Masjid Tjia Khang Hoo, Toleransi di Balik Corak Tionghoa dan Betawi
Harmonisasi dan toleransi umat beragama juga semakin terasa, terlebih lagi letak Masjid Tjia Khang Hoo yang berdekatan dengan rumah ibadah lainnya. Di samping masjid tersebut ada sebuah gereja, sementara tak jauh dari sana juga bisa ditemui vihara.
Jika Masjid Tjia Khang Hoo menggelar kegiatan keagamaan Islam, warga sekitar selalu ikut berpartisipasi dan membantu penyelenggaraan acara meskipun mayoritas dari mereka non-Muslim. Begitupun ketika merayakan kegiatan keagamaan lain, sebagai hubungan timbal balik Masjid Tjia Khang Hoo juga akan menerima undangan kolaboratif dari rumah ibadah lain.
Masjid Tjia Khang Hoo berkomitmen untuk turut menjaga keragaman antar budaya di sana. Jadi setiap menjelang Imlek, jalanan menuju Masjid Tjia Khang Hoo sampai pintu masuknya akan dihiasi dengan warna-warni dari lampion dan lentera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi insyaallah nanti kita sepanjang jalan itu kita mau masang lampion untuk menyambut tahun baru Imlek. Seperti saya bilang, sebenarnya kayak lampion itu enggak ada arti makna apa-apa. Itu kan hanya seni lah kita bilang gitu," ujar Wildan, Jumat (13/2), mengutip Detik.
Bahkan pada 1 Oktober 2023, ada 38 Bhante dari Thailand yang dijamu di Masjid Tjia Khang Hoo. Para Bhante sedang melakukan ritual Thudong di Indonesia, kemudian diundang untuk singgah ke Masjid Tjia Khang Hoo.
"Waktu itu kita pernah kedatangan Bhante dari Thailand. Mereka sebenarnya mampir ke Vihara sebelah, tapi kita undang mereka untuk silaturahmi ke masjid kita," kata Jimmy kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu silam.
Sementara itu, setiap harinya masjid ini dipadati oleh kegiatan keagamaan Islam. Mulai dari jadwal ceramah, diskusi fikih, tajwid Al-Quran setiap hari Senin, hingga sesi rutin Yasinan. Sementara di hari Minggu, ada program menarik yang digelar yaitu pengajian khusus mualaf.
Menurut Wildan, program ini memberikan dukungan kepada para mualaf di komunitas lokal, termasuk salah satu anggota keluarganya yang baru saja memeluk agama Islam. Para mualaf akan dibimbing oleh ustaz yang penuh kesabaran, untuk belajar tentang Islam dan menjadi seorang Muslim yang baik.
(ana/wiw)[Gambas:Video CNN]