6 Minuman Herbal yang Dipercaya Bantu Turunkan Tekanan Darah

CNN Indonesia
Sabtu, 07 Feb 2026 07:30 WIB
Minuman herbal dipercaya membantu menstabilkan tekanan darah berkat kandungan antioksidan dan senyawa aktif yang baik untuk jantung.
Ilustrasi. Beberapa jenis teh herbal bisa menstabilkan tekanan darah. (Haneburger/Wikipedia)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Minuman herbal kerap dimanfaatkan sebagai cara alami untuk membantu menurunkan tekanan darah, terutama bagi mereka yang ingin mendukung pengobatan medis dengan pendekatan gaya hidup sehat.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas. Meski begitu, kondisi ini berisiko memicu penyakit serius seperti jantung dan stroke jika tidak dikontrol dengan baik.

Sejumlah penelitian menunjukkan, beberapa minuman berbahan alami mengandung senyawa yang dapat membantu melemaskan pembuluh darah, mengurangi peradangan, serta mendukung kinerja jantung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut daftar minuman herbal yang kerap dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih stabil:

1. Teh hibiscus

Teh hibiscus menjadi salah satu minuman herbal yang paling sering dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Minuman ini kaya antioksidan yang berperan menjaga elastisitas pembuluh darah.

Mengutip Verywell Health, konsumsi teh hibiscus secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik, terutama pada penderita hipertensi tahap awal. Satu cangkir teh hibiscus dua kali sehari selama satu bulan disebut efektif membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi stadium 1.

2. Teh hijau

Teh hijau dikenal mengandung flavonoid yang membantu melancarkan aliran darah. Senyawa ini berperan dalam merelaksasi pembuluh darah sehingga tekanan darah lebih terkontrol.

Melansir Healio USA, sejumlah studi menemukan konsumsi teh hijau jangka panjang dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan sehat.

Teh hijau diketahui dapat menurunkan tekanan darah rata-rata sekitar 3 mmHg sistolik dan 1 mmHg diastolik, yang dalam jangka panjang berpotensi menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.

3. Teh hitam

Teh hitam juga termasuk minuman herbal yang kerap dikaitkan dengan kesehatan jantung. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Sebuah penelitian menyebutkan, orang yang mengonsumsi tiga cangkir teh hitam setiap hari mengalami penurunan tekanan darah rata-rata antara 2 hingga 3 mmHg.

Meski efeknya cenderung bertahap, konsumsi rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Untuk hasil optimal, teh hitam sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula, susu, atau krim.

4. Teh kamomil

Teh kamomil dikenal dengan efek menenangkan dan kemampuannya membantu meningkatkan kualitas tidur. Stres dan gangguan tidur diketahui memiliki kaitan erat dengan peningkatan tekanan darah.

Dengan membantu tubuh lebih rileks, teh kamomil berpotensi memberikan efek tidak langsung dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Beberapa penelitian juga menunjukkan sifat antiinflamasi dan antioksidan kamomil bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular.

5. Teh daun zaitun

Teh daun zaitun telah lama digunakan sebagai herbal tradisional untuk membantu mengontrol tekanan darah. Daun zaitun mengandung senyawa yang dikaitkan dengan efek antihipertensi.

Sejumlah studi menyebutkan, konsumsi ekstrak atau teh daun zaitun dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada penderita hipertensi.

Konsumsi teh daun zaitun selama empat minggu dengan dosis sekitar 500 miligram dua kali sehari dilaporkan dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita diabetes tipe 2 dan hipertensi.

6. Teh hawthorn

Teh hawthorn berasal dari tanaman berbunga yang secara tradisional digunakan untuk menjaga kesehatan jantung. Herbal ini dikaitkan dengan peningkatan aliran darah dan fungsi pembuluh darah.

Teh hawthorn memiliki rasa manis dan asam. Kandungan flavonoid dan proantosianidin di dalamnya dikenal dapat membantu memperkuat dinding pembuluh darah serta meningkatkan pengiriman oksigen ke seluruh tubuh.

Meski minuman herbal dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, penderita hipertensi tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter, terutama jika sedang menjalani pengobatan medis.

(nga/tis)


[Gambas:Video CNN]