Ada di Sekitar Kita, Nutrisi Ini Bisa Mencegah Penuaan Dini, Lho!

CNN Indonesia
Sabtu, 21 Mar 2026 04:30 WIB
Protein ternyata bisa mencegah penuaan dini dengan menjaga sel, otot, hingga organ tubuh tetap berfungsi dengan baik.
Ilustrasi. Protein ternyata bisa mencegah penuaan dini dengan menjaga sel, otot, hingga organ tubuh tetap berfungsi dengan baik. (iStockphoto/Rimma_Bondarenko)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Sering kita makan, ternyata protein bisa mencegah penuaan dini secara biologis. Adapun penuaan biologis yang dimaksud, merupakan penurunan fungsi sel, jaringan, dan organ tubuh akibat akumulasi kerusakan seiring bertambahnya usia.

Adapun protein merupakan salah satu nutrisi yang berperan penting dalam memperlambat penuaan. Protein bisa menjaga massa otot, membangun sistem kekebalan tubuh, dan menjaga fungsi kognitif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itulah mengapa protein menjadi bagian penting dari diet yang mendukung umur panjang dan sehat. Meski demikian, pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan juga penting. Hal ini diungkapkan Rachele Pojednic, Direktur Pendidikan di Stanford Lifestyle Medicine.

"Diet yang kaya akan makanan yang diproses minimal, protein yang cukup, tumbuhan kaya serat, dan lemak tak jenuh secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan umur panjang," tutur Pojednic, melansir Eating Well.

Bagaimana protein bisa mencegah penuaan dini?

Ada beberapa kelebihan protein dalam membantu memperlambat penuaan biologis. Berikut ini daftarnya:

1. Membantu pemeliharaan otot

Seiring bertambahnya usia, perubahan alami dalam komposisi tubuh menyebabkan penurunan massa otot secara bertahap, terutama pada perempuan.

"Asupan protein yang cukup, sangat penting untuk mempertahankan massa otot, sensitivitas insulin, dan ketahanan tubuh seiring bertambahnya usia," ujar Pojednic.

Konsumsi protein yang cukup dan ditambah gaya hidup aktif, dapat mempertahankan massa otot sepanjang hidup.

2. Mendukung fungsi kekebalan tubuh

Salah satu fungsi protein yang sering diabaikan, yaitu mendukung sistem imunitas tubuh. Asam amino dari protein berperan besar memproduksi antibodi dan sitokin, komponen penting dalam sistem imunitas.

"Protein memperbaiki kerusakan sel, mendukung fungsi kekebalan tubuh, dan melawan kehilangan otot terkait usia yang mempercepat penuaan biologis," ujar ahli nutrisi, Devon Golem.

Namun protein saja tidak cukup. Anda perlu nutrisi lain berupa antioksidan dalam buah dan sayuran, serta lemak tak jenuh yang anti-inflamasi untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh.

3. Menjaga kesehatan otak

Konsumsi protein juga berperan menjaga kesehatan otak dan fungsi kognitif. Adapun memiliki otak yang sehat merupakan bagian penting untuk meningkatkan rentang kesehatan, alias masa-masa yang dijalani seseorang dalam keadaan sehat.

Menurut Golem, seiring bertambahnya usia, kita membutuhkan lebih banyak protein, yakni sekitar 1,0 hingga 1,2 gram protein per kilogram berat badan per hari.

"Ini mendukung sintesis protein otot, yang secara alami menurun seiring bertambahnya usia, membantu menjaga kesehatan metabolisme dan fungsi fisik yang merupakan penanda utama usia biologis," ujarnya.

Nutrisi lain yang diperlukan

Protein memiliki peran penting untuk mencegah penuaan dini pada tubuh. Anda bisa mendapatkan nutrisi ini di beberapa sumber makanan, seperti ikan, ayam, daging merah, kacang-kacangan, legum, biji-bijian, hingga produk susu.

Namun Anda sebaiknya tidak terfokus pada satu nutrisi saja. Soalnya, untuk mencegah penuaan biologis diperlukan asupan gizi lain yang seimbang. Nutrisi tersebut, antara lain asam lemak omega-3, vitamin D, serat, hingga probiotik.

"Nutrisi yang mendukung kesehatan metabolisme dan mengurangi peradangan kronis, seperti protein yang cukup, asam lemak omega-3, dan serat, secara konsisten menunjukkan hubungan dengan risiko kematian yang lebih rendah dan panjang umur," kata Pojednic.

(rti) Add as a preferred
source on Google