Sering Dikonsumsi, Ternyata 7 Makanan Ini Terpapar Mikroplastik
Polusi plastik tidak hanya menghantui air, tanah, dan udara, tetapi juga perut kita. Mikroplastik masuk ke dalam bahan makanan, yang kemudian masuk ke dalam tubuh kita. Beberapa di antaranya, bahkan kita makan setiap hari, lho!
Mikroplastik itu sendiri merupakan partikel plastik mikroskopis yang berukuran hingga lima milimeter. Plastik tidak pernah bisa terurai secara organik, tetapi menjadi potongan-potongan mikroskopis.
Jenis makanan yang terkontaminasi plastik
Menurut The Takeout, jika menelan atau menghirup mikroplastik, manusia bisa menghadapi risiko penyakit kardiovaskular, alergi, penyakit autoimun, kanker, hingga demensia dini.
Jadi, jenis makanan apa saja yang banyak terkontaminasi mikroplastik? Merangkum dari berbagai sumber, Ini dia daftarnya:
1. Garam
Sering digunakan sebagai penyedap, ternyata garam sering mengandung mikroplastik. Sebuah studi pada 2018 yang diterbitkan di jurnal American Chemical Society, menemukan 90 persen dari 39 merek garam internasional mengandung mikroplastik.
Dalam penelitian yang dilakukan Universitas Nasional Incheon dan Greenpeace Asia Timur tersebut, disebutkan garam laut Indonesia yang paling buruk. Indonesia juga dianggap bertanggung jawab atas emisi polusi plastik dalam jumlah besar ke laut.
2. Gula
Sama seperti garam, gula juga berpotensi mengandung mikroplastik dalam jumlah tinggi. Sebuah studi yang diterbitkan di Earth: Environmental Sustainability pada 2025, menemukan tingkat kontaminasi tinggi pada 100 sampel gula, yakni mencapai 100 persen.
Kontaminasi ini bisa terjadi karena gula diproses secara intensif. Selama proses ekstraksi, pemurnian, pengeringan, hingga pengemasan, gula kemungkinan besar akan menyerap banyak mikroplastik.
3. Air mineral dalam botol plastik
Orang yang setiap hari minum air dalam kemasan botol plastik, bisa mengonsumsi lebih dari 90.000 partikel mikroplastik lebih banyak setiap tahunnya ketimbang yang tidak.
Ada beberapa faktor yang memengaruhi jumlah partikel dan tergantung dari bagaimana cara meminumnya. Misalnya, Anda membuka dan menutup botol berkali-kali saat minum, meremas botol, hingga meninggalkan botol di bawah sinar matahari bisa menyebabkan kerusakan pada botol.
4. Beras
Orang Indonesia harus waspada mengolah bahan makanan pokok yang satu ini. Sawah, termasuk proses pertanian yang digunakan di dalamnya, merupakan lingkungan utama kontaminasi mikroplastik.
Pada setiap 100 gram nasi, Anda berisiko mengonsumsi sekitar tiga hingga empat miligram plastik. Untungnya, jika Anda mencuci beras sebelum memasaknya, kandungan plastik dalam beras bisa berkurang hingga 40 persen.
5. Makanan laut
Hewan laut yang paling banyak terkontaminasi mikroplastik. Hal ini karena partikel mikroplastik yang mencemari perairan dan tanah akan mencapai lautan.
Mikroplastik tersebut kemudian diserap oleh plankton dan dikira sebagai makanan oleh ikan dan kerang. Menurut Cnet, beberapa hewan laut yang paling banyak terkontaminasi, antara lain kerang, remis, tiram, ikan lele, ikan halibut, ikan flounder, hingga ikan kod.
6. Kantong teh
Kontaminasi mikroplastik bisa terjadi karena penggunaan polipropilena digunakan untuk membuat kantong teh. Ketika kantong bersentuhan dengan air panas, mikroplastik dapat terlepas ke dalam minuman teh.
Kantong teh polipropilena dapat melepaskan miliaran partikel mikroplastik, sedangkan kantong teh nilon dan selulosa dapat melepaskan jutaan partikel. Untuk menghindarinya, Anda bisa membeli dan menyeduh daun teh secara langsung menggunakan alat penyaring teh berbahan stainless steel.
7. Kopi
Jika Anda berpikir untuk mengganti teh dengan kopi untuk menghindari paparan mikroplastik, kopi juga ternyata memiliki masalah yang sama. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Science of The Total Environment pada 2025, para peneliti menemukan sejumlah mikroplastik yang signifikan pada kopi, baik disajikan hangat maupun dingin.
Namun, kopi panas ditemukan mengandung lebih banyak mikroplastik ketimbang kopi dingin. Hal ini karena suhu memengaruhi pelepasan mikroplastik.
Lihat Juga : |
Dari sisi cangkir, cangkir plastik bisa melepaskan lebih banyak mikroplastik ketimbang cangkir kertas dengan lapisan plastik. Misalnya, orang yang rutin minum 10 ons kopi panas dari cangkir plastik dapat mengonsumsi lebih dari 350.000 partikel plastik tambahan setiap tahunnya.
Itu dia beberapa makanan dan minuman yang rentan terkontaminasi mikroplastik. Paparan polusi plastik memang tidak bisa dicegah, tetapi pilihan gaya hidup Anda bisa mengurangi kontaminasi mikroplastik di dalam tubuh.
(rti)