Cuci Muka dengan Air Beras, Ini 5 Manfaat Beserta Aturannya
Cuci muka dengan air beras sudah lama dikenal sebagai perawatan kulit alami yang dipercaya mampu membuat wajah tampak lebih cerah dan sehat. Tradisi ini kerap diwariskan turun-temurun, terutama di Asia, dan belakangan kembali populer seiring tren skincare berbahan alami.
Air cucian beras memang menyimpan sejumlah khasiat untuk kulit. Dokter spesialis kulit dan kelamin, I Gusti Nyoman Darmaputra, mengatakan manfaat tersebut berasal dari berbagai senyawa yang terkandung di dalamnya, seperti inositol, vitamin B, vitamin E, hingga beberapa jenis antioksidan.
"Kandungan-kandungan ini baik untuk regenerasi sel, menjaga skin barrier, mempertahankan kelembapan, hingga membantu mencegah penuaan dini," kata Darma, dikutip dari detikhealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, antioksidan berperan penting dalam melawan radikal bebas yang dapat mempercepat proses penuaan kulit. Sementara efek mencerahkan yang kerap dikaitkan dengan air beras berasal dari kandungan niasin serta senyawa antioksidan lain yang mendukung pergantian sel kulit.
Meski begitu, Darma mengingatkan bahwa kadar antioksidan dalam air cucian beras tidak selalu bisa dipastikan.
"Konsentrasi spesifiknya dalam air cucian beras tidak selalu terukur tinggi," ujarnya.
Artinya, manfaat yang dirasakan setiap orang bisa berbeda-beda.
Ragam manfaat air cucian beras
Penggunaan air cucian beras dalam perawatan kulit bukan tanpa alasan. Sejumlah manfaat berikut sering dikaitkan dengan kebiasaan ini, beberapa manfaatnya yakni sebagai berikut melansir berbagai sumber:
1. Membantu mencerahkan kulit
Banyak produk perawatan kulit memanfaatkan air beras sebagai salah satu bahan aktif. Ini menunjukkan potensi air beras dalam membantu mencerahkan kulit, meski efektivitas pastinya masih memerlukan bukti ilmiah lebih lanjut.
2. Meredakan iritasi
Paparan bahan kimia seperti sodium lauryl sulfate (SLS) dapat membuat kulit kering dan iritasi. Mengutip Healthline, air cucian beras dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit yang terganggu akibat SLS.
3. Mengencangkan kulit
Kandungan asam amino, vitamin, dan mineral di dalam air cucian beras dipercaya dapat membantu mengencangkan kulit serta mengecilkan pori jika digunakan secara rutin.
4. Pelembap alami
Air cucian beras juga sering disebut sebagai toner alami. Fungsinya membantu menyeimbangkan pH kulit sekaligus melembapkan tanpa meninggalkan rasa berminyak.
5. Membantu mencegah tanda penuaan
Kulit yang terawat dengan baik cenderung lebih tahan terhadap munculnya garis halus dan keriput. Kandungan antioksidan dalam air beras dinilai berperan dalam menjaga kulit tetap tampak segar.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
Meski alami, penggunaan air cucian beras tetap memerlukan perhatian khusus. Pastikan air yang digunakan benar-benar bersih untuk meminimalkan risiko kontaminasi bakteri atau jamur. Wadah pencuci beras juga harus bersih dan kering.
"Cucian pertama masih mengandung banyak kotoran dari proses pengolahan beras. Cucian kedua biasanya lebih bersih, tapi masih kaya pati dan sejumlah nutrisi," jelas Darma.
Karena itu, banyak orang memilih menggunakan air cucian beras kedua atau ketiga. Ia juga menyarankan agar air cucian beras disimpan di dalam kulkas, dalam wadah tertutup, dengan waktu simpan maksimal satu hingga dua hari.
Jika air beras mulai berbau asam atau menunjukkan tanda fermentasi berlebihan, sebaiknya tidak digunakan. Selain itu, metode ini tidak selalu cocok untuk semua jenis kulit. Pemilik kulit sensitif dianjurkan lebih berhati-hati dan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Cuci muka dengan air beras bisa menjadi alternatif perawatan alami yang menarik, selama dilakukan dengan cara yang tepat dan aman, serta disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.
(tis/tis)[Gambas:Video CNN]

