Kemenpar Sasar ARMY, Incar BTS untuk Promosi Wisata Indonesia
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berencana menggandeng megabintang K-pop, BTS, untuk mempromosikan pariwisata Tanah Air. Momentum ini menyusul kabar masuknya Indonesia dalam rangkaian tur dunia grup besutan BigHit Music tersebut pada Desember 2026.
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menegaskan pemerintah tidak ingin sekadar menjadi penonton. Pihaknya berupaya membangun kolaborasi strategis agar pesona budaya dan destinasi Indonesia bisa "nampang" di panggung global lewat kehadiran BTS.
"Bagaimana caranya kita bisa berkolaborasi untuk mempromosikan Indonesia lewat konser BTS ini. Setidak-tidaknya potensi wisata atau budaya yang kita miliki juga bisa dipromosikan bersama mereka," ujar Vinsensius dikutip dari Antara, Rabu (18/2).
Vinsensius mengungkapkan bahwa isu ini telah menjadi perhatian serius Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. Menpar disebut telah memberikan instruksi khusus untuk segera berkoordinasi dengan promotor yang memboyong RM cs ke Jakarta.
"Bu Menteri berpesan kepada saya segera rapatkan dan undang promotornya. Tim saya sudah meminta waktu audiensi untuk membicarakan skema kerja sama promosi yang memungkinkan," tuturnya.
Kemenpar telah menyiapkan sejumlah opsi tawaran kolaborasi, di antaranya, Familiarization Trip (Famtrip) dengan engajak member BTS mengunjungi destinasi unggulan di luar Bali.
Opsi tawaran kolaborasi juga berupa wisata kuliner memperkenalkan kekayaan rasa Nusantara kepada para member. Selain itu ada City Branding dengan mempertimbangkan jadwal konser BTS yang terlalu padat maka pemerintah akan fokus mempromosikan budaya dan keunikan Jakarta.
Vinsensius menekankan misi utama pemerintah adalah menghapus stigma bahwa Indonesia hanya tentang Bali. Dengan semangat "Beyond Ordinary", BTS diharapkan menjadi pintu masuk bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Korea Selatan, untuk melirik destinasi lain.
"Selama ini banyak yang hanya tahu Bali. Kita ingin kedatangan BTS ini mempromosikan destinasi di luar itu," tambahnya.
Selain membidik para member, pemerintah juga berencana melakukan pendekatan kepada komunitas penggemar (ARMY). Antusiasme besar dari Gen Z dan Milenial dinilai sebagai aset digital yang kuat untuk menyebarkan informasi pariwisata secara organik di media sosial.
(wiw)