7 Ciri-ciri Penyakit Batu Ginjal yang Perlu Diwaspadai

CNN Indonesia
Minggu, 25 Jan 2026 19:10 WIB
Ilustrasi. Kenali ciri-ciri penyakit batu ginjal agar cepat mendapat penanganan. (Cindy Novita)
Jakarta, CNN Indonesia --

Batu ginjal dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini kerap kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, terutama jika ukuran batunya masih kecil. Simak ciri-ciri penyakit batu ginjal yang perlu diwaspadai di sini.

Penyakit batu ginjal adalah kondisi ketika terbentuk massa keras berupa kristal dari mineral dan zat kimia tertentu di dalam ginjal.

Pembentukan kristal ini berasal dari urine yang mengandung terlalu banyak zat pembentuk batu seperti kalsium, oksalat, natrium, atau asam urat, tapi kekurangan cairan untuk melarutkannya.

Biasanya, batu ginjal kecil sering kali dapat keluar sendiri melalui urine tanpa menimbulkan gejala. Namun, batu berukuran lebih besar berpotensi menyumbat ureter, yaitu saluran yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih.

Ciri-ciri penyakit batu ginjal

Batu ginjal dapat memicu nyeri hebat, infeksi, hingga gangguan fungsi ginjal apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda awalnya menjadi kunci pencegahan komplikasi serius.

Berikut beberapa ciri penyakit batu ginjal yang perlu diwaspadai.

1. Nyeri di punggung bawah atau samping perut

Gejala paling khas dari batu ginjal adalah rasa sakit yang biasanya muncul di punggung bawah, perut bagian samping, atau pinggang, dan dapat menjalar hingga ke selangkangan.

Nyeri ini sering datang secara bergelombang dan intensitasnya bisa sangat kuat.

2. Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil

Selain itu, saat batu bergerak menuju saluran kemih, penderita dapat merasakan nyeri atau rasa panas ketika buang air kecil. Gejala ini sering disalah artikan sebagai infeksi saluran kemih, padahal bisa menjadi salah satu ciri-ciri penyakit batu ginjal.

3. Urine berdarah atau berubah warna

Adanya luka pada saluran kemih akibat gesekan batu dapat menyebabkan urine bercampur darah. Warna urine bisa menjadi merah muda, kemerahan, atau kecoklatan, tergantung tingkat perdarahan.

4. Frekuensi buang air kecil meningkat

Penderita batu ginjal sering merasa ingin buang air kecil lebih sering, namun volume urine yang keluar sedikit. Dorongan ini muncul akibat iritasi pada saluran kemih.

5. Mual dan muntah

Nyeri hebat akibat batu ginjal dapat memicu respons saraf yang menyebabkan mual dan muntah. Gejala ini cukup umum terjadi, terutama saat batu sedang bergerak melalui ureter.

6. Urine keruh atau berbau tidak sedap

Urine yang terlihat keruh atau berbau menyengat bisa menandakan adanya infeksi yang menyertai batu ginjal. Infeksi ini perlu segera ditangani karena dapat memperburuk kondisi ginjal.

7. Demam dan menggigil

Demam dan menggigil merupakan tanda bahwa batu ginjal telah menyebabkan infeksi serius pada ginjal atau saluran kemih. Jika gejala ini muncul bersamaan dengan nyeri hebat, penderita disarankan segera mencari pertolongan medis.

Perlu dipahami, penyakit batu ginjal bukanlah kondisi yang bisa dianggap sepele. Oleh karena itu, Anda perlu mengenali ciri-ciri penyakit batu ginjal sejak dini, agar dapat mengambil langkah pencegahan dan pengobatan yang tepat.

Dengan menjaga asupan cairan, pola makan sehat, serta rutin memeriksakan kesehatan ginjal adalah kunci utama untuk mencegah penyakit ini di kemudian hari.

(gas/els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK