Asal Muasal Batu Raksasa Berusia 10 Ribu Tahun di Dalam Supermarket

CNN Indonesia
Kamis, 19 Feb 2026 13:00 WIB
Sebongkah batu raksasa dari zaman es berada tepat di tengah bangunan supermarket. Batu ini usianya sangat tua, diperkirakan sudah ada sejak 10.000 tahun lalu.
Ilustrasi batu raksasa dari zaman es. (istockphoto/Pannonia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah pusat perbelanjaan (supermarket) di Estonia, salah satu negara di Eropa bagian utara, mencuri perhatian banyak orang, karena keberadaan batu raksasa di dalamnya.

Sebongkah batu raksasa dari zaman es berada tepat di tengah bangunan supermarket itu. Ada cerita di balik bagaimana batu kuno itu bisa berada di dalam pusat perbelanjaan.

Batu ini usianya sangat tua, diperkirakan sudah ada sejak 10.000 tahun lalu ketika dunia masih berada di zaman es. Jadi, batu ini sudah berada di tempatnya jauh sebelum Pusat Perbelanjaan Viimsi dibangun, bukan dekorasi yang sengaja diletakkan di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Oddity Central, pada September 2014, pemilik pusat perbelanjaan tersebut berencana untuk membangun sebuah supermarket. Ketika mereka menggali untuk membuat pondasi bangunan, para pekerja menemukan batu raksasa tersebut di tengah lahan.

Awalnya batu ini ingin dihancurkan menjadi berkeping-keping. Hal ini agar pembangunan supermarket tidak terhambat dan bangunan bisa berdiri sesuai dengan rencana dan desain awal.

Jika batu besar itu tidak dihilangkan, akan ditaruh di mana benda besar itu? Mengingat lingkarnya yang mencapai 22 meter dan menjulang setinggi enam meter.

Namun, penduduk setempat menentang rencana tersebut. Mereka menilai bahwa batu ini istimewa, karena termasuk batu Erratic Boulder yang terbawa karena pergerakan gletser es raksasa.

Kemungkinan batu ini terbawa arus ribuan tahun yang lalu, sehingga ia terdampar di tempat yang tidak seharusnya setelah melewati perjalanan yang panjang.

Estonia adalah rumah bagi bebatuan Erratic Boulder, jumlahnya tak terhitung dan lokasinya juga tak terduga. Salah satunya batu raksasa yang ada di tengah Supermarket Viimsi tersebut, yang diyakini sudah ada di sana sejak 10.000 tahun yang lalu.

Batu raksasa ini memiliki komposisi tersendiri yang membuatnya berbeda dengan batuan biasa. Ada nilai geologis yang berharga tentang gletser dan peninggalan zaman es di masa lalu, yang dibawa oleh batu Erratic Boulder.

Oleh karena itu, benda ini kemudian dianggap memenuhi syarat untuk diberikan status konservasi. Dengan lindungan hukum, batu ini tak bisa dihancurkan menjadi kepingan kecil demi kepentingan supermarket.

"Ini keterlaluan untuk menghancurkan batu yang begitu berharga!" protes orang-orang Haabneeme ketika para pekerja hendak menghancurkan si batu tua. Setelah status batu ini dikonfirmasi oleh para ahli geologi, para pengembang proyek tak bisa berbuat banyak selain mengganti rencana mereka.

Namun tak mungkin untuk mengganti lokasi dan memindahkan bangunan supermarket ke tempat lain. Perusahaan juga telah menginvestasikan banyak uang ke proyek tersebut, apa pun yang terjadi supermarket ini harus selesai.

Akhirnya, para pengembang proyek memutuskan untuk tetap membangun pusat perbelanjaan, tetapi dengan mengelilingi batu raksasa ini. Lokasinya tetap berada di Sopruse tee 15, Habneeme, Harju Maakond, Estonia. Batu raksasa tidak dipindahkan atau dihancurkan, melainkan tetap berdiri di sana dan berada di tengah supermarket.

Saat pertama kali pembukaan Pusat Perbelanjaan Viimsi satu dekade lalu, batu ini terlihat menonjol di antara rak-rak berisi barang jualan. Awalnya terlihat aneh, tetapi lama-kelamaan orang mulai terbiasa melihatnya.

Bahkan kini batu raksasa tersebut terlihat seperti karya seni dan keindahan tersendiri yang menjadi daya tarik Viimsi. Banyak orang yang datang ke supermarket ini untuk berbelanja sekalian melihat bongkahan batu raksasa yang legendaris tersebut.

(ana/wiw)


[Gambas:Video CNN]