Pramugari Bocorkan 'Rahasia Dapur' Selama Bertugas di Pesawat
Selama di atas pesawat, pramugari punya banyak rahasia yang tak diketahui oleh penumpang. Mereka menyimpan rahasia demi menjaga kenyamanan penumpang selama penerbangan.
Kita sepakat bahwa pramugari memikul tanggung jawab yang berat. Tugas mereka bukan hanya memastikan keselamatan penumpang, tetapi juga dalam waktu yang bersamaan menjaga kenyamanan dan kepuasan penumpang selama penerbangan berlangsung.
Peran yang tak mudah ini selain butuh pelatihan dan persiapan, tetapi juga perlu profesionalitas. Termasuk dalam bentuk profesionalisme, sedikit kebohongan atau bisa dibilang 'rahasia dapur' yang tak berbahaya biasa dilakukan pramugari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, seorang pramugari anonim mengungkapkan apa sebenarnya rahasia mereka kepada eShores. Dia menyebut pramugari sering berbohong kecil atau kepada penumpang apabila dibutuhkan.
Ketika penerbangan di malam hari ada penumpang yang meminta kopi, biasanya pramugari menyeduh kopi tanpa kafein dan menyajikannya kepada penumpang. Bukan tanpa alasan, mereka memberi kopi tanpa kafein secara diam-diam ini agar penumpang bisa tertidur.
"Ketika penumpang kelas bisnis meminta kopi di penerbangan malam, saya akan membuat kopi tanpa kafein hanya agar mereka bisa tertidur," ungkapnya, Seperti dilansir Mirror.
Ketika di pesawat, biasanya penumpang juga tidak ditawarkan camilan asin. Ini membuat penumpang lebih cepat atau lebih sering kehausan. Namun di sisi lain, pasokan air di pesawat mungkin tak sebanyak itu.
Oleh karena itu, pramugari menganjurkan agar penumpang membawa air kemasan sendiri. Selain untuk memastikan penumpang tak kekurangan asupan air yang cukup, ternyata ada rahasia lain di pesawat.
Tangki air di pesawat mungkin saja kotor karena jarang dibersihkan. Khawatirnya di dalam sana sudah penuh dengan kerak kapur (limescale) yang bisa membahayakan kesehatan.
"Tangki air tidak dibersihkan dan mungkin penuh dengan limescale, tetapi kami masih meminumnya dan menggunakannya untuk teh dan kopi," ujar dia.
Omong-omong soal minuman, biasanya di pesawat penumpang juga akan disuguhi anggur atau sampanye. Nah, kadang dalam sekali penerbangan, minuman beralkohol yang sudah dituang ini masih banyak sisanya alias tidak habis.
Jika kondisinya begini, pramugari mau tak mau harus membuang sisanya ke wastafel, meskipun botol anggur itu masih setengah penuh. Biar tidak mubazir, penumpang bisa menuangkan sisa minuman di gelas ke dalam botol air sendiri sehingga kamu bisa menikmatinya lagi ketika turun dari pesawat.
"Kami menuangkan semua anggur dan sampanye yang tidak terpakai ke saluran pembuangan (wastafel) sebelum mendarat, bahkan jika sudah 3/4 penuh," tuturnya.
(ana/wiw)[Gambas:Video CNN]