KULTUM KEMULIAAN RAMADAN

Manusia Harus 'Bekerja' di Dunia Mencari Bekal untuk Akhirat

CNN Indonesia
Senin, 23 Feb 2026 04:00 WIB
Ilustrasi. Setiap manusia perlu mempersiapkan 'bekal' untuk kehidupan di akhirat kelak. (iStockphoto/HAYKIRDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setiap manusia pasti akan mati. Karena tak ada yang tahu waktunya, mempersiapkan 'bekal' untuk memasuki alam kubur jadi penting untuk dilakukan.

"Barang siapa yang memasuki kuburan tanpa bekal, yakni amal saleh, maka itu seperti orang yang mengarungi lautan tanpa kapal. Dia pasti tenggelam," ujar ulama sekaligus Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin dalam program Kultum Kemuliaan Ramadan 2026 CNNIndonesia, Sabtu (21/2).

Setiap manusia yang memasuki alam kubur, lanjut Ma'ruf, akan selamat jika memiliki bekal amal saleh selama masa hidupnya.

Para ulama sendiri mengibaratkan kehidupan di dunia sebagai 'tempat lewat' yang penuh ujian. Perjalanan yang berlangsung selama kehidupan pada dasarnya adalah menuju alam yang lain: akhirat.

Orang yang cerdas, kata Ma'ruf, akan mempersiapkan hidupnya tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat.

"Itulah yang disebut sebagai menyiapkan diri untuk kehidupan yang baik, yang dalam Al-Qur'an disebut sebagai orang-orang yang beramal saleh," ujar Ma'ruf.

Tapi, amal saleh juga harus disertai dengan iman jika ingin mendapatkan kehidupan akhirat yang lebih baik. Orang yang beriman akan mendapatkan dua balasan. Pertama, diberikan kehidupan yang baik saat di dunia. Kedua, pahalanya kelak diganti saat tiba di akhirat.

"Nah, kehidupan kita di dalam kubur itulah yang kita siapkan sekarang. Di sana tidak ada lagi kita [bisa] berbuat sesuatu. Di sana kita hanya menerima akibat dari apa yang kita kerjakan di dunia," ujar Ma'ruf.

Tak apa jika kita harus bersusah-susah terlebih dahulu hidup di dunia. Sebagai gantinya, hasil kerja ini akan dinikmati saat di akhirat.

Saksikan program Kultum Kemuliaan Ramadan setiap hari jelang Magrib atau waktu berbuka puasa di siaran CNNIndonesia TV.

(asr/asr)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Dekat dengan Ulama, Patuh pada Hukama

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK