Jalan Kaki di Treadmill vs Luar Ruangan, Mana yang Lebih Efektif?
Jalan kaki menjadi salah satu cara paling mudah dan efektif untuk tetap aktif bergerak. Namun pada aktivitas jalan kaki, pilihan tempat untuk melakukannya kerap kali diperdebatkan.
Ada yang lebih nyaman 'berjalan kaki' di dalam ruangan menggunakan treadmill. Sementara lainnya lebih menikmati berjalan kaki di luar ruangan dengan suasana yang lebih rileks dan terbuka.
Perbedaan pilihan ini lantas memicu pertanyaan mana yang lebih efektif, jalan kaki di treadmill atau di luar ruangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan tempat berjalan sebenarnya bukan faktor utama. Yang lebih menentukan manfaatnya adalah seberapa cepat seseorang berjalan, berapa lama durasinya, dan seberapa konsisten aktivitas tersebut dilakukan.
Jalan kaki baik dilakukan di atas treadmill maupun di luar ruangan, menjadi salah satu aktivitas fisik paling mudah dan terjangkau untuk menjaga kebugaran tubuh.
Tak memerlukan peralatan khusus, olahraga ini bisa dilakukan hampir oleh semua kalangan, dari pemula hingga lansia.
Meski sama-sama berupa aktivitas berjalan, banyak orang masih bertanya-tanya: mana yang lebih efektif untuk kesehatan, treadmill atau jalan kaki di luar ruangan?
Pada dasarnya, manfaat jalan kaki tidak ditentukan oleh lokasinya, melainkan oleh intensitas, durasi, dan konsistensi.
Selama dilakukan dengan kecepatan yang cukup, durasi memadai, serta rutin, jalan kaki baik di dalam maupun luar ruangan sama-sama efektif meningkatkan kesehatan jantung, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh.
Berjalan selama 30 menit di treadmill dengan intensitas sedang bisa memberikan manfaat yang setara dengan berjalan di luar ruangan dalam durasi dan intensitas yang sama.
Berikut merupakan kelebihan antara jalan kaki di luar ruangan dan treadmill.
Kelebihan jalan kaki di luar ruangan
Jalan kaki di luar ruangan umumnya melibatkan medan yang lebih bervariasi, seperti jalan tidak rata, tanjakan, turunan, serta hambatan angin.
Kondisi ini membuat tubuh bekerja sedikit lebih keras dan melibatkan lebih banyak otot, termasuk otot penyeimbang dan otot inti.
Selain itu, aktivitas di ruang terbuka juga sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan mental.
Berjalan di area hijau, taman, atau lingkungan terbuka dapat membantu menurunkan tingkat stres, memperbaiki suasana hati, dan memberikan efek relaksasi.
Melansir Verywell Fit, berjalan di luar ruangan juga berpotensi membakar lebih banyak kalori karena tubuh harus mendorong diri sendiri untuk bergerak, berbeda dengan treadmill yang digerakkan mesin.
Paparan sinar matahari saat berjalan di luar ruangan juga membantu tubuh memproduksi vitamin D, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan suasana hati.
Tak hanya itu, banyak orang merasa lebih termotivasi saat berjalan di luar ruangan karena suasana yang tidak monoton, sehingga lebih mudah menjaga kebiasaan olahraga dalam jangka panjang.
Kelebihan jalan kaki di treadmill
Di sisi lain, treadmill menawarkan keunggulan dari segi kontrol dan keamanan. Kecepatan, kemiringan, serta durasi latihan dapat diatur secara presisi sesuai kebutuhan.
Faktor cuaca juga tidak menjadi penghalang sehingga olahraga tetap bisa dilakukan kapan saja.
Kondisi ini membuat treadmill menjadi pilihan yang lebih aman bagi pemula, orang dengan berat badan berlebih, atau mereka yang sedang dalam masa pemulihan cedera. Risiko tersandung, terpeleset, atau terpapar polusi udara juga lebih rendah.
Ditambahkan dari Health, pengaturan mode kemiringan (incline) sekitar 1 persen pada treadmill dapat membantu meniru beban kerja saat berjalan di luar ruangan. Dengan begitu, manfaat latihan tetap optimal sekalipun dilakukan di dalam ruangan.
Selain itu, treadmill memudahkan seseorang memantau progres latihan melalui tampilan kecepatan, jarak tempuh, hingga estimasi kalori terbakar, yang dapat meningkatkan motivasi berolahraga.
Mana yang lebih efektif?
Jika berbicara soal efektivitas, keduanya tidak bisa dibandingkan. Jalan kaki di luar ruangan cenderung lebih unggul dalam hal variasi otot, pembakaran kalori, dan manfaat kesehatan mental. Sementara itu, treadmill lebih efektif untuk latihan yang terukur, aman, dan konsisten.
Bagi sebagian orang, treadmill justru lebih efektif karena memungkinkan olahraga dilakukan secara rutin tanpa terhambat cuaca atau kondisi lingkungan.
Sebaliknya, bagi yang menyukai suasana alam dan variasi, jalan kaki di luar ruangan dapat memberikan pengalaman olahraga yang lebih menyenangkan dan berkelanjutan.
American Heart Association merekomendasikan aktivitas aerobik intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu, yang bisa mencakup jalan kaki atau berlari.
Baik berjalan di treadmill maupun di luar ruangan, dilakukan dalam satu sesi panjang atau dibagi menjadi beberapa sesi singkat, manfaat kesehatan tetap bisa diperoleh selama total durasi dan intensitasnya tercapai.
Dengan demikian, pilihan terbaik adalah yang paling sesuai dengan kondisi tubuh, kebutuhan, dan gaya hidup masing-masing.
(nga/fef)[Gambas:Video CNN]

