Bumbu dapur merupakan kunci utama dalam menciptakan masakan yang lezat dan menggugah selera. Namun, sering kali kita mengalami masalah bumbu yang cepat kehilangan aroma dan rasa.
Supaya tetap awet dan tahan lama, cara menyimpan bumbu dapur juga perlu diperhatikan dengan baik. Menyimpan bumbu dengan benar tidak hanya menjaga kualitasnya, tetapi juga menghemat pengeluaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip dari berbagai sumber, berikut beberapa cara menyimpan bumbu dapur agar tetap segar dan tahan lama.
Salah satu cara terbaik agar bumbu dapur tahan lama, yaitu dengan membeli bumbu dalam bentuk utuh, seperti biji lada, cengkih, atau kayu manis batang.
Bumbu utuh cenderung lebih tahan lama dibandingkan yang sudah digiling, karena permukaannya lebih kecil sehingga risiko oksidasi lebih rendah.
Proses penggilingan juga dapat mengurangi aroma dan rasa bumbu akibat panas dan gesekan, sehingga rasa bumbu jadi kurang kuat.
Ilustrasi. Supaya tetap awet dan tahan lama, cara menyimpan bumbu dapur perlu diperhatikan dengan baik. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba. (istockphoto/Rowan Jordan) |
Meskipun membeli bumbu dapur dalam jumlah besar terlihat lebih hemat, sebenarnya hal ini bisa membuat bumbu cepat kehilangan kualitas sebelum habis digunakan.
Menurut Tasting Table, bumbu yang sudah lama disimpan biasanya akan memudar warna dan aromanya, sehingga tidak memberikan rasa yang optimal saat dimasak. Jadi, belilah bumbu dalam jumlah kecil yang sesuai dengan kebutuhan harianmu.
Paparan sinar matahari dapat mempercepat kerusakan bumbu dapur, cahaya biasanya membawa panas yang membuat bumbu mengering dan kehilangan minyak esensial yang menjadi sumber aroma dan rasa.
Oleh karena itu, simpan bumbu di tempat yang gelap, seperti lemari dapur. Kalau ingin meletakkan bumbu di tempat terbuka, pastikan lokasinya jauh dari jendela dan sinar matahari langsung.
Masih terkait dengan menghindari suhu panas, jangan simpan bumbu di dekat kompor atau oven, meskipun kamu menggunakannya setiap hari.
Menurut Better Homes and Gardens, fluktuasi suhu yang tinggi bisa membuat bumbu cepat rusak dan kehilangan kualitas. Setelah digunakan, segera kembalikan bumbu ke tempat penyimpanan aslinya yang sejuk dan kering.
Wadah penyimpanan sangat berpengaruh pada keawetan bumbu dapur. Stoples kaca atau logam yang kedap udara cocok untuk menjaga aroma dan rasa bumbu tetap segar.
Meski wadah plastik juga bisa digunakan, beberapa bumbu seperti cengkih dan bunga lawang yang kaya minyak esensial, bisa merusak plastik jika disimpan terlalu lama.
Sebenarnya tidak semua bumbu cocok disimpan di kulkas, tetapi untuk bumbu yang mengandung minyak tinggi, seperti biji wijen atau rempah segar, penyimpanan di kulkas bisa membantu mencegah bumbu cepat tengik atau rusak.
Untuk bumbu kering, freezer juga bisa menjadi opsi penyimpanan, terutama jika disimpan dalam kemasan vakum. Namun, hindari menyimpan vanili atau ekstrak vanili di kulkas karena suhu rendah dapat menurunkan kualitasnya.
Dengan menerapkan berbagai cara menyimpan bumbu dapur ini, kamu bisa memastikan bumbu tetap tahan lama tanpa kehilangan aroma dan rasanya. Selamat mencoba!
(rea/juh)