Wajib Tahu! Ini 6 Cara Membedakan Kurma Tunisia Asli dan Palsu

CNN Indonesia
Sabtu, 28 Feb 2026 14:15 WIB
Hati-hati, ada kurma Tunisia yang dipalsukan. Ketahui ciri-cirinya agar tak salah beli. Simak selengkapnya di sini.
Ilustrasi. Hati-hati, ada kurma Tunisia yang dipalsukan. Ketahui ciri-cirinya agar tak salah beli. (iStockphoto/Tuned_In)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Di antara berbagai jenis kurma yang beredar di Indonesia, kurma Tunisia merupakan salah satunya yang jadi favorit untuk buka puasa. Namun Anda harus berhati-hati, banyak pula kurma Tunisia yang dipalsukan.

Kurma asal Tunisia, terutama jenis deglet nour dikenal memiliki tekstur lembut, warna keemasan cenderung amber, dan rasa manis alami yang tidak berlebihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buah ini kerap dijuluki "queen of dates" karena tampilannya yang mengilap dan daging buahnya yang semi-transparan saat terkena cahaya.

Cara membedakan kurma Tunisia Asli dan palsu

Sayangnya, tidak sedikit konsumen yang kesulitan membedakan produk kurma Tunisia asli dengan yang telah dicampur, diberi tambahan pemanis, atau bahkan disimpan terlalu lama hingga kualitasnya menurun.

Mengutip berbagai sumber, berikut ini beberapa cara membedakan kurma Tunisia asli dan kurma palsu:

1. Perhatikan warna dan tampilan fisik

Kurma Tunisia asli umumnya memiliki warna coklat muda hingga keemasan dengan tampilan relatif seragam. Permukaannya tampak halus dan sedikit berkilau secara alami.

Sebaliknya, kurma yang tampak terlalu gelap, warnanya tidak merata, atau terlihat seperti dilapisi cairan gula, patut dicurigai. Lapisan mengilap berlebihan bisa jadi berasal dari tambahan sirup glukosa agar terlihat lebih menarik.

2. Rasakan teksturnya saat ditekan

Kurma berkualitas baik terasa lembut dan lentur ketika ditekan perlahan. Daging buahnya tidak keras, tetapi juga tidak terlalu lembek.

Jika kurma terasa sangat keras, bisa jadi produk sudah lama disimpan. Adapun tekstur yang terlalu lengket dan meninggalkan cairan kental di tangan bisa mengindikasikan adanya tambahan pemanis buatan.

3. Cium aromanya

Aroma menjadi indikator penting. Kurma segar mengeluarkan wangi manis alami yang ringan. Jika tercium bau asam, apek, atau menyengat, kemungkinan produk sudah mulai mengalami fermentasi atau penyimpanan yang kurang baik.

4. Periksa rasa manisnya

Kurma Tunisia dikenal manis, tetapi rasa manisnya cenderung ringan dan tidak menusuk di tenggorokan.

Produk yang terasa terlalu manis dan meninggalkan sensasi lengket berlebihan bisa saja telah ditambahkan gula cair. Ciri ini sering ditemukan pada produk yang diduga sebagai kurma palsu yang dijual dengan harga lebih murah.

5. Cek kemasan dan informasi produk

Saat membeli kurma Tunisia, perhatikan label asal negara, tanggal kedaluwarsa, serta izin edar jika tersedia. Produk impor umumnya mencantumkan negara asal secara jelas.

Kemasan yang terlalu sederhana tanpa informasi distribusi, atau dijual curah tanpa keterangan jelas, meningkatkan risiko mendapatkan produk yang kualitasnya tidak terjamin.

6. Perhatikan ketahanan simpan

Kurma asli tetap lembut dalam penyimpanan wajar dan tidak mudah berjamur bila disimpan dengan benar. Jika dalam satu hingga dua hari muncul bau tidak sedap atau perubahan drastis pada tekstur, kualitasnya patut dipertanyakan.

Memilih kurma berkualitas bukan hanya soal rasa, tetapi juga keamanan dan nilai gizinya. Dengan memperhatikan beberapa aspek di atas, Anda bisa lebih cermat membedakan kurma Tunisia asli dari produk yang diduga sebagai kurma palsu.

(nga/rti)