3 Kacang dan Biji-bijian Ini Lebih Tinggi Protein Ketimbang Telur
Daftar Isi
Selama ini telur memang jadi andalan sumber protein sebagian orang. Padahal, tiga bahan pangan berikut punya kandungan protein lebih tinggi. Apa saja?
Protein memainkan peran penting bagi tubuh. Perkembangan massa otot benar-benar bergantung pada protein.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, protein berguna untuk mendukung fungsi imun, produksi hormon dan enzim, juga menjaga keseimbangan cairan.
Telur terutama bagian putih telur jadi salah satu sumber protein yang disarankan. Dalam satu buah telur berukuran besar mengandung sekitar 6-7 gram.
Sebenarnya selain telur, ada beberapa bahan pangan yang menawarkan kandungan protein lebih tinggi.
1. Biji rami
Hemp seed alias biji rami memberikan protein lengkap. Artinya, asupan protein dari biji rami mengandung semua asam amino esensial.
"Biji rami kaya akan serat dan lemak sehat omega-3," ujar ahli diet Cesar Sauza mengutip dari Real Simple.
Dalam satu porsi (3 sendok makan) atau sekitar 1 ons biji rami mengandung sekitar 10 gram protein.
2. Biji labu
Biji labu kerap jadi campuran sereal, granola, atau taburan yogurt. Karena hanya jadi bagian dari kumpulan taburan biji-bijian, biji labu kerap dipandang sebelah mata.
"[Padahal] biji labu kaya akan nutrisi yang akan sangat bermanfaat bagi tubuh kita," kata Sauza.
Sebanyak 1 ons biji labu mengandung sekitar 8 gram protein.
Ilustrasi. Biji labu lebih tinggi kandungan protein ketimbang telur. (iStockphoto/Nodar Chernishev) |
Selain itu, biji labu juga mengandung magnesium, seng, dan zat besi yang berperan penting dalam kualitas tidur, fungsi kekebalan tubuh, dan produksi energi.
Kemudian terdapat kandungan antioksidan dan lemak sehat yang mendukung kesehatan jantung dan menurunkan peradangan.
Sebaiknya tambahkan biji labu dalam overnight oat, sereal, atau taburan yogurt. Selain menambah nilai gizi, biji labu mampu memberikan tekstur sehingga pengalaman bersantap jadi lebih menyenangkan.
3. Kacang tanah
Karena murah dan mudah didapat, kacang tanah kerap disepelekan. Padahal dalam satu porsi (30 gram) kacang tanah mengandung 11 gram protein.
Meski bukan termasuk protein lengkap, kacang tanah tetap bisa dimasukkan dalam diet harian. Pun kacang tanah dapat memberikan nutrisi lain seperti lemak tak jenuh yang baik buat jantung, lalu serat yang berkontribusi pada kesehatan usus.
(els)[Gambas:Video CNN]

Ilustrasi. Biji labu lebih tinggi kandungan protein ketimbang telur. (iStockphoto/Nodar Chernishev)