Bakal Ada Hotel di Bulan, Yang Mau Menginap Harus Deposit Rp16,9 M

CNN Indonesia
Jumat, 16 Jan 2026 17:10 WIB
Perusahaan start-up yang berbasis di California, AS bernama GRU berencana membuka hotel di bulan pada 2032 mendatang.
Perusahaan start-up yang berbasis di California, AS bernama GRU berencana membuka hotel di bulan pada 2032 mendatang. (Arsip Gru Space)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ingin mencoba merasakan pengalaman menginap di Bulan? Perusahaan start-up yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS), kini berencana membuka hotel di Bulan pada tahun 2032 mendatang.

Melansir Space, calon wisatawan luar angkasa ini nantinya harus membayar deposit senilai US$1 juta atau setara dengan Rp16,9 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana ini dibuat oleh Galactic Resource Utilization Space (GRU) yang didirikan oleh Skyler Chan. Perusahaan ini baru meluncurkan situs web resminya pada Senin (12/1) lalu.

Dalam situs web tersebut, perusahaan mengungkap detail arsitektur hotel di bulan. Bangunan ini diklaim menjadi struktur bangunan permanen pertama di Bulan.

Perusahaan menyatakan, mereka akan menggunakan 'sistem modul hunian eksklusif dan proses otomatis' untuk mengubah tanah bulan menjadi struktur yang tahan lama.

Konstruksi diharapkan dimulai pada 2029 mendatang. Kini, perusahaan tengah menunggu persetujuan.

Pengunjung pertama hotel diharapkan adalah peserta penerbangan luar angkasa komersial sebelumnya. Pasangan pengantin baru kaya raya yang ingin mencari pengalaman berbulan madu di luar angkasa juga dipersilakan mendaftar.

Perusahaan percaya bahwa pariwisata adalah kunci untuk memungkinkan ekonomi Bulan berkembang sepenuhnya.

"Kita hidup di titik perubahan penting, di mana kita benar-benar bisa menjadi makhluk antarplanet sebelum kita mati," ujar Chan, dalam sebuah pernyataan.

"Jika kita berhasil, miliaran nyawa manusia akan lahir di Bulan dan Mars, dan dapat merasakan keindahan kehidupan di Bulan dan Mars," tambah dia.

Chan mengaku telah mengumpulkan dana untuk proyek tersebut dari investor di balik SpaceX dan Anduril.

(asr)


[Gambas:Video CNN]