Rambut Bercabang Apakah Harus Dipotong? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

CNN Indonesia
Minggu, 18 Jan 2026 19:57 WIB
Selain rontok parah, rambut juga bisa mengalami masalah berupa rambut bercabang. Kamu juga mengalaminya.
Ilustrasi. Rambut bercabang apakah harus dipotong? Berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang rambut bercabang. (Nisrina Salsabila)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Selain rontok parah, rambut juga bisa mengalami masalah berupa rambut bercabang. Rambut bercabang apakah harus dipotong? Temukan semua hal yang perlu kamu ketahui tentang rambut bercabang dalam uraian berikut.

Rambut umumnya kuat tapi tetap rentan kerusakan. Salah satu jenis kerusakan yang bisa dialami semua orang adalah rambut bercabang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rambut bercabang terjadi di ujung rambut sebab di situ helai rambut rambut tertua dan paling rapuh berada. Kerusakan ini terjadi ketika lapisan kutikula helai rambut menipis, meninggalkan inti protein bagian dalam dan membuat serat rambut terurai, pecah, atau bercabang.

Rambut bercabang biasanya tampak kering, kusam, dan kusut. Rambut pun tampak kurang berkilau.

Tipe rambut bercabang

Ujung rambut yang bercabang pada dasarnya sama. Namun melansir dari WebMD, sebenarnya ada beberapa tipe dengan penyebabnya masing-masing.

Double split, tipe ini paling umum yakni rambut terbelah dua membentuk huruf 'Y'. Double split biasanya akibat gesekan dari penataan atau penyisiran rambut berlebihan.

Partial split, rambut bercabang sebagian mirip dengan double split tapi dalam skala lebih kecil. Partial split bisa disebabkan rambut kering.

Tree split, jika kamu menemukan rambut punya helaian bercabang di beberapa tempat berbeda dan mirip pohon dengan cabang-cabangnya maka ini dikenal sebagai tree split.

Fork split, seperti namanya, rambut bercabang menyerupai garpu dengan tiga cabang menonjol. Tipe kerusakan ini biasanya akibat rambut kekurangan hidrasi.

Penyebab rambut bercabang

Rambut bercabang bisa disebabkan beberapa kebiasaan berikut.

  • Menggosok sampo ke seluruh rambut selama keramas
  • Tidak pakai kondisioner
  • Membiarkan rambut bersentuhan dengan bahan kimia keras seperti bahan kimia di kolam renang
  • Menggunakan handuk untuk mengeringkan rambut
  • Menyisir saat rambut masih basah
  • Sering menggunakan alat pengering rambut, pengeriting rambut dengan suhu tinggi
  • Aplikasi produk penataan rambut yang tahan lama
  • Mengikat rambut terlalu kencang misal, kuncir kuda, sanggul, kepang atau gaya rambut lain
  • Menggunakan hair extension
  • Menggunakan perawatan rambut profesional seperti, pengeriting, pewarnaan, atau pelurusan rambut
  • Menyisir terlalu sering

Rambut bercabang apakah harus dipotong?

Sejumlah produk di pasaran mengklaim diri mampu memperbaiki rambut bercabang. Sayangnya, tidak ada perawatan untuk memperbaiki rambut bercabang.

Satu-satunya cara untuk menghilangkannya adalah dengan memotong (trimming) atau memangkas rambut. Langkah ini dapat mencegah rambut bercabang lebih jauh ke atas sehingga kerusakan lebih lanjut dapat dihindari.

(els)


[Gambas:Video CNN]