Menyerang Segala Usia, Ini 5 Kebiasaan yang Sebabkan Paru-Paru Basah

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 09:30 WIB
Penyakit paru-paru basah atau pneumonia dapat menyerang orang dari segala usia. Kenali kebiasaan yang dapat menyebabkan paru-paru basah.
Ilustrasi. Penyakit paru-paru basah atau pneumonia dapat menyerang orang dari segala usia. Kenali kebiasaan yang dapat menyebabkan paru-paru basah. (Istockphoto/ DragonImages)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah mungkin sering dilakukan tanpa sadar dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja kebiasaan itu?

Bagi orang awam, paru-paru basah merupakan istilah yang menggambarkan kondisi penumpukan cairan di organ paru. Sementara di dunia medis, kondisi ini disebut sebagai pneumonia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada dasarnya pneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur. Kondisi ini membuat seseorang sulit bernapas dan menyebabkan demam serta batuk dengan lendir berwarna kuning, hijau, atau bahkan berdarah.

Dikutip dari laman WHO, penyakit infeksi pernapasan akut ini dapat menyebabkan penyakit ringan hingga mengancam jiwa pada orang dari segala usia. Bahkan menjadi penyebab kematian akibat infeksi terbesar pada anak-anak di seluruh dunia.

Ditambahkan dari laman Healthline, gejala paru-paru basah meliputi penurunan nafsu makan, mual muntah, dan sakit kepala.

Oleh karena itu, menerapkan pola hidup sehat dengan meninggalkan kebiasaan buruk dapat membantu mencegah paru-paru basah.

Kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah

Ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah yang perlu dihindari. Berikut di antaranya melansir berbagai sumber.

1. Merokok

Melansir Mayo Clinic, kebiasaan merokok dapat merusak pertahanan alami tubuh terhadap bakteri dan virus penyebab pneumonia atau paru-paru basah.

2. Konsumsi alkohol

Selain merokok, mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak juga meningkatkan risiko terserang paru-paru basah.

Pasalnya, alkohol dalam jumlah yang banyak dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kemungkinan menghirup air liur atau muntah ke paru-paru akibat sedasi.

3. Kurang menjaga kebersihan

Kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah selanjutnya adalah kurang menjaga kebersihan dengan baik.

Untuk melindungi diri dari infeksi virus maupun bakteri penyebab paru-paru basah, pastikan untuk mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

4. Terpapar polusi atau udara beracun

Sering terpapar polusi udara dan asap beracun di lingkungan tempat tinggal maupun tempat kerja dapat meningkatkan peluang terserang infeksi paru-paru basah.

5. Sering berada di lingkungan padat dan lembap

Sering berada di lingkungan yang padat, lembap, pengap, dan kurang ventilasi membuat kuman lebih mudah berkembang biak di udara.

Jika hal ini berlangsung untuk waktu yang lama, risiko terserang paru-paru basah kian meningkat. Oleh karena itu, selalu pastikan sirkulasi udara dan pencahayaan di rumah dijaga dengan baik.

Itulah sejumlah kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah yang perlu dihindari. Selalu ingat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.

(pua/fef)


[Gambas:Video CNN]