Beraksi Lagi, Wanita Rusia Ini Kembali Naik Pesawat Tanpa Tiket
Seorang warga negara Rusia yang sebelumnya pernah dihukum karena menyelinap ke dalam pesawat, dilaporkan kembali beraksi. Kali ini, ia diduga berhasil membobol keamanan di Bandara Internasional Newark Liberty dan terbang menuju Milan tanpa tiket.
Seperti dilansir Fox News, Svetlana Dali (50) dituduh melewati pemeriksaan keamanan di Newark dan menaiki penerbangan United Airlines menuju Milan pada Rabu (25/2).
Berdasarkan laporan penegak hukum, Dali, yang merupakan penduduk AS, berhasil melewati petugas tiket dan tidak terdeteksi oleh awak kabin hingga pesawat sudah mengudara.
Setibanya di Milan pada Kamis (26/2), Dali langsung ditangkap oleh pihak berwenang di Bandara Malpensa. Saat ini, FBI tengah bekerja sama dengan otoritas bandara (Port Authority of NY & NJ) dan TSA untuk menginvestigasi celah keamanan yang sangat serius ini.
Insiden ini bukan kali pertama bagi Dali. Namanya sudah dikenal otoritas penerbangan AS karena catatan pelanggaran keamanan yang berulang.
Pada November 2024 penerbangan JFK ke Paris, Dali divonis bersalah di pengadilan federal Brooklyn setelah menyelinap ke pesawat Delta Air Lines dari New York menuju Paris tanpa boarding pass. Ia ditemukan bersembunyi di dalam toilet pesawat.
Pada Februari 2024 di Miami, petugas bea cukai menemukannya bersembunyi di toilet area kedatangan internasional Bandara Miami. Ia mengklaim baru tiba dari penerbangan Air France, namun tidak ada catatan manifes namanya.
Pada Mei 2024 di Connecticut, dua hari sebelum insiden JFK, ia diketahui memasuki area terlarang di terminal keberangkatan Bandara Internasional Bradley.
Dalam persidangan sebelumnya, Dali sempat membela diri dengan alasan ingin mencari pengobatan di luar negeri karena merasa militer telah meracuninya.
Meski juri menyatakan ia bersalah, pada Juli 2025 ia hanya dijatuhi hukuman masa tahanan yang telah dijalani (time served) dan satu tahun pengawasan.
Saat ini, Dali sebenarnya masih dalam status banding atas kasus pertamanya tersebut, dengan jadwal tanggapan pemerintah yang seharusnya jatuh pada 4 Maret 2026. Namun, ia justru kembali melakukan aksi serupa.
Pihak United Airlines dan TSA belum memberikan komentar resmi terkait bagaimana seorang individu dengan rekam jejak kriminal di bandara bisa kembali lolos dari sistem keamanan berlapis di salah satu bandara tersibuk di Amerika Serikat tersebut.
Aksi nekat Svetlana Dali ini turut mengungkap kerentanan serius pada protokol keamanan bandara internasional di AS, karena individu tanpa tiket bisa naik pesawat.
(wiw)