Masak Mie Berapa Menit agar Teksturnya Pas? Ini Waktu Idealnya
Membuat mie, terutama mie instan, sangat mudah dilakukan. Namun masak mi berapa menit agar hasilnya tidak lembek dan tetap kenyal? Jawabannya berbeda-beda, tergantung jenis mi yang digunakan.
Banyak orang mengira semua mie bisa diperlakukan sama. Mulai dari direbus, ditunggu beberapa menit, lalu diangkat. Nyatanya, tekstur mie sangat dipengaruhi oleh komposisi bahan, ketebalan, serta apakah mie tersebut dalam kondisi segar atau kering.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masak mie harus berapa menit berdasarkan jenisnya?
Mie instan sudah melalui proses pemasakan sebelumnya, sehingga hanya perlu direbus air. Adapun mie kering, seperti mie telur atau ramen non-instan, membutuhkan waktu lebih lama agar bagian tengahnya matang sempurna.
Mengutip Cooking Update, faktor seperti volume air, suhu didih, hingga teknik perendaman juga memengaruhi hasil akhir. Mengabaikan detail kecil ini bisa membuat mi terlalu lembek, lengket, atau justru masih keras di bagian tengah.
Melansir dari berbagai sumber, berikut panduan lengkap durasi masak mie untuk berbagai jenis mie yang umum dikonsumsi.
1. Mie instan
Masak mie instan umumnya membutuhkan waktu sekitar 3 menit sejak dimasukkan ke dalam air yang sudah mendidih. Karena sudah dikukus dan dikeringkan saat proses produksi, mie instan sebenarnya hanya perlu menyerap air kembali agar lunak.
Untuk mendapatkan tekstur yang pas, aduk mie setelah satu menit agar terurai merata dan tidak menggumpal. Jika ingin sedikit lebih kenyal, mie bisa diangkat 30 detik lebih cepat karena panas sisa air masih akan melanjutkan proses pemasakan.
2. Mie ramen
Lalu, untuk masak mie ramen, butuh berapa menit? Tergantung dari jenisnya. Ramen segar biasanya matang dalam waktu 3-5 menit, sedangkan ramen kering membutuhkan sekitar 5-7 menit. Ketebalan mie dan kadar air di dalamnya menjadi penentu utama.
Untuk memastikan teksturnya pas, ambil satu helai mie dan cicipi satu menit sebelum waktu habis. Ramen ideal memiliki tekstur kenyal dengan bagian tengah yang tidak keras.
Jika digunakan untuk ramen berkuah, sebaiknya mie direbus terpisah lalu disiram kaldu panas saat penyajian agar tidak terlalu matang.
3. Mie bihun
Bihun tidak perlu direbus lama, seperti mie berbahan gandum. Mi bihun cukup direndam dalam air panas selama 3-5 menit sampai teksturnya lentur.
Merebus terlalu lama justru membuat bihun mudah patah dan lengket. Untuk hidangan tumis, rendam hingga setengah lunak lalu lanjutkan memasaknya di wajan agar bihun tidak terlalu lembek saat disajikan.
4. Mie telur
Mie telur kering umumnya matang dalam waktu 6-8 menit. Karena berbahan dasar tepung terigu dan telur, teksturnya lebih lembut dan mudah lunak dibanding pasta tebal.
Pastikan air dalam kondisi mendidih penuh sebelum mi dimasukkan, lalu aduk di menit pertama agar tidak saling menempel. Menambahkan sedikit garam ke air rebusan juga membantu memberikan rasa gurih dari dalam mi.
5. Mie beras
Selanjutnya, masak mie berapa menit untuk mi beras? Ini tergantung dari ketebalannya. Mi beras tipis dan segar biasanya cukup direndam 3- 5 menit, sedangkan mie beras pipih atau lebar memerlukan waktu sekitar 6-8 menit.
Banyak ahli menyarankan metode perendaman dengan air panas ketimbang merebusnya terlalu lama untuk menjaga tekstur agar tidak hancur.
Itu dia informasi soal durasi memasak mie. Jadi, Anda tak perlu bertanya-tanya lagi masak mie berapa menit untuk berbagai variannya.
Namun memasak mie bukan soal memantau durasinya saja. Cara paling akurat, yaitu mengecek teksturnya langsung.
Jika mie terasa kenyal, matang merata, dan tidak keras di bagian tengah, artinya sudah siap diangkat. Dalam memasak mie, perbedaan satu menit saja bisa menentukan hasil akhirnya.
(nga/rti)