Metro dan First Luxury Hadirkan Koleksi Barang Preloved Mewah
Metro Department Store berkolaborasi dengan brand barang mewah preloved First Luxury menghadirkan outlet baru di Metro Gandaria City Mall, Jakarta, Kamis (5/3).
Gerai anyar ini membawa konsep ekonomi sirkular (circular economy) dalam industri ritel fesyen, khususnya untuk produk-produk luxury preloved.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peresmian outlet tersebut dihadiri oleh Presiden Komisaris Metro Department Store sekaligus Founder CT ARSA Foundation Anita Tanjung, Putri Tanjung, serta jajaran manajemen Metro Department Store dan First Luxury, termasuk Komisaris dan CEO First Luxury Susan Yin.
Dalam acara tersebut, pengunjung diperkenalkan dengan berbagai koleksi barang mewah preloved yang tersedia di gerai tersebut. Produk yang ditawarkan mencakup tas, aksesori, hingga item fesyen dari berbagai merek internasional.
Komisaris sekaligus CEO First Luxury Susan Yin menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memperkenalkan konsep circular economy dalam industri fesyen, yaitu memanfaatkan kembali barang yang masih memiliki nilai guna agar dapat digunakan oleh lebih banyak orang.
"Konsep yang kami bawa adalah circular economy. Kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai terbiasa dengan sistem penggunaan kembali atau recycling, salah satunya melalui barang-barang fesyen," kata Susan, dalam wawancara di sela acara.
Menurutnya, konsep ini juga dapat menjadi salah satu cara untuk merespons isu lingkungan seperti limbah industri fesyen dan pemanasan global.
Ia menjelaskan bahwa barang-barang yang dijual di gerai tersebut merupakan produk preloved milik masyarakat yang kemudian melalui proses kurasi dan autentikasi sebelum kembali dipasarkan.
"Barang-barang ini sebelumnya sudah dimiliki masyarakat. Daripada tidak terpakai dan hanya tersimpan, kami memberikan wadah agar barang tersebut bisa memiliki nilai kembali dan digunakan oleh orang lain," ujarnya.
Mayoritas produk yang tersedia berasal dari merek-merek Eropa dengan kualitas tinggi seperti Chanel, Louis Vuitton, dan Dior. Pemilihan merek dilakukan untuk memastikan barang tetap memiliki standar kualitas yang baik sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu panjang.
Koleksi barang-barang preloved di outlet kolaborasi Metro Department Store dengan First Luxury di Gandaria City, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia/Angela Merici Keraf) |
Susan mengatakan, konsep circular economy memungkinkan satu produk berpindah tangan beberapa kali tanpa kehilangan nilai atau kualitasnya.
"Kalau kualitas barangnya terjaga, maka satu produk bisa terus berpindah tangan dalam waktu yang lama. Itulah salah satu prinsip circular economy yang kami dorong," kata Susan.
Untuk memastikan keaslian produk, First Luxury menerapkan proses kurasi yang melibatkan tim khusus serta dukungan teknologi.
Perusahaan memanfaatkan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan machine learning untuk membantu proses autentikasi barang sehingga proses pengecekan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Kolaborasi dengan Metro Department Store dipilih karena jaringan gerai Metro yang telah lama hadir di Indonesia dan tersebar di berbagai kota.
Metro Gandaria City juga disebut menjadi department store pertama di Indonesia yang menghadirkan konsep circular economy melalui kolaborasi dengan First Luxury.
"Metro memiliki jaringan yang luas dan reputasi yang baik di industri ritel. Dengan kolaborasi ini kami ingin menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memperkenalkan konsep circular economy," katanya.
Melalui konsep ini, masyarakat juga diharapkan dapat memiliki akses terhadap produk-produk luxury dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mendorong gaya konsumsi yang lebih bertanggung jawab.
Selain menghadirkan outlet di Jakarta, First Luxury juga berencana memperluas jangkauan dengan membuka cabang di beberapa kota lain, termasuk Makassar dan Surabaya.
Ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan konsep luxury preloved kepada masyarakat yang lebih luas serta mendorong praktik konsumsi yang lebih berkelanjutan di industri fesyen.
(anm/asr)[Gambas:Video CNN]

Koleksi barang-barang preloved di outlet kolaborasi Metro Department Store dengan First Luxury di Gandaria City, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia/Angela Merici Keraf)