Donasi Uang ke Negara-Negara Ini Kamu Bisa Dikasih Kewarganegaraan

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Jan 2026 17:20 WIB
Beberapa negara menawarkan cara cepat untuk mendapatkan kewarganegaraan, tanpa harus tinggal lama, menikah, membeli real estat, atau memegang investasi.
St. Lucia, salah satu negara di Karibia yang memberikan status kewarganegaraan kepada individu yang berdonasi. (iStockphoto/NAPA74)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa negara, khususnya yang ada di Karibia, menawarkan cara cepat untuk mendapatkan kewarganegaraan, tanpa harus tinggal lama, menikah, membeli real estat, atau memegang investasi.

Hanya dengan berdonasi, seseorang bisa mendapatkan sebuah kewarganegaraan. Ini disebut dengan Citizenship by Investment (CBI) atau kewarganegaraan yang diperoleh dengan jalur berdonasi. Seseorang bisa mendapat kewarganegaraan apabila menyumbangkan sejumlah dana ke pemerintah atau pembangunan nasional di negara tersebut.

Cara ini lebih murah biayanya dibandingkan harus beli properti atau real estat. Selain itu, seseorang bisa menjadi warga negara dengan praktis karena proses administrasinya sederhana. Terlebih lagi, bagi orang yang berasal dari negara dengan paspor lemah atau susah dapat visa, bisa memanfaatkan CBI agar dapat "paspor kedua".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, orang tersebut tidak akan mendapat pengembalian dana atau keuntungan finansial terhadap dana yang sudah ia sumbangkan. Selain itu, program ini juga memiliki pemeriksaan ketat seperti pengecekan latar belakang, sehingga ada kemungkinan pengajuan ditolak.

Mengapa beberapa negara memberlakukan CBI? Bagi negara-negara kecil, uang donasi ini bisa jadi sumber pendapatan penting yang sangat berguna. Termasuk untuk membangun infrastruktur negara, mendanai layanan dan proyek publik, sampai membantu penduduk setempat apabila dibutuhkan.

Karibia merupakan negara yang menjadi pusat program kewarganegaraan melalui donasi. Setidaknya ada lima negara di kawasan Karibia yang menerapkan program tersebut.

Selain menyumbang sejumlah dana, calon pelamar juga perlu mempertimbangkan biaya administrasi dari pemerintah, uji tuntas (pengecekan mendalam) sampai aplikasi diterima, hingga biaya penerbitan paspor.

Berikut ini daftar negara yang menawarkan kewarganegaraan dengan cara donasi atau Citizenship by Investment (CBI), seperti dilansir Travel + Leisure.

Antigua & Barbuda

Menurut Henley & Partners, calon pelamar (untuk keluarga hingga empat orang) yang ingin mendapat kewarganegaraan Antigua & Barbuda dapat menyumbangkan USD230 ribu atau sekitar Rp3,8 miliar ke Dana Pembangunan Nasional.

Pilihan lainnya, bisa dengan berdonasi sebesar USD260 ribu atau sekitar Rp4,3 miliar ke University of the West Indies Fund.

Dominika

Melalui Dana Diversifikasi Ekonomi (EDF), pelamar dapat menyumbangkan USD200 ribu atau sekitar Rp3,3 miliar untuk satu orang pelamar. Jika ingin mengajukan untuk keluarga (hingga empat orang), bisa menyumbang USD250 ribu atau sekitar Rp4,1 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung proyek publik dan swasta di seluruh Dominika, termasuk pendidikan, perawatan kesehatan, olahraga, dan pariwisata.

Grenada

Menurut Henley & Partners, Grenada's National Transformation Fund (Dana Transformasi Nasional Grenada) membutuhkan sumbangan sebesar USD235 ribu atau sekitar Rp3,9 miliar. Ini berlaku untuk pemohon tunggal atau keluarga hingga empat orang.

Negara yang Beri Kewarganegaraan Lewat Donasi

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER