Live Streaming TikTok Jadi Strategi Baru Brand Bangun Kedekatan

Advertorial | CNN Indonesia
Senin, 29 Des 2025 17:30 WIB
Live Streaming TikTok Jadi Strategi Baru Brand Bangun Kedekatan
Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Cara orang belanja online terus berubah. Konsumen kini tidak hanya mencari harga murah, tetapi juga ingin merasa lebih dekat dengan brand yang mereka beli. Oleh karena itu, model jualan yang sekadar menampilkan foto produk atau potongan harga mulai terasa kurang menarik.

Salah satu pendekatan yang belakangan banyak digunakan adalah jualan lewat live streaming, yang memungkinkan interaksi langsung antara penjual dan calon pembeli. Di Indonesia, tren ini tumbuh pesat melalui salah satu platform yang populer dengan live streaming-nya, TikTok.

TikTok tidak hanya memuat hiburan, tapi juga memuat cara belanja yang lebih mudah dalam satu sesi siaran. Bagi brand, live streaming bukan hanya soal menjual produk, tetapi juga soal membangun kepercayaan dan kedekatan dengan audiens.

[Gambas:Youtube]

Mengapa Live Streaming Jadi Pilihan Brand?

Live streaming memberi ruang bagi brand untuk berbicara langsung dengan audiens. Lewat sesi live, brand bisa menjawab pertanyaan, menunjukkan produk secara nyata, hingga memberi penjelasan yang tidak selalu bisa disampaikan lewat video singkat atau unggahan biasa.

Sejumlah brand mencatat bahwa interaksi selama sesi live cenderung lebih aktif. Komentar masuk secara real-time, penonton bisa langsung merespons, dan host dapat menyesuaikan respons sesuai dengan pertanyaan atau reaksi dari pembeli yang menonton.

Dalam konteks TikTok Live Commerce Indonesia, pola ini dinilai membantu membangun rasa percaya sekaligus mendorong keputusan dari sisi pembeli.

Di samping itu, live streaming juga memberi ruang bagi brand untuk tampil dengan cara yang lebih beragam. Tidak selalu harus promosi, tapi bisa lewat obrolan santai, demo produk, atau kolaborasi dengan kreator.

Trik Agar Live Streaming Tidak Membosankan

Meski menjanjikan, live streaming tetap punya tantangan. Jika isinya terlalu fokus jualan, penonton mudah pergi. Karena itu, banyak brand mulai lebih memperhatikan konsep konten agar sesi live terasa lebih hidup dan tidak monoton.

Kuncinya ada pada variasi format dan cara penyampaian. Live streaming yang dikemas sebagai hiburan atau pengalaman bersama cenderung membuat penonton bertahan lebih lama dibandingkan siaran yang hanya berisi penawaran produk.

TikTok LiveStream Content Diversification

Untuk mendorong live streaming yang lebih menarik, TikTok mengembangkan pendekatan TikTok Diversity Innovation. Intinya, live tidak harus selalu identik dengan jualan. Brand didorong untuk menghadirkan konten yang lebih beragam, mulai dari hiburan, storytelling, hingga interaksi dengan audiens.

Pendekatan ini juga terlihat lewat beberapa campaign menarik seperti Boss is Coming Campaign dan Christmas Thematic Campaign, yang mendorong brand mengemas live streaming dengan konsep yang lebih kontekstual dan relevan dengan audiens.

Campaign TikTok Live Q4

Memasuki akhir tahun, campaign TikTok Live Q4 menjadi momen penting bagi brand untuk mengoptimalkan performa live streaming, baik dari sisi interaksi maupun potensi penjualan.

1. TVC - Diversity Innovation

Pada campaign ini, brand diajak menggabungkan konsep iklan video dengan format live streaming. Konten dibuat lebih fleksibel, memadukan cerita, visual, dan gaya komunikasi khas brand. Pendekatan ini membuat sesi live terasa lebih dinamis dan tidak kaku seperti iklan biasa.

2. Boss is Coming Campaign

adv rankpillar

Menghadirkan bos atau CEO dalam sesi live menjadi salah satu pendekatan yang menarik perhatian. Sosok pimpinan brand dinilai bisa menambah rasa percaya, karena audiens melihat langsung siapa yang berada di balik bisnis tersebut. Format ini juga memberi kesan lebih terbuka dan personal.

3. Christmas Thematic Campaign

Menjelang Natal, sejumlah brand mengadakan live streaming dengan nuansa perayaan akhir tahun. Dekorasi, kostum, dan suasana bertema Natal digunakan untuk menciptakan pengalaman menonton yang lebih hangat dan relevan dengan momen. Konsep seperti ini bisa menjadi magnet untuk menjaga minat penonton lebih lama.

Manfaat untuk Content Creator

Bagi content creator dan host live, tren ini membuka peluang baru. Konten live yang dikemas dengan konsep jelas dan variasi format cenderung mendapatkan respons lebih baik. Interaksi meningkat, durasi menonton lebih panjang, dan peluang mendapatkan GMV serta insentif dari platform juga semakin terbuka.

Pemahaman terhadap campaign dan gaya konten menjadi bekal penting agar sesi live tidak hanya ramai sesaat, tetapi juga konsisten dari waktu ke waktu.

Live streaming kini menjadi bagian penting dari strategi brand di TikTok. Dengan konsep yang tepat, TikTok Live streaming bisa menjadi ruang interaksi yang lebih dekat antara brand, kreator, dan konsumen, bukan sekadar tempat jualan, tetapi juga tempat membangun hubungan dengan audiens.

 

(adv/adv)