Jonathan Anderson 'Menyelamatkan' Couture Lewat Koleksi Teranyar Dior
Anderson memposisikan couture sebagai laboratorium ide, sejajar dengan sistem alam yang terus bergerak. Meteor, fosil, miniatur potret abad ke-18, hingga karya keramik Magdalene Odundo baginya merupakan katalis untuk mendapatkan perspektif baru.
Misalnya, hiasan bunga-bunga yang tampak realistis sebenarnya dibuat dari sutra ringan atau dipadatkan dalam bordir. Lalu ada sifon serta organza yang diproses hingga tampak seperti bulu. Di sinilah couture menjadi cara melihat dunia, dan bukan sekadar cara membuat pakaian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Anderson tentang atelier tanpa mesin jahit, tentang jaket yang sepenuhnya dibuat dengan tangan, menjadi kunci emosional koleksi ini. Keajaiban yang ada di couture, baginya, lahir dari kesadaran bahwa keahlian untuk membuatnya sedang terancam.
Di tahun 1950-an, ada sekitar 150 rumah mode couture di Paris. Kini, hanya ada 28 rumah mode yang ikut dalam jadwal resmi Paris Couture Week. Dalam konteks Dior, posisi ini terasa signifikan.
Jika Galliano pernah menggunakan couture sebagai panggung drama dan narasi historis yang ekstrem, Anderson menggunakannya sebagai alat konservasi.
Debut ini tidak mencoba menyaingi Galliano dalam hal teatrikalitas. Ia memilih jalur lain, yakni dengan membangun tata bahasa baru yang beresonansi dengan fondasi Dior, sambil menguji batasan-batasannya, baik secara teknis maupun estetika.
Hasilnya adalah koleksi yang intelektual tanpa terlihat dingin, historis tanpa terjebak nostalgia, dan eksperimental tanpa kehilangan rasa hormat pada rumah mode yang memiliki sejarah yang panjang.
Mulai Selasa (27/1), lokasi show di Musée Rodin akan menjadi tuan rumah Grammar of Forms, sebuah presentasi selama sepekan yang terbuka untuk umum. Presentasi ini akan menempatkan desain haute couture Anderson dalam dialog dengan kreasi ikonik Christian Dior dan patung keramik Magdalene Odundo.
Program ini mencakup diskusi publik dan tur sekolah. Tujuannya, untuk mendemistifikasi dunia couture dan memastikan keberlanjutannya bagi generasi mendatang.
(asr/asr)[Gambas:Video CNN]

