Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

CNN Indonesia
Jumat, 13 Feb 2026 17:45 WIB
Ilustrasi. Seorang vlogger Filipina meninggal usai menyantap 'Devil Crab'. 'Devil Crab' dikenal sebagai kepiting paling beracun di Filipina. (istockphoto/Raphael Forns)
Jakarta, CNN Indonesia --

Vlogger Filipina Emma Amit (51) meninggal setelah merekam dirinya menyantap 'Devil Crab'. Berjuluk 'Kepiting Setan', kepiting ini memang kepiting paling beracun di Filipina.

Amit merekam dirinya sendiri saat mencari makanan di sepanjang hutam bakau dekat rumahnya di tepi laut di Puerto Princesa, Pulau Palawan. Dalam video yang diunggah pada Rabu (4/2), ia memunguti siput dan mengeluarkan kepiting berwarna cerah dari celah karang.

Seekor kepiting dimasukkan ke dalam panci berisi santan yang sudah mendidih. Amit terlihat puas dengan masakannya. Ia tersenyum usai mencicipinya, lalu dilanjutkan dengan bersantap.

Akan tetapi, tak lama setelah menyantap kepiting itu, Amit pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Namun dua hari kemudian ia dinyatakan meninggal. Pun seorang teman yang turut menyantap kepiting itu meninggal.

Kepiting spesies Zosimus aeneus dikenal di Filipina sebagai 'Kepiting Setan' alias 'Devil Crab'. Spesies ini menghuni terumbu karang dengan daging yang mengandung campuran neurotoksin kuat termasuk tetrodotoksin dan saxitoksin.

Ahli biologi kelautan menganggapnya sebagai salah satu kepiting paling beracun di Indo-Pasifik. Racun diyakini berasal dari alga dan mikroorganisme yang dimakan kepiting.

Proses memasak tidak dapat menetralkan racunnya. Konsumsi sedikit saja bisa menimbulkan kesemutan di bibir dan anggota tubuh. Kemudian disusul mual, kejang, dan gagal napas.

Dalam kasus yang parah, kepiting setan dapat melumpuhkan otot, menghentikan pernapasan, dan membunuh konsumennya dalam hitungan jam.

Laddy Gemang, kepala desa Luzviminda, yang mengunjungi rumah Amit menemukan banyak cangkang kepiting dibuang di tempat sampah. Cangkang-cangkang itu berwarna cerah dan mudah dikenali.

Gemang menyebut Amit dan sang suami adalah nelayan berpengalaman. Menurutnya, Amit seharusnya tahu bahwa kepiting yang ditangkapnya beracun.

"Jadi mengapa dia memakannya? Itulah yang membuat saya bingung," ungkap Gemang seperti dilaporkan Strait Times.

Kematian Amit bukan kasus pertama kematian akibat konsumsi kepiting setan. Oktober lalu, media lokal melaporkan seorang nelayan berusia 54 tahun meninggal usai mengonsumsi kepiting tersebut.

Sementara itu, sejak kematian Amit, para pemimpin desa telah mengeluarkan peringatan darurat pada penduduk yang tinggal di pesisir.

"Jangan makan kepiting setan berbahaya ini karena telah merenggut dua nyawa di kota kita. Jangan mempertaruhkan hidup Anda," ujar Gemang.

(els)


KOMENTAR

TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK