Alasan Kenapa Kebanyakan Kursi Pesawat Maskapai di Dunia Berwarna Biru
Pendiri dan CEO Nanak Flights, Rishi Kapoor, sebelumnya mengatakan kepada bahwa bagi banyak orang, naik pesawat merupakan salah satu hal yang paling membuat mereka cemas. Jadi, meskipun pemilihan warna biru terlihat sepele, tetapi ini adalah salah satu cara yang bisa membantu penumpang untuk tetap tenang selama penerbangan.
Pada Maret 2002, Boeing merilis sebuah laporan tentang 'psikologi kenyamanan dalam desain interior pesawat'. Kemudian seorang desainer Teague yang mempelajari psikologi warna, Virginia Tripp, mengklaim bahwa warna dapat mempengaruhi persepsi seseorang tentang kelembaban, suhu, dan aroma.
Mungkin banyak yang bertanya, di pesawat kan sudah dingin, kenapa penumpang harus merasa lebih dingin lagi? Namun, bagi beberapa orang, kabin pesawat bisa terasa pengap karena klaustrofobia atau kondisi di mana mudah merasa sesak, panik dan takut ketika berada di ruang sempit dan tertutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warna biru setidaknya bisa mengurangi masalah ini karena memainkan trik di dalam kepala penumpang. Sehingga dengan melihatnya dapat menjaga pikiran tetap tenang dan tidak sesak.
Warna Biru Bisa Menyamarkan Noda
Di luar aspek psikologis, ada satu teori lagi yang beredar. Maskapai penerbangan memilih warna biru untuk perabotan lembut mungkin karena warna ini menyembunyikan noda dengan lebih baik dan lebih lama.
Dengan demikian, mereka bisa menghabiskan lebih sedikit waktu dan uang untuk membersihkan atau memperbarui kursi pesawat mereka. Bagaimana pun, penumpang bisa saja menumpahkan minuman atau meninggalkan noda bekas makanan di tempat duduk. Sementara itu, warna biru tua bisa menyamarkan warna noda tersebut.
(wiw)[Gambas:Video CNN]