Lagi Diet? Ketahui Kalori Mie Ayam dan Cara Penyajiannya agar Sehat
Mie ayam memang enak, tetapi bagi yang sedang diet tentu ingin membatasi konsumsinya. Pertanyaan berapa kalori mie ayam dalam satu mangkuk pun kerap muncul.
Mie ayam menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat Indonesia. Perpaduan mie kuning, ayam berbumbu manis-gurih, kuah kaldu, serta tambahan sawi, membuatnya terasa lengkap dan mengenyangkan.
Nah, jika Anda sedang diet dan sangat memperhatikan asupan nutrisi, ketahui berapa kalori mie ayam beserta cara penyajiannya yang sehat.
Berapa kalori mie ayam?
Melansir Calories Detail, dalam 100 gram mie ayam terdapat sekitar 175 kalori. Namun, satu porsi mie ayam yang dijual di pasaran biasanya lebih dari 100 gram, sehingga total kalorinya bisa mencapai 300-450 kalori tergantung ukuran dan topping.
Selain kalori, mie ayam juga mengandung sekitar 10-11 gram protein per 100 gram dan karbohidrat sekitar 25 gram. Adapun jumlah lemak bervariasi, tergantung penggunaan minyak serta tambahan kulit ayam.
Kandungan karbohidrat pada mie ayam menjadi sumber energi utama, tetapi tetap perlu diperhatikan jika Anda sedang membatasi asupan gula dan tepung olahan.
Oleh karena itu, saat mencari tahu berapa kalori mie ayam, penting juga memahami bahwa angka tersebut bisa berubah tergantung porsi dan topping dalam mie ayam.
Cara menyajikan mie ayam agar sehat
Meski sering dianggap makanan tinggi kalori, mie ayam tetap bisa dinikmati secara lebih sehat dengan beberapa penyesuaian. Mengutip berbagai sumber, berikut ini cara penyajiannya:
1. Kurangi minyak dan kulit ayam
Minyak ayam menjadi salah satu penyumbang kalori tambahan terbesar dalam mie ayam. Meminta penjual untuk mengurangi minyak atau tidak menambahkan kulit ayam bisa membantu menekan asupan lemak.
2. Perbanyak sayuran
Menambahkan lebih banyak sawi, daun bawang, atau bahkan sayuran tambahan, seperti wortel dan jamur dapat meningkatkan asupan serat tanpa menambah banyak kalori. Serat juga membantu Anda merasa kenyang lebih lama.
3. Pilih sumber protein
Jika memungkinkan, pilih potongan dada ayam tanpa kulit yang lebih rendah lemak. Selain itu, Anda bisa memilih opsi protein yang lebih sehat lainnya, seperti tahu atau telur rebus. Protein tetap terpenuhi tanpa menambah kalori berlebih.
4. Kontrol porsi
Jika satu porsi terasa terlalu besar, sebaiknya bagi dua atau kurangi jumlah mie. Mengatur porsi adalah cara paling efektif mengontrol total kalori harian.
5. Hindari topping gorengan berlebihan
Pangsit goreng dan bawang goreng memang menambah tekstur renyah, tetapi juga menambah kalori dan lemak. Konsumsi dalam jumlah wajar atau ganti dengan pangsit rebus.
Selama dikonsumsi dalam porsi wajar dan dikombinasikan dengan pilihan topping yang lebih sehat, mie ayam tetap bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang.
Jadi, Anda tidak hanya menghitung berapa kalori mie ayam, tetapi juga bagaimana menyajikannya dan menyesuaikannya dengan kebutuhan nutrisi harian.
(nga/rti)