10 Kebiasaan Orang IQ Rendah, Terlihat Jelas dari Tindak Tanduknya
Jika ingin mengetahui apakah seseorang memiliki IQ rendah, bisa dilihat dari kebiasaan sehari-hari. Kamu bisa melihatnya dengan jelas dari tindak tanduknya.
IQ seseorang memang tidak selalu menentukan jalan hidup atau seberapa sukses hidupnya nanti. Namun IQ bisa memengaruhi bagaimana cara seseorang menghabiskan waktu atau mengambil keputusan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan sehari-hari orang dengan IQ rendah
Nah, ada pola-pola tertentu dari orang dengan kecerdasan rendah yang bisa kamu lihat dari kebiasaannya. Apa saja itu? Merangkum dari berbagai sumber, ini dia daftarnya:
1. Manajemen waktu buruk
Orang dengan IQ rendah biasanya memiliki manajemen waktu yang buruk. Akibatnya, mereka jadi kesulitan menyelesaikan pekerjaan, mudah stres, dan burn out.
Professional organizer bersertifikat, Diane Quintana, mengatakan multitasking juga tidak bisa membuat seseorang jadi lebih produktif.
"[Multitasking] sebenarnya dapat menyebabkan penurunan produktivitas... membuang waktu pada aktivitas bernilai rendah dan gagal memprioritaskan dapat menyebabkan tujuan yang tidak tercapai," tutur Quintana, seperti dikutip dari Your Tango.
2. Tidak suka tantangan
Orang dengan IQ rendah tak suka tantangan. Ketimbang memilih tugas-tugas sulit dan mengukur kemampuan diri, mereka memilih jalan yang paling mudah.
Hal ini membuat mereka terjebak dalam mentalitas bahwa mereka tidak akan pernah bisa sukses. Padahal, dengan sesederhana mengubah pola pikir, mereka bisa mengubah jalan hidup.
3. Rasa ingin tahunya terbatas
Ciri khas lain orang dengan kecerdasan rendah, mereka memiliki rasa ingin tahu yang terbatas. Hal ini membuat mereka tak semangat mempelajari topik atau gagasan baru.
Sebaliknya, orang dengan IQ tinggi sangat ingin tahu tentang berbagai hal. Mereka menyadari tidak mengetahui semua jawabannya. Namun ketimbang melihatnya sebagai hal negatif, orang cerdas menganggapnya sebagai kesempatan untuk belajar.
4. Menghindari mengatasi masalah
Ketika menghadapi masalah, orang ber-IQ rendah cenderung tak ingin segera mengatasinya. Mereka cenderung melihat masalah sebagai hal negatif yang tak bisa mereka ubah.
Selain itu, rasa takut akan kegagalan membuat orang degan IQ rendah menjauhkan diri dari situasi kompleks. Kunci untuk mengatasinya, yakni jangan takut gagal dan jangan ragu meminta bantuan.
5. Jarang membaca
Foto: iStock/bernardbodoIlustrasi membaca buku. |
Bagi orang dengan IQ tinggi, aktivitas membaca sama halnya dengan olahraga. Membaca bisa menjaga otak tetap aktif dan memperkuat kemampuan berpikir kritis.
Hal ini yang tak dilakukan orang dengan IQ rendah. Padahal, membaca membuka pikiran seseorang terhadap perspektif baru dan meningkatkan rasa empati.

Foto: iStock/bernardbodo