Mau Liburan ke China Tahun Ini? Cek Dulu Panduannya di Sini

CNN Indonesia
Senin, 02 Feb 2026 09:00 WIB
Tembok Besar China, salah satu daya tarik wisata di Negeri Tirai Bambu. (zhuchao1988730/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kungfu, naga, bambu, panda, hingga shio adalah segelintir dari banyaknya hal menarik yang ada di China. Negeri Tirai Bambu merupakan destinasi yang kaya akan budaya, tradisi yang kuat, dan rumah bagi sejumlah tempat yang memukau.

Apakah kamu salah satu dari banyaknya orang yang memasukkan China ke dalam wishlist negara yang ingin dikunjungi tahun ini? Jika ya, ada baiknya kamu mengikuti panduan wisata berikut ini biar liburan ke China lebih lancar dan nyaman.

Pertama dan paling utama, mantapkan dulu niat untuk liburan ke China. Bukan hanya menentukan China sebagai negara yang ingin dituju, tapi juga kamu harus menentukan tanggal kunjungan. Berikut panduan untuk kamu yang ingin liburan ke China, dirangkum dari berbagai sumber. 

Pilih Kapan Waktu Kunjungan

Untuk berkunjung ke China, ada rekomendasi kapan saja waktu terbaiknya. Ketahui terlebih dulu, China memiliki tiga musim wisata dalam satu tahun. Kepadatan wisatawan juga berbeda-beda, tergantung musimnya.

Peak season atau musim puncak liburan terjadi pada Mei-Agustus. Shoulder season atau musim peralihan terjadi pada Maret-April dan September-Oktober. Sementara Off Season atau musim sepi liburan terjadi pada Desember-Februari.

Sementara itu, jika kamu tipe traveler yang lebih peduli terhadap musim yang berlangsung di suatu negara dibandingkan kepadatan wisatawannya di sana, kamu tinggal pilih ingin melihat China ketika musim apa.

Musim semi di China berlangsung pada Maret-Mei, ini salah satu waktu terbaik untuk berkunjung karena China lagi segar dan berwarna-warni dengan bunga yang bermekaran. Musim Panas berlangsung pada Juni-Agustus, udara hangat sampai 34 derajat celcius akan mengiringi liburan kamu.

Sementara itu, musim gugur akan dimulai pada September-November, ini juga waktu yang paling ideal untuk berkunjung karena udaranya pas alias tidak terlalu dingin atau terlalu panas. Terakhir adalah musim dingin pada November-Februari, siap-siap kedinginan di sana karena suhunya bisa sampai -30 derajat.

Turis asing juga dianjurkan menghindari momen libur nasional 7 hari di China yang dikenal dengan Pekan Emas pada tanggal 1 hingga 7 Oktober, karena dipastikan tempat-tempat wisata di China bakal penuh sesak oleh wisatawan domestik. 

Siapkan Tiket Pesawat dan Visa 

Setelah kamu memutuskan kapan waktu kunjungan, selanjutnya adalah persiapkan perjalanan kamu. Mulai dari moda transportasi yang dipilih hingga urus paspor dan visa. Moda transportasi udara alias penerbangan dengan pesawat adalah yang paling efisien untuk menuju ke China.

Untuk urusan paspor dan visa, ternyata ada kemudahan. Untungnya, sejak 12 Juni 2025, Warga Negara Indonesia (WNI) bisa mengklaim bebas visa transit dan berkunjung ke China selama 240 jam atau 10 hari. Masa tinggal ini terhitung mulai dari pukul 00.00 sehari setelah kedatangan, dan visanya bisa diurus ketika kamu sudah tiba di bandara.

Namun ada catatan penting, kebijakan ini berlaku di 60 pelabuhan dan bandara di China. Selama di sana, kamu hanya bisa beraktivitas di wilayah tertentu sesuai dengan pelabuhan masuk tersebut.

Untuk mengklaim bebas visa ini, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan. Pastikan kamu punya paspor yang valid dan berlaku minimal 6 bulan, memiliki tiket penerbangan lanjutan (ke negara ketiga yang bukan kembali ke Indonesia), serta memiliki dokumen perjalanan seperti bukti pemesanan akomodasi yang sah dan sesuai.

Panduan buat Kamu yang Berencana Liburan ke China


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :