Menjelajahi Keistimewaan dari Ibu kota Paling Aneh di Eropa
Ibu kota Makedonia Utara, Skopje, dijuluki sebagai ibu kota teraneh di Eropa. Ini karena arsitektur di Skopje yang terlihat nyentrik, dengan perpaduan budaya Ottoman dan Balkan.
Skopje bukan hanya unik dari segi bangunan, tetapi kuliner lokalnya juga juara. Keramahan penduduknya juga membuat banyak pelancong betah di Skopje. Dengan pesonanya yang luar biasa, ibu kota Makedonia ini bisa dimasukkan ke wishlist destinasi liburan ke Eropa.
Melansir Inside Hook, Makedonia Utara berada di Eropa bagian utara yang berbatasan dengan Yunani, Albania, Bulgaria, Kosovo, dan Serbia. Untuk sampai ke Skopje, bisa menggunakan pesawat dan mendarat di Bandara Internasional Skopje.
Sesampainya di Skopje, siap-siap untuk terpikat dengan visual arsitekturnya yang luar biasa. Kota kecil ini ramah pejalan kaki, jadi untuk menjelajahinya tidak perlu menggunakan transportasi umum maupun taksi.
Salah satu hotel yang paling terkenal untuk menginap di Skopje adalah Skopje Marriott Hotel, lokasinya ada di jantung Macedonia Square. Bisa juga menginap di Hotel Senigallia, hotel di atas kapal yang mengapung Sungai Vardar.
Mari kita menjelajahi Skopje. Kota ini pernah mengalami kehancuran hebat di tahun 1963 karena gempa bumi, tetapi sudah dipulihkan.
Kemudian ada proyek renovasi besar Skopje di tahun 2014. Skopje ini jadi penuh dengan bangunan bergaya neoklasik dan patung-patung megah.
Sekarang ibu kota Makedonia Utara itu sudah dibenahi. Setelah renovasi besar-besaran, Skopje hadir dengan visual baru yang nyentrik hingga dijuluki "ibu kota teraneh di dunia".
Terlihat banyak bangunan baru yang dibangun dengan sentuhan bergaya klasik. Seisi kota ini juga dipenuhi oleh monumen dan patung bersejarah, sangat cocok dikunjungi ketika sore hari.
Sejarah panjang Makedonia Utara sebenarnya sudah tercermin di sepanjang jalan seisi kota Skopje, yang menegaskan bahwa kota ini telah lama dijajah oleh Kesultanan Ottoman dan sempat menjadi bagian Kerajaan Yugoslavia. Namun, jika ingin memahami lebih dalam, wajib datang ke Museum Perjuangan Kemerdekaan Makedonia.
Skopje memiliki sisi tradisional yang khas, bisa dilihat ketika mampir ke Old Bazaar. Ini merupakan pasar Turki yang sudah ada dari abad ke-12, ketika Skopje berada di bawah kekuasaan Ottoman.
Ada juga sisi Skopje yang modern dan penuh semarak melalui kasino di sudut-sudut kota. Bahkan, kota ini juga dijuluki Las Vegas dari Balkan. Salah satu destinasi terbaik untuk bermain meja kasino di sana adalah Le Grand Casino-Skopje.
Sementara dari segi kuliner lokal, makanan tradisional di Skopje sangat kental dengan pengaruh masakan Turki dan Balkan. Kuliner khasnya yang perlu dicicipi adalah Tavče Gravče yaitu roti dengan burek mentega.
Malam harinya, banyak restoran yang terang dan hangat menghamburkan aroma lezat di seisi Skopje. Restoran di sini terasa seperti suasana di rumah keluarga sendiri, melalui panel kayu dan dinding bata.
Menu andalan untuk makan malam di Skopje adalah steak babi panggang. Dipadukan dengan botol anggur lokal yang berkualitas, menghasilkan minum terbaik di kota.
Kalau masih belum puas, Skopje adalah rumah dari rakija (minuman beralkohol khas Balkan). Salah satunya tempat yang terkenal menjual rakija adalah Rakija Bar Kaldrma. Di sana ada banyak pilihan rakija yang sulit ditemukan di tempat lain.
(wiw/wiw)