Air Rebusan Kayu Manis Bisa Jadi Obat Apa Saja?
Air rebusan kayu manis merupakan salah satu minuman herbal populer yang bisa menjadi obat untuk berbagai macam penyakit.
Selama ini, kayu manis biasa dikenal sebagai bumbu dapur dan bahan kue. Namun, ekstrak dari kulit kayu, daun, hingga akarnya telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kayu manis mengandung senyawa aktif seperti antioksidan, antibiotik, dan antiinflamasi yang berperan penting dalam menjaga hingga peradangan.
Mengutip dari WebMD, kayu manis mengandung kalium, magnesium, dan kalsium. Kalium sendiri dapat membantu menetralkan efek natrium pada tekanan darah dan mengontrol detak jantung, selain itu juga berperan untuk fungsi saraf.
Manfaat air rebusan kayu manis
Dalam satu sendok teh kayu manis, terkandung sekitar 6 kalori, 0,1 gram (g) protein, 0,03 g lemak, 2 g karbohidrat, 1 g serat, serta 26 miligram (mg) kalsium. Saat direbus, kandungan tersebut dapat larut ke dalam air sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh.
Berikut sejumlah manfaat air rebusan kayu manis yang kerap dikaitkan dengan kesehatan.
1. Membantu menurunkan dan menstabilkan gula darah
Air rebusan kayu manis dipercaya dapat membantu mengontrol kadar gula darah, terutama setelah makan. Kayu manis bekerja dengan memperlambat pemecahan karbohidrat di usus sehingga mencegah lonjakan gula darah secara drastis.
Mengutip Healthline, senyawa dalam kayu manis juga bekerja menyerupai insulin dan dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga membantu tubuh mengelola kadar gula darah dengan lebih baik.
2. Mendukung penurunan berat badan
Manfaat lain yang sering dikaitkan dengan air rebusan kayu manis adalah membantu proses penurunan berat badan. Sejumlah penelitian menunjukkan, kayu manis berpotensi mengurangi penumpukan lemak dan membantu mengecilkan lingkar pinggang.
Namun, manfaat ini tidak berdiri sendiri. Konsumsi air rebusan kayu manis tetap perlu dibarengi dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang cukup.
Meski demikian, konsumsi kayu manis harus diperhatikan. Kayu manis jenis Cassia mengandung kumarin, senyawa yang jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Beberapa studi pada hewan menunjukkan kumarin berisiko meningkatkan gangguan pada hati, ginjal, hingga paru-paru.
3. Mengurangi peradangan dalam tubuh
Kandungan antiinflamasi dalam kayu manis membantu meredakan peradangan di dalam tubuh. Peradangan kronis diketahui berkaitan dengan berbagai penyakit serius, seperti diabetes, penyakit jantung, hingga kanker.
Air rebusan kayu manis dapat membantu menekan respons inflamasi dan mendukung sistem kekebalan tubuh agar bekerja lebih optimal, terutama jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat, tidur cukup, dan pola makan antiinflamasi.
4. Membantu menjaga fungsi otak
Mengutip NDTV, kayu manis juga dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak. Kandungan aktif di dalamnya diyakini dapat membantu meningkatkan konsentrasi, memperkuat daya ingat, serta menjaga kesehatan sel-sel otak.
Beberapa penelitian menyebutkan, air rebusan kayu manis berpotensi melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson. Konsumsi rutin dalam jumlah wajar disebut dapat menjadi langkah alami menjaga fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
Lihat Juga : |
5. Menjaga kesehatan jantung
Air rebusan kayu manis juga sering dikaitkan dengan kesehatan jantung. Rempah ini diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta mendukung sirkulasi darah yang lebih lancar.
Dengan konsumsi teratur dan seimbang, air rebusan kayu manis dapat menjadi dukungan alami bagi kesehatan jantung tanpa bergantung sepenuhnya pada obat-obatan.
Aturan dan dosis konsumsi kayu manis
Meski menawarkan berbagai manfaat, air rebusan kayu manis tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan. Beberapa ahli menyarankan konsumsi kayu manis sekitar 1/2 hingga 1 sendok teh atau setara 2-4 g per hari. Sementara sejumlah penelitian menggunakan dosis sekitar 1-6 g.
Mengonsumsi kayu manis dalam dosis tinggi berisiko menimbulkan efek samping, termasuk keracunan akibat paparan kumarin. Oleh karena itu, penting memperhatikan takaran dan respons tubuh masing-masing.
Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang sedang mengonsumsi obat rutin, konsultasi dengan dokter tetap disarankan sebelum menjadikan air rebusan kayu manis sebagai konsumsi harian.
(nga/asr)
