peuyeum mulai dari Rp20 ribu-an.
Peuyeum bisa bertahan hingga satu minggu jika disimpan di tempat sejuk dan kering. Untuk usia penyimpanan yang lebih lama, masukkan ke dalam kulkas atau freezer.
Di Kota Bandung, ada toko selai legendaris yang buka sejak 1930, namanya Toko Negro Brand di Jalan Veteran Nomor 48. Selai produksi rumahan ini dibuat berdasarkan resep keluarga yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Ada pilihan rasa cokelat, kacang, nanas, hingga stroberi. Selain untuk olesan roti, banyak pelanggan yang menggunakannya juga sebagai bahan kue. Harganya mulai dari Rp17 ribu untuk kemasan 250 gram.
Toko ini buka pukul 08.00-16.00 WIB. Hari Sabtu buka hingga pukul 13.00 WIB, sedangkan hari Minggu tutup.
Cokelat selalu menjadi pilihan oleh-oleh favorit. Cokelat memang mudah didapatkan di mana saja. Namun tiap daerah tentu punya ciri khas tersendiri, tak terkecuali Bandung.
Kalau kamu ingin membawa oleh-oleh cokelat dari Bandung, ada beberapa toko yang populer. Misalnya, Toko Coklat di Jalan Cimanuk Nomor 5, Terve di Jalan Bengawan Nomor 23, atau Dapur Cokelat di Jalan Tikukur Nomor 1.
Dengan berbagai pilihan oleh-oleh khas Bandung yang tahan lama ini, kamu tidak perlu khawatir makanan atau camilan favoritmu akan cepat basi saat perjalanan pulang. Selamat berburu oleh-oleh Bandung!
(rea/asr)