Awas, 5 Kebiasaan Sepele Ini Lama-lama Merusak Postur Tubuhmu
Banyak kebiasaan sehari-hari yang ternyata dapat merusak postur tubuh. Kebiasaan ini mungkin tidak kamu sadari tetapi bisa berdampak pada bentuk tulang dan sendi.
Postur tubuh yang buruk tentu tak hanya mengganggu penampilan, tapi lama-kelamaan dapat memicu keluhan atau rasa sakit pada area leher, bahu, punggung, dan anggota tubuh lainnya yang terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan mengetahui kebiasaan buruk yang dapat merusak postur, kamu bisa segera menyadari dan memperbaiki posisi tubuhmu.
Dilansir dari Realsimple, berikut kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat berdampak buruk pada postur tubuhmu.
1. Mencondongkan kepala ke layar laptop atau hp
Mencondongkan kepala ke depan untuk menatap layar laptop atau hp atau istilahnya 'tech neck' merupakan salah satu kebiasaan paling umum zaman sekarang yang dapat menyebabkan postur tubuh menjadi buruk.
Menurut ahli kiropraktik Sherry McAllister, semakin condong posisi kepala ke depan dari posisi bertumpu pada bahu, semakin besar tekanan yang diteruskan ke tulang belakang.
"Inilah yang sering dikeluhkan pasien terkait titik-titik nyeri di bahu dan leher bagian bawah," ujarnya.
Seiring waktu, kebiasaan ini dapat mengubah lengkungan alami leher, menggeser lebih banyak beban ke bahu dan punggung atas.
Untuk mencegah hal tersebut, posisikan layar lebih tinggi atau sejajar dengan pandangan mata agar tidak membebani leher.
2. Terlalu lama duduk
Aktivitas dan pekerjaan saat ini membuat banyak orang menghabiskan waktunya duduk berjam-jam. Namun ternyata, kebiasaan duduk lama menyebabkan otot-otot postural kelelahan sehingga mengakibatkan postur membungkuk, yang tidak mendukung lengkungan alami tulang belakang.
Jika dibiarkan, ini akan memicu rasa pegal dan nyeri. Untuk mencegahnya, mengatakan pilih tempat duduk dengan bantalan yang kokoh, penyangga punggung yang baik, dan tinggi dudukan yang memungkinkan kaki menapak rata di lantai.
Dengan begitu, posisi duduk tidak akan membebani otot punggung, leher, bahu, dan tulang ekor.
3. Tidur tengkurap
Posisi tidur tengkurap juga bisa merusak postur tubuh. Ketika tengkurap, leher otomatis menoleh ke satu sisi. Dalam waktu lama, posisi ini akan menyebabkan ketegangan pada otot.
Alih-alih tengkurap, kamu lebih baik tidur dalam posisi tubuh sempurna alias berbaring telentang. Posisi telentang membuat tubuh lebih sejajar dan minim tekanan pada tulang dan otot.
Selain posisi tidur, McAllister juga menekankan penggunaan bantal agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah agar mampu menopang lengkungan alami tulang belakang.
4. Salah postur saat olahraga
Olahraga tidak sekadar membuat tubuh bergerak dan berkeringat, tetapi juga penting melakukannya dengan teknik dan postur yang benar.
Salah-salah justru risiko cedera dan gangguan postur bisa terjadi. Misalnya, punggung terlalu membungkuk saat plank, sit-up, atau squat, dan sebagainya. Ini bisa menyebabkan nyeri, otot tegang, bahkan cedera.
5. Salah sepatu
Mengenakan sepatu yang tidak dapat menopang kaki dan tubuh dengan baik dapat berdampak pada posturmu. Misalnya, sepatu hak tinggi lama-kelamaan dapat menggeser panggul ke depan sehingga menciptakan ketidakseimbangan otot.
Selain itu, sepatu dengan sol datar juga dapat mengurangi dukungan pada lengkungan kaki. Akibatnya, tekanan akan diteruskan ke pergelangan kaki, lutut, hingga pinggul bawah.
Jika digunakan terus-menerus, akan menimbulkan nyeri pada kaki dan gangguan postur tubuh. Untuk itu, cari sepatu dengan penyangga lengkung kaki, bantalan di tumit, dan sol yang stabil yang membantu menyerap benturan.
(fef)[Gambas:Video CNN]
